//

PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH NAGA (HYLOCEREUS COSTARICENSIS) DALAM PEMBUATAN TEH HERBAL DENGAN PENAMBAHAN JAHE

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Raudhatul Aiyuni - Personal Name

Abstrak/Catatan

PEMANFAATAN LIMBAH KULIT BUAH NAGA (Hylocereus costaricensis) DALAM PEMBUATAN TEH HERBAL DENGAN PENAMBAHAN JAHE ABSTRAK Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh suhu pengeringan kulit buah naga dan konsentrasi penambahan jahe terhadap teh herbal serta mengetahui tingkat penerimaan konsumen terhadap teh herbal kulit buah naga dan jahe Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial dengan 2 faktor. Faktor pertama adalah suhu pengeringan (T) yaitu T1 = 50⁰C, T2 = 60⁰C, T3 = 70⁰C. Faktor kedua adalah konsentrasi jahe (J) yaitu J1= 0%, J2= 10%, J3= 14%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pengeringan berpengaruh sangat nyata (P≤0,01) terhadap kadar air, kadar abu, dan nilai organoleptik warna teh herbal kulit buah naga dan jahe yang dihasilkan, dan berpengaruh nyata (P≤0,05) terhadap nilai organoleptik rasa. Konsentrasi jahe (J) berpengaruh sangat nyata (P≤0,01) terhadap nilai organoleptik rasa teh herbal kulit buah naga dan jahe, dan berpengaruh nyata (P≤0,05) terhadap kadar air, dan nilai organoleptik warna. Interaksi suhu pengeringan dengan konsentrasi jahe (T×J) berpengaruh nyata (P≤0,05) terhadap nilai organoleptik rasa teh herbal kulit buah naga dan jahe. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh perlakuan terbaik yaitu perlakuan dengan suhu pengeringan 50OC (T1) dan penambahan konsentrasi jahe 14% (J3) memiliki kadar air 10,89%, kadar abu 5,85%, aktivitas antioksidan 59,05% dan total fenol 6,07 mg GAE/g bahan. Kata kunci : Kulit buah naga, suhu pengeringan, konsentrasi jahe, antioksidan. UTILIZATION OF WASTE DRAGON FRUIT PEEL (Hylocereus costaricensis) IN THE PRODUCTION OF HERBAL TEA WITH ADDITIONAL GINGER

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

MOTILITAS DAN VIABILITAS SPERMATOZOA SAPI ACEH SETELAH PEMBEKUAN MENGGUNAKAN PENGENCER SITRAT KUNING TELUR DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) (MELISA LOLA ANGGRAINI, 2018)

PENGARUH PEMBERIAN BUAH NAGA (HYLOCEREUS COSTARICENSIS) TERHADAP SIKLUS ESTRUS MENCIT (MUS MUSCULUS) (Asnita, 2014)

PROSPEK PENGEMBANGAN BUDIDAYA BUAH NAGA (HYLOCEREUS COSTARICENSIS) (STUDI KASUS : DI DESA BLANG MUKO KECAMATAN KUALA KABUPATEN NAGAN RAYA) (Ismayana, 2015)

PENGARUH PENAMBAHAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) DALAM MEDIA SITRAT KUNING TELUR TERHADAP DAYA TAHAN HIDUP SPERMATOZOA SAPI ACEH YANG DISIMPAN PADA SUHU 4℃ (Sonya Tri Wahyuni, 2018)

STUDI AWAL PEMANFAATAN EKSTRAK KULIT BUAH NAGA MERAH (HYLOCEREUS POLYRHIZUS) SEBAGAI INHIBITOR KOROSI BAJA A36 DALAM MEDIUM KOROSIF (Muhammad Ilham Noor, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy