Search :

Advance


HUBUNGAN FUNGSI KOGNITIF DENGAN TINGKAT KEMANDIRIAN ACTIVITIES OF DAILY LIVING (ADL) PADA LANSIA DI UPTD RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG ULEE KARENG BANDA ACEH

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang SALSABILA - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

Semakin bertambah usia, lansia semakin rentan terhadap berbagai keluhan akibat faktor alamiah ataupun penyakit. Tantangan yang seringkali muncul di bidang kesehatan berkaitan dengan bagaimana cara mempertahankan kapasitas fungsional yang menjadi indikator penting kesehatan lansia terutama activities of daily living (ADL). Penyebab terbesar ketidakmampuan melakukan ADL dan ketergantungan pada orang lain adalah penurunan fungsi kognitif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian ADL pada lansia di UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Ulee Kareng Banda Aceh. Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross-sectional. Pengambilan sampel secara total sampling dengan jumlah sampel 34 lansia yang memenuhi kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan menggunakan kuesioner GDS, MMSE dan Indeks Barthel. Hasil analisis dengan uji Spearman menunjukkan terdapat hubungan signifikan antara fungsi kognitif dengan tingkat kemandirian ADL (p=0,008; r=0,444) (CI 95%). Kata Kunci: fungsi kognitif, activities of daily living (ADL), lansia As they age, the elderly are more susceptible to various complaints, either due to natural factors or illnesses. The challenge faced in the health field is how to maintain the functional capacity (which served as an important health indicator) of the elderly, especially in performing activities of daily living (ADL). The biggest cause of the inability to perform ADL that makes them dependence on others is a decline in cognitive function. The purpose of this study is to determine the relationship between the cognitive function of the elderly and their degree of independence in performing ADL. This research is an analytic study with cross-sectional approach. Sampling was conducted using total sampling of 34 elderly people who met the inclusion criteria, and lived in UPTD Rumoh Seujahtera Geunaseh Sayang Ulee Kareng Banda Aceh. Data were collected through interviews using three questionnaires: GDS, MMSE and Barthel Index. The Spearman test result showed that there was a significant relationship between cognitive function and ADL independence level in the elderly people (p=0,008;r=0,444) (95% CI). Keywords: cognitive function, activities of daily living (ADL), elderly

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERBANDINGAN STATUS FUNGSIONAL LANSIA YANG TINGGAL BERSAMA KELUARGA DENGAN YANG TINGGAL DI UPTD RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG ULEE KARENG BANDA ACEH (MUHAMMAD RIZAL, 2016)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI FUNGSI KOGNITIF USIA LANJUT DI UPTD RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG KOTA BANDA ACEH (Zahriani Ulfa, 2015)

HUBUNGAN KEIKUTSERTAAN SENAM LANSIA DENGAN KESEIMBANGAN TUBUH PADA LANSIA DI UPTD RUMOH SEUJAHTRA GEUNASEH SAYANG ULEE KARENG BANDA ACEH TAHUN 2015 (cut muliani, 2016)

HUBUNGAN AKTIVITAS DENGAN STRES PADA LANSIA DI UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS (UPTD) RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG ULEE KARENG BANDA ACEH TAHUN 2014 (leni noviani, 2014)

GAMBARAN STRESSOR PADA LANSIA YANG TINGGAL DI RUMAH BERSAMA KELUARGA DAN DI UPTD (UNIT PELAKSANA TEKNIS DINAS) RUMOH SEUJAHTERA GEUNASEH SAYANG BANDA ACEH TAHUN 2012 (ZUHAIRA F, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.