//

AMELIORASI ABU SEKAM PADI, DOLOMIT DAN PEMUPUKAN NPK TERHADAP PERTUMBUHAN, HASIL DAN SERAPAN HARA GARUT (MARANTA ARUNDINACEA L.) DI LAHAN GAMBUT

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Novandi Zuhri - Personal Name
SubjectFERTILIZERS
PEATLANDS - BIOLOGY
NUTRITION - PLANTS - NUTRIENT ABSORPTION
Bahasa Indonesia
Fakultas Program Studi Magister Konservasi Sumberdaya Lahan Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

Novandi Zuhri, 2017. Ameliorasi Abu Sekam Padi, Dolomit dan Pemupukan NPK terhadap Pertumbuhan, Hasil dan Serapan Hara Garut (Maranta arundinacea L.) di Lahan Gambut. Tesis Magister, Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, di bawah bimbingan Teti Arabia dan Muyassir. ABSTRAK: Ketahanan pangan merupakan salah satu prioritas pemerintah dalam mengatasi krisis pangan. Keterbatasan lahan yang potensial untuk pertanian menjadi salah satu kendala sehingga lahan gambut menjadi alternatif untuk lahan pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian amelioran abu sekam padi, dolomit dan pupuk NPK pada lahan gambut terhadap pertumbuhan, hasil dan serapan hara garut (Maranta arundinacea L.). Penelitian ini menggunakan rancangan acak kelompok (RAK) faktorial yaitu ameliorasi abu sekam padi 0 ton ha-1 dan dolomit 0 ton ha-1, abu sekam padi 20 ton ha-1, dolomit 3 ton ha-1, abu sekam padi 20 ton ha-1 dan dolomit 3 ton ha-1. Pupuk NPK pada 0, 200, 300 kg ha-1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ameliorasi terbaik terhadap pertumbuhan dijumpai pada pemberian dolomit 3 ton ha-1, dan pupuk NPK 300 kg ha-1. Hasil produksi umbi garut tertinggi terdapat pada pemberian abu sekam padi 20 ton ha-1 + dolomit 3 ton ha-1 yaitu 8,25 ton ha-1; serta pada perlakuan pupuk NPK 300 kg ha-1 yaitu 8,51 ton ha-1. Dolomit 3 ton ha-1 mampu meningkatkan pH tanah. Pupuk NPK berpengaruh nyata terhadap P-total tanah gambut. Pemberian abu sekam padi, dolomit dan pupuk NPK mampu menaikkan serapan K tetapi tidak berpengaruh nyata. Hasil analisis kadar pati pada umbi garut diperoleh rata-rata kadar pati berkisar antara 22,63% sampai 37,96%. Kata kunci : tanaman garut, abu sekam padi, dolomit, pupuk NPK, serapan hara

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH BLOTONG DAN KOMPOS JERAMI PADI TERHADAP SIFAT KIMIA TANAH, SERAPAN HARA SERTA PERTUMBUHAN JAGUNG ( ZEA MAYS L. ) PADA ANDISOL (SUBHAN, 2016)

PEMBUATAN PUPUK NPK SLOW RELEASE DENGAN MENGGUNAKAN KOMPOSIT ABU SEKAM PADI, SAGU DAN KHITOSAN (DIUJI EFEKTIVITAS DAN EFISIENSINYA PADA PERTUMBUHAN TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L.) (Rizki Zakia, 2017)

ANALISIS PENDAPATAN USAHATANI KACANG TANAH DENGAN SISTEM PEMUPUKAN RHIZOBIUM DAN PEMUPUKAN KAPUR DOLOMIT (STUDI KASUS: KELOMPOK WANITA TANI DI DESA NAGA UMBANG) KECAMATAN LHOKNGA KABUPATEN ACEH BESAR (REZA MUNZIR , 2016)

PENGARUH AMELIORASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL KEDELAI (GLYCINE MAX L. MERRIL) PADA ULTISOL (Majid S Sihombing, 2017)

PENGARUH PUPUK ORGANIK DAN VARIETAS TERHADAP PERTUMBUHAN, EFISIENSI PRODUKSI DAN SERAPAN N, P, K KACANG TANAH PADA LAHAN KERING TANAH VERTIC UTRUDEPT (Sri Mulyani, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy