Search :

Advance


PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SENI TARI DI KELAS VII SMP NEGERI I KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Erniana Mentari - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Kata Kunci: Pelaksanaan, Pembelajaran, tari Penelitian berjudul “pelaksanaan pembelajaran seni tari di kelas VII SMP Negeri 1 Kuta Baro kabupaten aceh besar”. Mengangkatmasalah bagaimana aktivitas guru dan siswa pada pembelajaran seni tari di SMP Negeri 1 Kuta Baro kabupaten Aceh Besar serta kendala-kendala apa saja yang dihadapi guru dan siswa dalam pelaksanaan pembelajaran seni tari di SMP Negeri 1 kuta baro kabupaten aceh besar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikanaktivitas guru dan siswa pada pembelajaran seni tari di kelas VII di SMP Negeri 1 Kuta Baro kabupaten Aceh Besar dan mendeskripsikan kendala kendala apa saja yang dihadapi guru dan siswa pada pembelajaran seni tari di SMP Negeri 1Kuta Baro kabupaten Aceh Besar Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif, dan jenis penelitian adalah deskriptif. Lokasi penelitian ini dilaksanakandiSMP Negeri 1 Kuta Baro kabupaten Aceh Besar. Subjek yang digunakan dalam penelitian adalah guru dan siswa kelas VII-1 dan objekpenelitian ini adalah pelaksanaan pembelajaran seni tari.Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi,wawancara,dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data digunakan dengan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data.Hasil penelitian menunjukkan bahwa padapelaksanaan aktivitas pembelajaran, hasil belajar siswa meningkat, dikarenakan pada pembelajaran seni budaya guru menggunakan beberapa macam-macam metode untuk membuat siswa lebih aktif dan kreatif saat belajar. Adapun kendala-kendala yang dihadapi guru adalah: 1. Buku panduan seni budaya SMP Sekolah SMP Negeri 1 Kuta Baro merupakan sekolah yang baru menggunakan kurikulum 2013, jadi pada pembelajaran seni budaya buku panduan yang digunakan untuk siswa belajar belum banyak yang tersedia, dikarenakan buku panduan Seni Buadaya hanya guru saja yang memliki, buku yang dimiliki oleh guru hanya buku pribadi, sedangkan siswa tidak memiliki sama sekali buku panduan tersebut dikarenakan sekolah belum menyediakan. Jadi proses pembelajaran kurang efektif. Serta siswa pun terkadang sulit dalam mengikuti pembelajaran di karenakan kurangnya buku panduan seni budaya dan Siswa hanya berfokus apa yang diberi oleh guru. 2. Proyektor kendala yang sering terjadi salah satunya adalah proyektor, dikarenakan Proyektor merupakan alat yang dapat membantu guru dalam aktivitas pembelajaran, tetapi guru seni budaya jarang menggunakan proyektor tersebut. Dikarenakan proyektor kurang tersedia di sekolah, yang tersedia hanya satu. Dari hasil wawancara guru hanya menggunakan metode atau pendekatan seperti belajar dalam bentuk kelompok , jadi guru pun lebih mudah dalam mengawasi siswa saat belajar. v 3. Siswa Siswa adalah salah satu komponen manusiawi yang menempati posisi penting dalam proses belajar,dalam belajar siswa juga banyak yang ingin meraih cita-cita yang diinginkan. Siswa juga merupakan peserta didik yang banyak bermain dalam belajar ada yang nakal saat belajar baik di sekolah maupun diluar sekolah, jadi kita sebagai guru hrus bisa menguasai dan mengajak siswa untuk minat dalam belajar dan harus banyak cara dalam mengatur bagaimana belajar dengan baik. 4. Siswa kurang respon Pada pembelajaran seni tari khususnya dalam hal praktek siswa kurang respon saat guru menyuruh siswa maju kedepan untuk mempraktikkan gerakan yang akan diajarkan, siswa banyak mengalami hal yang namanya malu, serta saat proses pembelajaran pun siswa hanya melihat, mendengar serta diam, tanpa ada respon apa yang sudah dijelaskan. 5. Siswa kurang aktif Seni tari lebih cenderung praktik, khususnya bagi siswa laki-laki kurang minat untuk mempelajari, akan tetapi beda dengan siswa perempuan mereka lebih aktif dalam hal praktek apalagi seni tari. 6. Siswa sulit diatur Pada proses pembelajaran dengan guru seni budaya siswa sangat sulit diatur dalam proses belajar mengajar, terutama saat guru menjelaskan materi yang paling susah diatur hanyalah siswa laki-laki.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PELAKSANAAN PEMBELAJARANSENI TARI DI KELAS VII SMP NEGERI 1 BAITUSSALAM (Nurmalis, 2017)

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA TERHADAP MATERI SENI TARI DAN SENI RUPA DI KELAS VII SMP NEGERI 3 BANDA ACEH (Cut Putro, 2013)

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN SENTRA SENI TARI KREASI DI TAMAN KANAK–KANAK FKIP UNSYIAH KOTA BANDA ACEH (SITI AMINAH, 2015)

IMPLEMENTASI KURIKULUM 2013 PADA MATERI SENI TARI DI SMA NEGERI 3 BANDA ACEH (Yeni Zuryaningsih, 2015)

PENGGUNAAN MEDIA AJAR PADA PEMBELAJARAN SENI TARI DI TK SE-KECAMATAN KLUET UTARA KABUPATEN ACEH SELATAN (AFRIDA SAFITRI, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.