Search :

Advance


GANTI RUGI AKIBAT PERBUATAN MELAWAN HUKUM ATAS KESALAHAN TENAGA KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN IMUNISASI (SUATU PENELITIAN DI PUSKESMAS BEUTONG DAN PUSKESMAS SUKA MULIA KABUPATEN NAGAN RAYA)

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Tamardi Arief - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas Fakultas Hukum
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

ABSTRAK GANTI RUGI AKIBAT PERBUATAN MELAWAN HUKUM ATAS KESALAHAN TENAGA KESEHATAN DALAM PELAKSANAAN IMUNISASI (Suatu Penelitian di Puskesmas Beutong dan Puskesmas Suka Mulia Kabupaten Nagan Raya) FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SYIAH KUALA (v,58) pp., bibl. Dr. Azhari, S.H., MCL., M.A Di dalam Pasal 1365 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata dijelaskan bahwa, “tiap perbuatan yang melanggar hukum yang membawa kerugian kepada orang lain mewajibkan orang yang karena salahnya menerbitkan kerugian itu, mengganti kerugian tersebut”. Salah satu bentuk perbuatan melawan hukum adalah kesalahan tenaga kesehatan dalam pelaksanaan imunisasi yang mewajibkan tenaga kesehatan atas salahnya mengganti kerugian tersebut. Lebih khusus aturan tentang ganti rugi akibat perbuatan melawan hukum oleh tenaga kesehatan diatur dalam Pasal 58 ayat (1) Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan, akan tetapi, di Kabupaten Nagan Raya yaitu di Puskesmas Beutong dan Puskesmas Suka Mulia, masih terdapat 2 (dua) kasus atas kesalahan tenaga kesehatan dalam pelaksanaan imunisasi. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan penyebab terjadinya kesalahan tenaga kesehatan dalam pelaksanaan imunisasi, untuk menjelaskan bentuk ganti rugi yang diberikan kepada peserta imunisasi yang mengalami kerugian dan untuk menjelaskan upaya penyelesaian atas perbuatan melawan hukum terhadap kerugian peserta imunisasi. Data penelitian untuk penulisan dalam skripsi ini, diperoleh melalui penelitian kepustakaan dengan mempelajari peraturan perundang-undangan, buku teks, serta pendapat para sarjana dan penelitian lapangan dengan mewawancarai responden dan informan. Berdasarkan hasil penelitian, diketahui bahwa penyebab terjadinya kesalahan tenaga kesehatan dalam pelaksanaan imunisasi terjadi dikarenakan tenaga kesehatan tidak bekerja sesuai dengan standar operasional prosedur yaitu penyuntikan terlalu dalam dan pemberian vaksin yang masih dingin, hal ini menyebabkan terjadinya efek buruk pada peserta imunisasi. Bentuk ganti rugi yang diberikan kepada peserta imunisasi yang menderita kerugian, hanya berupa pengobatan dan perawatan. sementara ganti rugi lainya dan ganti rugi secara immateril untuk saat ini belum bisa diberikan dikarenakan belum adanya alokasi dana khusus untuk kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Upaya penyelesaiannya dilakukan dengan cara investigasi dan pengkajian, oleh pelaksana pelayanan imunisasi untuk mengetahui kausalitas KIPI. Kepada tenaga kesehatan agar bertugas sesuai dengan pedoman standar operasional prosedur. Perlunya alokasi dana khusus KIPI oleh pemerintah daerah untuk persiapan dana KIPI, serta melakukan pemanggilan dan tindakan terhadap tenaga kesehatan yang melakukan kesalahan.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

HUBUNGAN PELAYANAN KESEHATAN DAN PEMENUHAN ASUPAN GIZI PROTEIN HEWANI DENGAN DERAJAT KESEHATAN IBU HAMIL DI DUA LAYANAN KESEHATAN KABUPATEN NAGAN RAYA (Yuliani Safmila, 2016)

STUDI KASUS TERHADAP PUTUSAN PENGADILAN TINGGI MEDAN NOMOR: 323/PDT/2012/PT.MDN TENTANG TINDAKAN PERBUATAN MELAWAN HUKUM ATAS TANAH MILIK ORANG LAIN (Rachmy Karina, 2016)

TANGGUNG JAWAB AKIBAT PERBUATAN MELAWAN HUKUM OLEH PEMILIK HEWAN TERNAK TERHADAP PENGENDARA KENDERAAN AKIBAT KECELAKAAN YANG TERJADI DI JALAN RAYA (Yulia Astuti, 2015)

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN SIKAP KESIAPSIAGAAN BENCANA PADA TENAGA KESEHATAN PUSKESMAS BANDA ACEH (R.A. NINGRUM PRATIWI A, 2015)

TINGKAT PENGETAHUAN IBU TENTANG KEJADIAN IKUTAN PASCA IMUNISASI DASAR PADA BALITA DI PUSKESMAS KECAMATAN BLANGPIDIE (Shella Trisiana, S.Ked, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.