Search :

Advance


PEMUKIMAN MILITER PENINGGALAN BELANDA DI BANDA ACEH (KAJIAN KOMPARASI PERKEMBANGAN PEMUKIMAN MILITER DI NEUSU JAYA DAN KUTA ALAM, 1900-2015)

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Maisal Gusri Daulay - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

Penelitian ini mengangkat masalah tentang bagaimana awal mula berdirinya pemukiman militer di Neusu Jaya dan Kuta Alam, bagaimana peralihan fungsi bangunan militer Belanda di Neusu Jaya dan Kuta Alam dari tahun ke tahun dan Bagaimana keadaan pemukiman militer di Neusu Jaya dan Kuta Alam pada saat ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan segala aspek yang berhubungan dengan perkembangan pemukiman militer di Neusu Jaya dan Kuta Alam. Pengumpulan data dilakukan dengan tiga cara, yakni wawancara dengan informan. Informan dalam penelitian ini meliputi anggota dan Pegawai Kodam I Iskandar Muda, Keuchik beserta masyarakat Gampong Neusu Jaya dan Kuta Alam, Penghuni Pemukiman Militer, Pensiunan TNI, dan Pegawai Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB). Dokumentasi pada arsip perpustakaan dan dokumen-dokumen yang berasal dari Kodam I IM, dan observasi langsung ke lokasi penelitian tersebut. Metode yang digunakan adalah metode sejarah kritis dengan pendekatan kualitatif. Hasil analisis data menunjukan bahwa awal mula berdirinya pemukiman militer di Neusu Jaya dan Kuta Alam adalah peninggalan Kolonial Belanda. Belanda memilih daerah Neusu Jaya dan Kuta Alam sebagai basis militernya dikarenakan daerah tersebut sangat strategis dan menguntungkan bagi administrasi pemerintah kolonial Belanda. Peralihan fungsi bangunan militer di Neusu Jaya dan Kuta Alam sesuai otoritas pemerintah yang berkuasa. Pada masa kolonial Belanda bangunan tersebut milik Belanda. Pada masa Jepang bangunan tersebut ditempati Jepang dan pasca kemerdekaan ditempati militer TNI. Pada saat ini keadaan pemukiman militer di Neusu Jaya dan Kuta Alam bisa dikatakan terurus dan rapi karena berada langsung di bawah kendali Kodam I IM. Dalam hal pelestarian situs cagar budaya pemerintah selalu berusaha merawat dan melestarikan bangunan cagar budaya di pemukiman militer tersebut, melalui program kerjasama BPCB dan Kodam I IM. Bagi masyarakat yang ada di sekitar pemukiman militer, tempat tersebut merupakan sebuah daya tarik sendiri yang ada di kota Banda Aceh.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENJATUHAN PIDANA TAMBAHAN PEMECATAN PRAJURIT TNI DARI DINAS MILITER (Mokhammad Alfan, 2016)

PERKEMBANGAN PEMUKIMAN TRANSMIGRASI DI KECAMATAN JAGONG JEGET KABUPATEN ACEH TENGAH 1982-2014 (nurul fitri, 2014)

REFORMASI MILITER DALAM PERKEMBANGAN DEMOKRATISASI DI INDONESIA (STUDY KOMPARATIF ERA ABDURRAHMAN WAHID DAN SUSILO BAMBANG YUDHOYONO) (Arief Himawan Putra, 2016)

PENERAPAN PIDANA TAMBAHAN TERHADAP ANGGOTA TNI PELAKU TINDAK PIDANA NARKOTIKA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN MILITER I-01 BANDA ACEH) (YULIA LESTARI, 2016)

PERKEMBANGAN PRODUK ALUTSISTA PT. PINDAD DALAM BIDANG PERSENJATAAN RINGAN DI INDONESIA, 1968-2011 (Muhammad Ridha Aulia, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.