//

HUBUNGAN ANTARA SELF-COMPASSION DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA REMAJA YANG ORANGTUANYA BERCERAI DI KOTA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ayulanningsih - Personal Name

Abstrak/Catatan

Remaja yang orangtuanya bercerai dihadapkan berbagai tantangan dalam bentuk peristiwa positif maupun negatif. Kedua peristiwa tersebut memengaruhi reaksi emosi dan kognitifnya, serta kualitas tingkat subjective well-being yang dimiliki. Remaja perlu meningkatkan kemampuannya menghadapi peristiwa negatif yang terjadi dengan cara positif agar kualitas subjective well-being tetap terjaga. Self-compassion adalah kemampuan yang akan membantu remaja dalam mempertahankan kualitas tingkat subjective well-being. Melalui self-compassion, remaja yang orangtuanya bercerai tetap dapat menerima diri mereka dalam menghadapi peristiwa negatif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara self-compassion dengan subjective well-being terhadap 40 remaja yang orangtuanya bercerai di Kota Banda Aceh yang dipilih menggunakan teknik pengambilan quota sampling. Pengumpulan data menggunakan adaptasi skala self-compassion dari Neff (2003b) dan skala subjective well-being yang didalamnya termasuk skala evaluasi afektif yaitu Scale of Positive and Negative Experience (SPANE) dari Diener dan Biswas (2009) dan skala kepuasan hidup yaitu Satisfaction with Life Scale (SWLS) dari Diener, dkk (1985). Hasil analisis data menggunakan teknik korelasi Spearman menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar 0,348 dengan nilai p = 0,028 (p < 0,05). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara self-compassion dengan subjective well-being pada remaja yang orangtuanya bercerai di kota Banda Aceh. R^2 = 0.644 menunjukkan bahwa self-compassion memberikan sumbangan efektif terhadap subjective well-being sebesar 64,4% dan terdapat 36% faktor lain memengaruhi subjective well-being dalam penelitian ini. Kata kunci: Self-compassion, Subjective well-being, Remaja yang orangtuanya bercerai

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

MEKANISME PENYESUAIAN DIRI REMAJA KORBAN PERCERAIAN ORANG TUARN(STUDI KASUS DI SMP NEGERI 1 PEUKAN BADA) (WAHDINI, 2014)

PERKEMBANGAN SOSIAL REMAJA PADA KELUARGA YANG BERCERAI (STUDI KASUS TENTANG PRILAKU SOSIAL REMAJA DARI KELUARGA YANG BERCERAI DI KAMPUNG TAKENGON BARAT KECAMATAN LUT TAWAR, KABUPATEN ACEH TENGAH) (Nidia Apriani, 2017)

HUBUNGAN ANTARA SELF-COMPASSION DENGAN PENERIMAAN NYERI KRONIS PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS YANG MENJALANI HEMODIALISA (Meisyura Husna Putri, 2018)

DINAMIKA MEMAAFKAN PADA REMAJA YANG ORANG TUANYA BERCERAI DI KOTA BANDA ACEH (Silfana Amalia Nasri, 2014)

HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN PERILAKU MEROKOK REMAJA PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA BANDA ACEH (wiwin haryati, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy