//

PLAY THERAPY DALAM PENGENTASAN TRAUMA PADA ANAK KORBAN KEKERASAN SEKSUAL DI KABUPATEN ACEH TIMUR DAN KOTA LANGSA (SUATU PENELITIAN PRA-EKSPERIMENT DI KABUPATEN ACEH TIMUR DAN KOTA LANGSA)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Riska Sahfitri - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Sahfitri, Riska. 2016. Play Therapy dalam Pengentasan Trauma pada Anak Korban Kekerasan Seksual di Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa. Skripsi, Jurusan Bimbingan Konseling, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Drs. Syaiful Bahri, S.Pd, M.Pd., (2) Hetti Zuliani, S.Pd, M.Pd Kata kunci: Trauma, Play Therapy Trauma adalah keadaan yang menekan kondisi mental anak akibat kejadian/peristiwa mengerikan sehingga mengalami keguncangan secara psikologis. Pemilihan tindakan dalam penelitian ini dengan salah satu pendekatan konseling anak yaitu play therapy media gambar. Penelitian ini memiliki rumusan masalah bagaimana kondisi trauma anak korban kekerasan seksual dan apakah play therapy media gambar dapat mengentaskan trauma pada anak korban kekerasan seksual. Tujuan penelitian yaitu untuk menjelaskan kondisi trauma anak sebagai korban kekerasan seksual dan melihat efek play therapy media gambar dalam mengentaskan trauma pada anak korban kekerasan seksual. Subjek dalam penelitian ini adalah 4 (empat) anak yang mengalami kekerasan seksual di Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa, dipilih secara purposive sampling. Sementara objek adalah perilaku trauma yang dialami anak. Metode penelitian dilakukan dengan pendekatan kombinasi (mixed methode) yaitu penggabungan kuantitatif dan kualitatif bersamaan dengan desain rancangan pra eksperimen, pendekatan pretest-posttest one group design. Pengumpulan data dilakukan dengan angket tertutup dengan alternatif jawaban (tidak sama sekali, jarang, kadang-kadang, dan sering) dan angket terbuka untuk mengetahui tingkat skor trauma anak secara mendalam. Pelaksanaan eksperimen dilakukan selama 28 kali pertemuan, setiap pertemuan ± 4 jam. Teknik analisis data menggunakan statistik deskriptif dan analisis data model Miles dan Huberman. Hasil statistik deskriptif diperoleh perubahan skor mean post test lebih rendah dari pre test, yaitu 46,25 ≤ 127 (sebelumnya pada kategori trauma tinggi menjadi ringan), serta hasil analisis model Miles dan Huberman menggambarkan perilaku trauma anak menurun, dengan ditandai tidak munculnya gejala-gejala perilaku trauma selama satu minggu observasi setelah pemberian tindakan.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERKEMBANGAN KOTA LANGSA, SUATU TINJAUAN DALAM ASPEK EKONOMI (1945-2013) (Maya Zahara, 2018)

KAJIAN PEMENUHAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL (SPM) JALAN DI KOTA LANGSA DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (PURNAWATI, 2016)

HUBUNGAN KECEPATAN LARI 50 METER DENGAN KEMAMPUAN LOMPAT JAUH PADA SISWA KELAS TINGGI SD NEGERI SUKAREJO KECAMATAN LANGSA TIMUR KOTA LANGSA TAHUN PELAJARAN 2013/2014 (Zuryadi, 2014)

PENGARUH LAJU PERTUMBUHAN PENDUDUK TERHADAP PERUBAHAN PENGGUNAAN LAHAN PERTANIAN DAN KEHUTANAN DI KOTA LANGSA (SITI RAHMATIKA, 2018)

KANTOR WALIKOTA LANGSA (Manuzar Rifki, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy