Search :

Advance


HUBUNGAN ANTARA SELF-COMPASSION DENGAN SUBJECTIVE WELL-BEING PADA REMAJA YANG ORANTUANYA BERCERAI DI KOTA BANDA ACEH

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ayulanningsih - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas Fakultas Kedokteran
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

Remaja yang orangtuanya bercerai dihadapkan berbagai tantangan dalam bentuk peristiwa positif maupun negatif. Kedua peristiwa tersebut memengaruhi reaksi emosi dan kognitifnya, serta kualitas tingkat subjective well-being yang dimiliki. Remaja perlu meningkatkan kemampuannya menghadapi peristiwa negatif yang terjadi dengan cara positif agar kualitas subjective well-being tetap terjaga. Selfcompassion adalah kemampuan yang akan membantu remaja dalam mempertahankan kualitas tingkat subjective well-being. Melalui self-compassion, remaja yang orangtuanya bercerai tetap dapat menerima diri mereka dalam menghadapi peristiwa negatif. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara self-compassion dengan subjective well-being terhadap 40 remaja yang orangtuanya bercerai di Kota Banda Aceh yang dipilih menggunakan teknik pengambilan quota sampling. Pengumpulan data menggunakan adaptasi skala self-compassion dari Neff (2003b) dan skala subjective well-being yang didalamnya termasuk skala evaluasi afektif yaitu Scale of Positive and Negative Experience (SPANE) dari Diener dan Biswas (2009) dan skala kepuasan hidup yaitu Satisfaction with Life Scale (SWLS) dari Diener, dkk (1985). Hasil analisis data menggunakan teknik korelasi Spearman menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar 0,348 dengan nilai p = 0,028 (p < 0,05). Hasil Penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara self-compassion dengan subjective wellbeing pada remaja yang orangtuanya bercerai di kota Banda Aceh. = 0.644 menunjukkan bahwa self-compassion memberikan sumbangan efektif terhadap subjective well-being sebesar 64,4% dan terdapat 36% faktor lain memengaruhi subjective well-being dalam penelitian ini. Kata kunci: Self-compassion, Subjective well-being, Remaja yang orangtuanya bercerai

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

DINAMIKA MEMAAFKAN PADA REMAJA YANG ORANG TUANYA BERCERAI DI KOTA BANDA ACEH (Silfana Amalia Nasri, 2014)

HUBUNGAN SELF EFFICACY DENGAN PERILAKU MEROKOK REMAJA PADA SEKOLAH MENENGAH ATAS DI KOTA BANDA ACEH (wiwin haryati, 2015)

HUBUNGAN PERILAKU ADIKSI GAME ONLINE DENGAN PERKEMBANGAN KOGNITIF REMAJA (13-15 TAHUN) DI SMP NEGERI 8 KOTA BANDA ACEH TAHUN 2013 (PUTRI ASNANI, 2013)

MEKANISME PENYESUAIAN DIRI REMAJA KORBAN PERCERAIAN ORANG TUARN(STUDI KASUS DI SMP NEGERI 1 PEUKAN BADA) (WAHDINI, 2014)

HUBUNGAN ANTARA KUALITAS PERTEMANAN DENGAN BULLYING VICTIMIZATION PADA REMAJA SMP DI KOTA BANDA ACEH (Aulia Denisa Putri, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.