Search :

Advance


ANALISIS PENGGUNAAN POLYETHYLENE TEREPHTHALATE (PET) DAN ABU TEMPURUNG KELAPA TERHADAP KINERJA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC-WC) DENGAN CARA KERING

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Reza Alfiansyah - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

Perkerasan beton aspal yang baik sangat dipengaruhi oleh sifat fisis material yang digunakan yaitu berupa agregat, aspal serta bahan pengisi (filler). Banyak usaha telah dilakukan untuk meningkatkan kualitas campuran, salah satunya dengan menggunakan limbah plastik pada campuran beraspal. Plastik yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis Polyethylene Terephthalate (PET) sebagai bahan tambah yang dapat meningkatkan kerekatan, ketahanan terhadap peresapan air pada campuran beraspal. Bahan pengisi (filler) yang digunakan adalah kombinasi dari 50% abu tempurung kelapa dan 50% semen portland dari berat total filler yang dianggap mampu meningkatkan kinerja campuran. Abu batu, semen dan fly ash sudah biasa digunakan sebagai filler dalam campuran aspal. Jenis filler tersebut susah didapatkan dan harganya relatif mahal. Abu tempurung kelapa diharapkan dapat menjadi salah satu alternatifnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh campuran limbah plastik PET serta penggunaan filler kombinasi abu tempurung kelapa dan semen portland terhadap karakteristik Marshall campuran AC-WC (Asphalt Concrete Wearing Course). Tahapan awal penelitian ini adalah mencari Kadar Aspal Optimum (KAO). Setelah KAO didapat kemudian dilakukan pembuatan benda uji dengan variasi persentase limbah plastik PET 1%, 3%, 5% terhadap berat aspal dengan mencampurkan PET kedalam agregat (cara kering). Hasil dari penelitian ini yaitu dengan adanya bahan substitusi plastik PET pada campuran beraspal, nilai stabilitas campuran meningkat dibandingkan dengan tanpa substitusi plastik PET. Nilai stabilitas tanpa substitusi plastik sebesar 1270,24 kg sedangkan nilai stabilitas dari jenis plastik PET dengan persentase substitusi terbaik (PET 1%) pada kadar aspal 4,70% yaitu sebesar 1786,13 kg. Parameter marshall lainnya menunjukkan bahwa semakin besar persentase plastik PET dalam campuran AC-WC menyebabkan nilai VIM cenderung fluktuatif, sedangkan nilai flow, VMA, dan VFA semakin meningkat. Untuk nilai density yang diperoleh dari berbagai substitusi variasi persentase limbah plastik tidak terjadi perubahan nilai yang besar.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK SERTA PENGGUNAAN FILLER ABU ARANG TEMPURUNG KELAPA PADA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS DENGAN CARA KERING (ISNANDA, 2017)

TINJAUAN PENGGUNAAN SERBUK ARANG TEMPURUNG KELAPA SEBAGAI FILLER TERHADAP KARAKTERISTIK LASTON LAPIS AUS (AC-WC) (zulfikar, 2014)

ANALISIS KINERJA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC-WC) DENGAN PENAMBAHAN POLYETHYLENE TEREPHTHALATE (PET) DAN ABU SEKAM PADI (MIRZA AL MAHBUBI, 2016)

PENGARUH SUBSTITUSI KOMBINASI LIMBAH PLASTIK PADA ASPAL PEN. 60/70 SERTA PENGGUNAAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT SEBAGAI FILLER TERHADAP KINERJA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC-WC) (Roni Agusmaniza, 2016)

PENGARUH SUBSITUSI POLYPROPYLENE DAN ABU TEMPURUNG KELAPA DENGAN CARA KERING TERHADAP KINERJA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC-WC) (Wenny Rahmadhani Nasution, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.