//

EVALUASI ADAPTASI MARGINAL BAHAN PENUTUPAN PIT DAN FISURA MELALUI GAMBARAN SCANNING ELECTRON MICROSCOPE (SEM)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang MISRA HANUM - Personal Name
SubjectDENTISTRY
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Nama : Misra Hanum Prodi : Pendidikan Dokter Gigi Fakultas : Kedokteran Gigi Judul : Evaluasi Adaptasi Marginal Bahan Penutupan Pit Dan Fisura Melalui Gambaran Scanning Electron Microscope (SEM) Pit dan fisura gigi memiliki bentuk dan kedalaman yang bervariasi. Pit dan fisura gigi yang dalam dan sempit menjadi tempat retensi bakteri dan sisa makanan yang dapat berlanjut pada pembetukan karies, sehingga diperlukan tindakan pencegahan dengan metode yang lebih efektif seperti penutupan pit dan fisura. Tujuan penelitan ini adalah untuk mendapatkan informasi mengenai adaptasi marginal berupa rerata jarak antara permukaan gigi dan bahan penutupan pit dan fisura setelah aplikasi 24 jam dan 1 bulan melalui gambaran Scanning Electron Microscope (SEM). Sampel penelitian berjumlah 4 gigi premolar rahang atas dengan pit dan fisura yang dalam dan sempit yang diaplikasikan resin komposit (3M ESPE Clinpro) dan GIC (Fuji VII). Spesimen dilakukan pengkondisian selama 24 jam dan 1 bulan di dalam inkubator dengan suhu 37°C kemudian direndam di dalam larutan methylene blue 5% selama 24 jam, selanjutnya diamati dengan SEM. Hasil analisa deskriptif menunjukkan bahwa terdapat jarak antara bahan penutupan pit dan fisuradan permukaan gigi di bawah gambaran SEM, dengan rerata jarak bahan berbasis resin komposit dan permukaan gigi setelah aplikasi 24 jam yaitu 1,79 ± 0,026 µm dan setelah aplikasi 1 bulan yaitu 1,37 ± 0,004 µm sedangkan pada bahan Glass Ionomer Cement (GIC) setelah aplikasi 24 jam yaitu 33,37 ± 1,520 µm dan setelah aplikasi 1 bulan yaitu 3,69 ± 0,710 µm. Kesimpulan penelitian ini adalah terdapat perbedaan nilai rerata jarak adaptasi marginal bahan penutupan pit dan fisura berbasis resin komposit dan GIC, yaitu rerata jarak adaptasi marginal lebih kecil setelah aplikasi 1 bulan daripada 24 jam pada kedua bahan. Kata Kunci: bahan penutupan pit dan fisura, adaptasi marginal, dan Scanning Electron Microscope (SEM). ABSTRACT Name : Misra Hanum Study Program : Dentist Education Faculty : Dentistry Tittle : Evaluation of Pit and Fissure Sealant Marginal Adaptation under Scanning Electron Microscope (SEM) Image Pit and fissure are varies in shape and depth. Tooth with deep and narrow pit and fissure are susceptible for food and baterial retention that leads to caries formations, so it needs prevention treatment with more effective method such pit and fissure sealant. This study aimed to obtain information about marginal adaptation as mean value of distance between enamel surface and pit and fissure sealant after 24 hours and 1 month application by using Scanning Electron Microscope (SEM). Samples were 4 maxillary premolars with deep and narrow pit and fissure which were applied composite resin (3M ESPE Clinpro) and GIC (Fuji VII) as sealants. Specimens were stored for 24 hours and 1 month in incubator with temperature of 37°C and were immersed in 5% methylene blue solution for 24 hours, then were observed under SEM. Descriptive Analysis showed there was distance between enamel surface and pit and fissure sealants with resin based were 1.79 ± 0.026 µm after 24 hours application and 1.37 ± 0.004 µm after 1 month application while on GIC based were 33.37 ± 1.520 µm after 24 hours application and 3.6925 ± 0.710 µm after 1 month application. Conclusion of this study, there were a difference mean value of distance between enamel surface and sealants composite resin and GIC based, where smaller distance was showed after 1 month application than 24 hours application. Keywords: pit and fissure sealants, marginal adaptation, and Scanning Electron Microscope (SEM).

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

GAMBARAN PERLEKATAN GLASS IONOMER CEMENT MODIFIKASI SILIKA 5% DARI PASIR LAUT DENGAN GIGI MENGGUNAKAN SCANNING ELECTRON MICROSCOPE (SEM) (DWI SEPTIANI, 2019)

PERBANDINGAN TINGKAT KEBOCORAN MIKRO ANTARA RESIN KOMPOSIT DAN GLASS IONOMER CEMENT SEBAGAI BAHAN PENUTUPAN FISURA (EVALUASI IN-VITRO SETELAH SATU BULAN APLIKASI BAHAN PENUTUPAN FISURA) (Eka Julianti, 2017)

GAMBARAN SCANNING ELECTRON MICROSCOPE (SEM) MIKROSTRUKTUR PERMUKAAN RESIN KOMPOSIT NANOFILLER SETELAH PERENDAMAN DALAM YOGURT KEMASAN (INDRIANI LORISKA, 2019)

GAMBARAN SCANNING ELECTRON MICROSCOPE (SEM) PERMUKAAN RESIN KOMPOSIT NANOFILLER SETELAH PERENDAMAN MINUMAN BERSODA DAN MINUMAN KEMASAN RASA JERUK (Hariyanti Siregar, 2017)

PERBANDINGAN TINGKAT KEBOCORAN MIKRO ANTARA RESIN KOMPOSIT DAN GLASS IONOMER CEMENT (GIC) SEBAGAI BAHAN PENUTUPAN FISURA (Darma Jayadi, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy