//

GAMBARAN KEBERHASILAN PENGOBATAN TUBERKULOSIS PADA PASIEN TB PARU DENGAN KOMORBID DM DI POLI DOTS RDUDZA BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Munawarah - Personal Name
SubjectTUBERCULOSIS - MEDICINE
MEDICATIONS
Bahasa Indonesia
Fakultas FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS SYIAH KUALA
Tahun Terbit 2016

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Tuberkulosis (TB) merupakan salah satu penyakit infeksi menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis yang masih menjadi salah satu sumber utama tingginya morbiditas dan mortalitasnya di seluruh dunia. Diabetes Mellitus (DM) merupakan salah satu faktor risiko yang juga berpengaruh dalam terjadinya perburukan pada kasus TB paru, sehingga perlu dilakukannya pengontrolan kadar HbA1c minimal 3 bulan sekali sebagai gold standard dalam mengukur kadar glikemik seseorang. Penelitian ini bertujuan untuk melihat gambaran tingkat keberhasilan pengobatan Tuberkulosis pada pasien TB paru dengan komorbid DM di Poli DOTS RSUDZA Banda Aceh. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan desain cross-sectional survey. Pengambilan sampel secara non-probability sampling, dengan menggunakan metode total sampling. Sampel pada penelitian ini berjumlah 53 orang. Hasil penelitian menunjukkan tingkat kontrol DM umumnya terkontrol dengan baik yaitu sebanyak 20 orang (37,7%) dan tingkat keberhasilan pengobatan TB umumnya juga berhasil yaitu sebanyak 47 orang (88,7%). Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat keberhasilan pengobatan pasien TB paru dengan komorbid DM relatif rendah di Poli DOTS RSUDZA Banda Aceh. Kata kunci : Tuberkulosis Paru, Tingkat Kontrol DM, Keberhasilan Pengobatan TB ABSTRACT Tuberculosis is an infectious disease caused by Mycobacterium tuberculosis which has high morbidity and mortality in the world. Diabetes Mellitus is a risk factor that can worsen Tuberculosis, so it is necessary to do the control of HbA1c levels at least 3 months as the gold standard in measuring a person’s glycemic load. This study aims to determine the tuberculosis treatment success rate in tuberculosis patients with comorbid DM in DOTS polychlinic RSUDZA Banda Aceh. The research method is observational with cross-sectional survey and use non-probability sampling with total sampling method. The sum of samples of this research are 53 people. The result showed Diabetes were controlled well in tuberculosis patients with 20 people (37.7%) and tuberculosis treatment success rate is high with 47 people (88.7%). The research concluded that tuberculosis treatment success rate in tuberculosis patients with comorbid DM uncontrolled relatively low in DOTS polychlinic RSUDZA Banda Aceh. Key word : Pulmonary Tuberculosis, Diabetes control, Tuberculosis treatment success rate

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

HUBUNGAN FAKTOR PERILAKU DENGAN KEPATUHAN MENJALANI PENGOBATAN DIRECTLY OBSERVED TREATMENT SHORTCOURSE (DOTS) PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI POLIKLINIK PARU RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH TAHUN 2014 (Miftahul Jannah, 2014)

PERBANDINGAN GAMBARAN KONVERSI SPUTUM BTA DAN FOTO TORAKS PADA PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DENGAN DIABETES DAN NON DIABETES DI POLI DOTS RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Rika Heldiana, 2017)

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA DAN TINGKAT KECEMASAN DENGAN LAMA PENGOBATAN PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI POLI DOTS RSUDZA BANDA ACEH (MUHAMMAD ARIEF F, 2017)

HUBUNGAN KINERJA PENGAWAS MINUM OBAT (PMO) DENGAN KETERATURAN BEROBAT PASIEN TB PARU DAN KONVERSI SPUTUM BTA DI RSUDZA BANDA ACEH (Mutiana Safitri, 2016)

HUBUNGAN PERAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT (PMO) DENGAN TINGKAT KEBERHASILAN PENGOBATAN PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE (JUFRIZAL, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy