Search :

Advance


PENGARUH KETERLIBATAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI PERDESAAN TERHADAP PEMULIHAN EKONOMI PASCA BENCANA BANJIR BANDANG KECAMATAN TANGSE KABUPATEN PIDIE

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Rahmadi - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

ABSTRACT Flash flood disaster in March of 2011 which hit Tangse Subdistrict in Pidie District has resulted death casualties and damages of various facilities and infrastructure sectors. After flash flood disaster, the Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat-Mandiri Perdesaan (PNPM MP) has been carrying out its program of community empowerment since 2009 in Tangse Subdistrict, moreover it also participated in disaster recovery program by rebuilding the damaged infrastructures so that economic of the community can be restored. In this study, the design used is descriptive qualitative research design with qualitative data. The research location is determined by purposive method. Population of this research is villagers of Dhod Blang Village, Blang Bungong Village, Blang Dalam Village, Layan Village and Pulo Baro Village. Non-probability/Nonrandom Sampling is purposive sampling. Data collection methods are questionnaires, interviews and documentation or observation. Results of this research from the five affected areas by the disaster showed that, majority of people have been experiencing financial difficulties since the disaster occurred, one of the efforts of government programs to help people to make money is by involving them as day laborers on the PNPM MP projects at the end of 2011, the amount of male community became a worker in the projects increased 40% average and women increased 5% average compared to before disaster. Men can earn Rp. 1.000.000,- within ten days (Rate Rp. 100.000,-/day ), while women can earn Rp. 400.000,- within 5 days (Rate Rp. 80.000,-/day ). The amount of money received by them has not been able to improve their family economic life, but they have been able at least to alleviate their burden after the disaster. Road which is built in the villages is main access road linking the village with the central subdistrict and agricultural area and plantations area which is needed by majority of many workers in Tangse subdistrict. Keywords : Effect, PNPM MP, Community Empowerment, Accelerating economic recovery. ABSTRAK Bencana banjir bandang yang melanda sebagian wilayah Kecamatan Tangse Kabupaten Pidie pada bulan Maret Tahun 2011 telah mengakibatkan korban jiwa, kerusakan di berbagai sektor sarana dan prasarana, Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat - Mandiri Perdesaan (PNPM MP) sudah melaksanakan program pemberdayaan masyarakat sejak tahun 2009 di Kecamatan Tangse, namun setelah terjadinya bencana alam pada Tahun 2011, PNPM MP ikut serta terlibat dalam program pemulihan pasca bencana dengan membangun kembali infrastruktur yang rusak agar pemulihan ekonomi masyarakat dapat pulih kembali. Dalam penelitian ini, desain yang digunakan yaitu desain penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis data kualitatif. Lokasi penelitian ditentukan secara purposive dan populasi penelitian ini adalah masyarakat Gampong Blang Dhod, Gampong Blang Bungong, Gampong Blang Dalam, Gampong Layan dan Gampong Pulo Baro. Teknik penentuan sampel disengaja (Nonprobability/Nonrandom Sampling) yaitu purposive sampling. Metode pengumpulan data menggunakan metode angket (kuesioner), wawancara dan dokumentasi atau observasi. Hasil penelitian di 5 (lima) desa penelitian yang terkena dampak bencana menunjukkan bahwa, kehidupan mayoritas masyarakat mengalami kesulitan keuangan setelah bencana terjadi, salah satu upaya program pemerintah untuk membantu masyarakat untuk menghasilkan uang adalah ikut terlibat sebagai pekerja harian pada proyek – proyek PNPM MP yang dilaksanakan pada akhir Tahun 2011, perubahan jumlah keterlibatan masyarakat menjadi pekerja harian pada kaum laki – laki meningkat rata – rata sebesar 40% dan perempuan meningkat rata – rata sebesar 5% dibandingkan sebelum bencana terjadi. Dengan bayaran upah sebesar Rp. 100.000,-/hari kaum laki – laki dapat manghasilkan uang sebesar Rp. 1.000.000,- dalam 10 (sepuluh) hari kerja, sementara kaum perempuan dengan upah Rp. 80.000,-/hari dapat menghasilkan Rp. 400.000,- dalam 5 (lima) hari kerja. Jumlah uang yang diterima tentunya belum mampu memperbaiki kehidupan ekonomi keluarga, namun sedikitnya sudah dapat meringakan beban masyarakat yang ditimpa musibah. Infrastruktur jalan yang dilaksanakan adalah jalan poros desa yang menghubungkan desa dengan pusat kecamatan dan akses menuju lahan mata pencaharian seperti pertanian yang merupakan pekerjaan mayoritas masyarakat Kecamatan Tangse. Kata Kunci : Pengaruh, PNPM MP, Pemberdayaan Masyarakat, Percepatan pemulihan ekonomi.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

MANFAAT PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT YANG DEMOKRATIS DALAM MEWUJUDKAN PEMBAGUNAN DESA YANG DEMOKRATIS DI DESA DAYAH SINTHOP KECAMATAN MILA KABUPATEN PIDIE (KHAIDIR, 2013)

PELAKSANAAN FUNGSI PENGAWASAN DPRK PIDIE DALAM PROSES REHABILITASI DAN REKONTRUKSI PASCA BENCANA TAHUN 2011 DI KECAMATAN TANGSE (Said Bilawal Zarzami, 2014)

PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT (PNPM) MANDIRI DESA LAMTANJONG KECAMATAN SUKA MAKMUR ACEH BESAR (T. Ismunandar, 2015)

PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN INTERN DAN KOMITMEN ORGANISASI TERHADAP KECURANGAN (FRAUD) PADA KEGIATAN PELAKSANAAN PROGRAM NASIONAL PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MANDIRI PERDESAAN (PNPM MPD) DI PROVINSI ACEH (Ismuadi, 2017)

KEBIJAKAN PEMERINTAH KABUPATEN PIDIE DALAM PELAKSANAAN PROGRAM TANGGAP DARURAT UNTUK PENANGANAN BENCANA DI KECAMATAN TANGSE TAHUN 2013 (Fitri Yanti, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.