Search :

Advance


EFEKTIVITAS MOLUSKISIDA NABATI DARI EKSTRAK BIJI PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) PADA MORTALITAS KEONG MAS (POMACEA CANALICULATA L.)

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Eka Vonita - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Penelitian berjudul “Efektivitas Moluskisida Nabati dari Ekstrak Biji Pepaya (C. papaya L.) pada Mortalitas Keong Mas (P. canaliculata L.)” bertujuan untuk mengetahui efektivitas pemberian ekstrak biji pepaya pada mortalitas keong mas, mengetahui perbedaan efektivitas ekstrak etanol biji pepaya dengan ekstrak air biji pepaya dan mengetahui pengaruh pemberian ekstrak pada perubahan pola perilaku keong mas. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 11 perlakuan dan 3 ulangan, terdiri dari P₀ (kontrol air), P₁ (kontrol negatif etanol), P₂ (kontrol positif moluskil), P₃ (10 ppm ekstrak air biji muda), P₄ (10 ppm ekstrak air biji tua), P5 (10 ppm ekstrak etanol biji muda), P6 (10 ppm ekstrak etanol biji tua), P7 (100 ppm ekstrak air biji muda), P8 (100 ppm ekstrak air biji tua), P9 (100 ppm ekstrak etanol biji muda), P10 (100 ppm ekstrak etanol biji tua). Parameter penelitian mencakup jumlah mortalitas dan perubahan pola perilaku keong mas. Analisis data dilakukan dengan Analisis Varian pada taraf signifikan 0,05. Bila terdapat perbedaan pada Analisis Varian dilanjutkan dengan uji Beda Jarak Nyata Duncan pada taraf 0,05. Untuk mengetahui perbedaan efektivitas antara ekstrak etanol dan air biji pepaya digunakan uji t. Hasil penelitian menunjukkan terdapat efektivitas pemberian ekstrak biji pepaya sebagai moluskisida nabati pada mortalitas keong mas dengan hasil Analisis Varian yang berpengaruh nyata pada interval waktu 24 jam, 48 jam, 72 jam dan 96 jam setelah perlakuan. Hasil penelitian pada perbedaan efektivitas jenis pelarut menunjukkan bahwa ekstrak etanol biji pepaya lebih efektif dibandingkan ekstrak air biji pepaya. Rata-rata jumlah keong mas yang mati lebih tinggi menggunakan ekstrak etanol biji muda pepaya pada konsentrasi 100 ppm yang menyebabkan mortalitas keong mas sebanyak 93% selama 96 jam setelah perlakuan. Kemudian terdapat perbedaan pola perilaku antara keong mas normal dengan yang diberi perlakuan ekstrak etanol dan air biji pepaya. Kata kunci: biji pepaya (C. papaya L.), moluskisida nabati, keong mas (P. canaliculata L.)

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

UJI TOKSISITAS EKSTRAK DAUN KIRINYUH (EUPATORIUM ODORATUM L.) TERHADAP MORTALITAS KEONG MAS (POMACEA CANALICULATA) (Nurhasbah, 2016)

PENGENDALIAN HAMA KEONG MAS (POMACEACANALICULATA)RNDENGAN EKSTRAK KUNYIT KETUMBU (CURCUMA MANGGA)RNDI PERSAWAHAN GAMPONG LAMPUUK KECAMATAN KUTA BARORNKABUPATEN ACEH BESAR (Fitriani, 2014)

PERBANDINGAN AKTIVITAS ZONA HAMBAT EKSTRAK ETANOL BIJI PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) MUDA DAN TUA TERHADAP PERTUMBUHAN ISOLAT KLINIS CANDIDA ALBICANS (Mira Wijayanti, 2016)

KEEFEKTIFAN BEBERAPA MOLUSISIDA NABATI TERHADAP MORTALITAS KEONG MAS (POMACEA CANALICULATA L.) (Munawar, 2015)

PENGARUH EKSTRAK ETANOL BIJI PEPAYA (CARICA PAPAYA L.) TERHADAP HAMBATAN PERTUMBUHAN STREPTOCOCCUS MUTANS PADA KONSENTRASI TERTENTU (yunda Putri Dea, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.