Search :

Advance


ZONASI KAWASAN PESISIR BERDASARKAN POLA TATA RUANG DI KABUPATEN ACEH TIMUR

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Iskandar - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas Fakultas Pascasarjana
Tahun Terbit 2017

Abstrak/Catatan

Iskandar, 2016. Zonasi Kawasan Pesisir Berdasarkan Pola Tata Ruang di Kabupaten Aceh Timur. Tesis Magister, Program Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, di bawah bimbingan Abubakar Karim dan Indra. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk menentukan zona-zona, menganalisis penyimpangan penggunaan lahan, kekuatan dan kelemahan dari kondisi wilayah pesisir dalam rangka menentukan strategi pengelolaan di wilayah pesisir Kabupaten Aceh Timur. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif. Analisis spasial dilakukan dengan metode tumpang tindih (overlay analysis). Penentuan zonasi berdasarkan dari SK Mentan No.837/KPTS/UM/11/1980 dan No.683/KPTS/UM/8/1981, dengan parameter lereng, jenis tanah dan curah hujan yang mempunyai skor dan kriteria masing-masing dan arahan fungsi kawasan SK. 103/MenLHK-II/2015. Berdasarkan hasil penelitian diproleh zona lindung seluas 8.051,32 ha, budidaya 60.175,78 ha, penyangga 96.891,02 ha, sempadan sungai 5.485,12 ha, sempadan pantai 1.219,81 ha dan sungai seluas 3.294,15 ha. Penyimpangan penggunaan lahan berdasarkan zonasi antara lain pada kawasan lindung seluas 3.914,25 ha, sempadan sungai 3.872,01 ha, dan sempadan pantai seluas 124,39 ha dan penyimpangan RTRW berdasarkan zonasi pada hutan lindung seluas 214,29 ha, budidaya 8,79 ha, sempadan sungai 353,94 ha dan sempadan pantai seluas 15,46 ha. Berdasarkan hasil analisis SWOT di peroleh beberapa strategi pengelolaan wilayah pesisir diantaranya dengan memanfaatkan kawasan sesuai pembagian zona dan fungsinya, maka keberlanjutan pemanfaatan kawasan pesisir akan tercipta, pembatasan lahan budidaya pada kawasan konservasi alami terutama untuk daerah terbangun di wilayah pesisir yang didukung secara instusional dan pemberdayaan masyarakat, menentukan daerah khusus pengamanan pantai dan konservasi pantai secara alami, terutama sebagai langkah pengendalian sedimentasi, abrasi dan akresi dan pemberlakuan kebijakan dari pemerintah setempat atau yang berwewenang untuk mengendalikan konversi secara tegas dari atas melalui sosialisasi dan pemberian insentif dan disinsentif bagi para pelanggarnya. Kata Kunci : Zonasi, Kawasan Pesisir, Pola Ruang

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS PENGGUNAAN LAHAN EKSISTING BERDASARKAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH (RTRW) DI KECAMATAN KUTA BARO KABUPATEN ACEH BESAR (Mirza Arbi, 2016)

ANALISIS NERACA PENGGUNAAN LAHAN DAN PERUBAHANNYA TERHADAP RENCANA TATA RUANG WILAYAH KABUPATEN PIDIE (Zulfajri, 2016)

ANATOMI EKONOMI RUMAH TANGGA KAWASAN PESISIR DAN RUMAH TANGGA KAWASAN NON PESISIR DI KABUPATEN PIDIE (Elfrida Hanum, 2016)

ANALISIS KEBERLANJUTAN PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR (STUDI KASUS DI KECAMATAN PULO ACEH KABUPATEN ACEH BESAR) (Said Muhazzir, 2017)

STUDI KEBUTUHAN DAN KETERSEDIAAN AIR PADA KAWASAN BUDIDAYA BERDASARKAN RTRW KABUPATEN BENER MERIAH TAHUN 2012-2032 (Isma Arsyani, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.