Search :

Advance


PENGARUH PENGGUNAAN ABU AMPAS TEBU DAN ABU SEKAM PADI SEBAGAI SUBSTITUSI SEMEN TERHADAP KUAT TEKAN DAN KUAT TARIK BELAH BETON MUTU TINGGI

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Meirissa Dwihandayani - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas Fakultas Teknik
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

Kebutuhan terhadap fasilitas infrastruktur yang semakin maju mengakibatkan berkembangnya berbagai inovasi beton, salah satunya penggunaan beton mutu tinggi yang memerlukan semen dalam jumlah yang banyak. Penggunaan semen dalam jumlah yang banyak mengakibatkan jumlah bahan baku berkurang. Beberapa Alternatif sudah digunakan seperti Fly Ash dan silica fume. Alternatif bahan pengganti semen lain dapat berupa abu ampas tebu dan abu sekam padi. Kedua material tersebut mengandung SiO2 yang berfungsi sebagai pereaksi yang dapat meningkatkan kuat tekan beton. Abu ampas tebu dan abu sekam padi merupakan hasil sisa (limbah) yang dapat mencemari lingkungan. Oleh sebab itu kombinasi abu ampas tebu dan abu sekam padi dapat dimanfaatkan sebagai pengganti semen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh dari penambahan abu ampas tebu dan abu sekam padi yang digunakan sebagai pengganti sebagian dari volume semen terhadap kuat tekan dan kuat tarik belah beton mutu tinggi. Variasi kombinasi pencampuran abu ampas tebu dan abu sekam padi yang digunakan 0%, 5%, 10% dan 15% dari volume semen dimana masing-masing komposisi abu ampas tebu dan abu sekam padi menggunakan rasio perbandingan pencampuran (1 : 3). Pengujian kuat tekan dan kuat tarik belah dilakukan pada umur 7 dan 28 hari dengan jumlah benda uji untuk satu variabel berjumlah 3 buah. Jumlah keseluruhan benda uji adalah 48 benda uji silinder dengan ukuran diameter 10 cm dan tinggi 20 cm sebanyak 24 benda uji dan ukuran diameter 15 cm dan 30 cm sebanyak 24 benda uji. Rencana campuran beton menggunakan mutu rencana f’c 50 MPa. Hasil pengujian menunjukkan bahwa kuat tekan terbesar terjadi pada variasi 5% penggunaan abu ampas tebu dan abu sekam padi pada umur 28 hari yaitu 52,54 MPa dan kuat tarik belah terbesar terjadi pada variasi 5% pada umur 28 hari yaitu 6,36 MPa. Kata kunci: abu ampas tebu, abu sekam padi, beton mutu tinggi, kuat tekan, kuat tarik belah, substitusi semen, superplasticizer

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PENAMBAHAN ABU POZZOLANIK TERHADAP SIFAT MEKANIS BETON BUSA RINGAN MUTU TINGGI (Nailil Muna, 2015)

PENGARUH PENGGANTIAN SEBAGIAN SEMEN DENGAN ABU POZZOLANIK TERHADAP KUAT TARIK BELAH, KUAT TARIK LENTUR, DAN KUAT GESER MURNI BETON MUTU TINGGI (Wanda Saputra, 2016)

PENGARUH PENGUNAAN PASIR POZZOLAN SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT HALUS TERHADAP KUAT TARIK BELAH, KUAT TARIK LENTUR DAN KUAT GESER MURNI BETON MUTU TINGGI (M Danil Firdaus, 2016)

PENGARUH PENGGUNAAN CANGKANG TIRAM TERHADAP KUAT TARIK BELAH DENGAN (VARIASI 0%, 30%, 60% DAN 90%) DARI BERAT PASIR DENGAN FAS 0,5 (Ratna Dewi, 2015)

PENGARUH PENGGUNAAN BONGKAHAN CANGKANG SAWIT (BCS) SEBAGAI SUBSTITUSI AGREGAT KASAR TERHADAP KUAT TARIK DAN KUAT GESER BETON MUTU TINGGI (Meutia Yulina, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.