Search :

Advance


KADAR PROTEIN KASAR UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) JANTAN DAN BETINA PADA DUA LOKASI BERBEDA

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Zulhelmi - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Zulhelmi. 2015. Kadar Protein Kasar Udang Windu (Penaeus Monodon) Jantan dan Betina Pada Dua Lokasi Berbeda. Skripsi, Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Dr. Muhibbuddin, M.S. (2) Dr. Hafnati Rahmatan, M.Si. Kata Kunci : Kandungan Protein kasar, udang windu, jantan dan betina, dua lokasi berbeda Penelitian yang berjudul “kadar protein kasar udang windu (Penaeus monodon) jantan dan betina pada dua lokasi berbeda” telah dilakukan di Laboratorium Makanan Ternak Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala. Pengambilan data dilakukan mulai tanggal 15 Juni sampai dengan 09 Juli 2015. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk membandingkan kadar protein kasar udang windu (Penaeus monodon) jantan dan betina pada lokasi perairan tambak dan lokasi perairan laut. Metode yang digunakan untuk menganalisis kadar protein adalah metode Kjeldahl. Objek dalam penelitian ini adalah udang windu jantan dan betina dewasa pada lokasi perairan tambak dan lokasi perairan laut. Parameter dalam penelitian ini adalah kadar protein kasar Udang Windu (Penaeus monodon) jantan dan betina dari perairan tambak dan perairan laut Provinsi Aceh. Data dianalisis dengan menggunakan uji analisis varians (ANAVA) faktorial, untuk mengetahui perbedaan kandungan protein diantara dua jenis kelamin dan dua lokasi berbeda udang windu. Hasil penelitian diperoleh bahwa setiap 0,5 gram sampel rata-rata mengandung protein kasar sebesar 13,515% (lokasi laut), 13,494% (lokasi tambak), 13,440% (jenis kelamin jantan), 13,569% (jenis kelamin betina). Hasil uji analisis varians (ANAVA) diperoleh Fhitung< Ftabel pada taraf signifikan 0,05. Hasil penelitian ini menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan yang nyata terhadap kadar protein kasar udang windu (Penaeus monodon) jantan dan betina pada lokasi perairan tambak dan lokasi perairan laut.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENAMBAHAN TEPUNG ANGGUR LAUT (CAULERPA LENTILLIFERA) DALAM PAKAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) (MEUTIA RAHMAWATI, 2017)

PENGARUH JENIS PAKAN ALAMI YANG BERBEDA TERHADAP PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP LARVA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) PADA STADIA ZOEA DAN MYSIS (MARIANA, 2017)

INVENTARISASI SPESIES UDANG (INFRA ORDO MACRURA) RNDI SUNGAI MEUNASAH LHOK KECAMATAN LHOONG RNKABUPATEN ACEH BESAR (RAHMAT SAPUTRA , 2015)

UJI VIRULENSI ISOLAT WSSV (WHITE SPOT SYNDROME VIRUS) YANG BERBEDA TERHADAP UDANG PISANG (PENAEUS SP.) SECARA HISTOPATOLOGI (Zahria Zurrah, 2015)

IDENTIFIKASI DAN PREVALENSI EKTOPARASIT PADA UDANG WINDU (PENAEUS MONODON) DAN IKAN BANDENG (CHANOS CHANOS) DI TAMBAK TRADISIONALRN GAMPONG PANDE, BANDA ACEH (ASIH WULANDARI, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.