Search :

Advance


PENGARUH CAMPURAN EKSTRAK BUAH MENGKUDU DAN BAWANG PUTIH TERHADAP MORTALITAS DAN PERKEMBANGAN SERANGGA CROCIDOLOMIA PAVONANA F

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Rauzati - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

Efikasi Campuran Ekstrak Buah Mengkudu dan Bawang Putih dalam Mengendalikan Hama Crocidolomia pavonana F (The Efficacy of Mixed Morinda Citrifolia (Noni Fruit) Extract and Garlic in Pest Control of Crocidolomia pavonana F) Rauzati1, Alfian Rusdy1, Hasnah1 1Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Syiah Kuala Abstrak. Crocidolomia pavonana F. merupakan hama utama yang merusak tanaman famili kubis-kubisan antara lain sawi, bunga kol, brokoli, kubis dan lobak. Hama ini memakan titik tumbuh dan daun sehingga tanaman tidak mampu membentuk krop sehingga bisa gagal panen. Serangga ini dikenal sebagai hama yang sangat rakus dan menyerang secara berkelompok, serta dapat menghabiskan seluruh daun dan hanya tinggal tulang daun saja. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsentrasi yang efektif dari campuran ekstrak buah mengkudu dan bawang putih dalam mengendalikan hama C. pavonana. Penelitian ini telah dilaksanakan di Laboratorium Hama Tumbuhan Prodi Proteksi Tanaman dan Laboratorium Analisis Pangan Prodi Tehnik Hasil Pertanian Fakultas Pertanian Universitas syiah kuala, Darussalam Banda aceh. Penelitian ini berlangsung sejak bulan April hingga Juli 2016. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap ( RAL ) non faktorial yang terdiri dari 7 perlakuan dan diulang sebanyak 3 kali sehingga didapat 21 unit percobaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa buah mengkudu dan bawang putih berpotensi sebagai pestisida nabati. Mortalitas larva C. pavonana tertinggi dijumpai pada pengamatan 4 HSA yaitu pada campuran 2 g mengkudu + 4 g bawang putih/100 ml aquades mencapai 50 %. Persentase penghambatan makan larva C.pavonana pada pengamatan 5 HSA tertinggi dijumpai pada campuran 2 g mengkudu + 4 g bawang putih/100 ml aquades yaitu 83,32 %. Rata-rata pembentukan pupa larva C. pavonana terendah pada campuran 2 g mengkudu + 4 g bawang putih/100 ml aquades yaitu 50 %. Rata-rata jumlah imago C.pavonana yang muncul terendah pada campuran 2 g mengkudu + 4 g bawang putih/100 ml aquades yaitu 50 %. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa campuran ekstrak buah mengkudu dan bawang putih lebih berpotensi dalam mengendalikan hama C. pavonana dibandingkan dengan aplikasi secara tunggal. Kata kunci : Crocidolomia pavonana F, pestisida nabati, pengendalian. Abstract. Crocidolomia pavonana F. is a major pest that damages cabbage family crops includingmustard, cauliflower, broccoli, cabbage and turnips. These pests eat the growing points and leaves so the plants are not able to form a crop that can cause a crop failure. This insect pest is known as a very greedy and attack in groups, can spend the whole leaves and only the veins’ leavesleft. This study aims to obtain an effective concentration of the mixture of noni fruitextracts and garlic in controlling C. Pavonana pests. This research has been conducted at the Laboratory ofPlant Pest, Plant Protection Department and Food Analysis Laboratory-Faculty of Agriculture, University of Syiah Kuala,Darussalam Banda Aceh. The study lasted from April to July 2016. The design used was completely randomized design (CRD) non factorial consisted of 7 treatments and repeated 3 times in order to get 21 experimental units.The results showed that the noni fruit and garlicare potential as botanical pesticides. The highest mortality of C. pavonana larvae found in observation of 4 HSA which is in the mixture of 2 gram of noni fruit + 4 gram of garlic/100 ml of distilled water is 50%.The inhibition percentage of feeding the C.pavonana larvae at the highest 5 HSA observations found in a mixture of 2 gram of noni fruit + 4 gram of garlic /100 ml of distilled water is 83.32%. The lowest forming average of pupae larvae of C. pavonana on a mixture of 2 gram of noni fruit + 4 gram of garlic /100 ml of distilled water is 50%. The average number of imago C.pavonana that appears lowest on a mixture of 2 gram of noni fruit + 4 gram of garlic /100 ml of distilled water is 50%. The result of this study proves that a mixture of noni fruit extract and garlic have more potential in controlling pests C. pavonana compared with a single application. Keywords: Crocidolomia pavonana F, botanical pesticides, control

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH CAMPURAN EKSTRAK DAUN PEPAYA DAN BIJI JARAK KEPYAR TERHADAP MORTALITAS SERTA PERKEMBANGAN CROCIDOLOMIA PAVONANA (LEPIDOPTERA: PYRALIDAE) (Saudahrul Jannah, 2013)

AKTIVITAS ANALGETIKA EKSTRAK BUAH MENGKUDU (MORINDA CITRIFOLIA L) PADA TIKUS PUTIH (RATTUS NOVERGICUS) DENGAN METODE HOTPLATE (Nasiha, 2016)

UJI DAYA HAMBAT SEDIAAN GEL EKSTRAK ETIL ASETAT BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM LINN) TERHADAP BAKTERI STAPHYLOCOCCUS EPIDERMIDIS (Julia Astuty, 2016)

PENGARUH KOMBINASI EKSTRAK PETROLEUM ETER BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM LINN) DENGAN VITAMIN C TERHADAP AKTIVITAS CANDIDA ALBICANS (Nurul Khaira, 2015)

DAYA HAMBAT EKSTRAK BAWANG PUTIH (ALLIUM SATIVUM L.) TERHADAP PERTUMBUHAN ASPERGILLUS SP. SECARA IN VITRO (Fitria Lasiska, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.