Search :

Advance


HUBUNGAN TINGKAT KEPARAHAN PENYAKIT DENGAN KELELAHAN PADA PASIEN LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang HASNA HANIFAH - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

Lupus Eritematosus Sistemik (LES) merupakan penyakit autoimun ditandai dengan inflamasi yang tersebar luas dan dapat mempengaruhi organ serta sistem dalam tubuh. Semakin banyak organ yang terlibat menunjukan semakin berat tingkat keparahan penyakit LES. Tingkat keparahan penyakit ini juga dapat dilihat dari manifestasi klinis yang muncul pada pasien. Salah satu manifestasi yang sering menjadi keluhan pasien LES adalah manifestasi konstitusional berupa kelelahan. Penelitian ini bertujuan untuk melihat apakah terdapat hubungan tingkat keparahan penyakit dengan kelelahan pada pasien LES di RSUDZA Banda Aceh. Desain penelitian menggunakan cross sectional dengan metode consecutive sampling. Hasil penelitian mendapatkan dari 43 orang subjek penelitian 17 orang (39,5%) memiliki tingkat keparahan penyakit berat, 15 orang (34,9%) memiliki tingkat keparahan penyakit sedang, dan 11 orang (25,6%) memiliki tingkat keparahan penyakit ringan. Berdasarkan manifestasi kelelahan didapatkan 35 orang (81,4%) lelah dan 8 orang (18,6%) tidak lelah. Hasil analisis dengan menggunakan uji Mann Whitney diperoleh terdapat hubungan tingkat keparahan penyakit dengan kelelahan pada pasien LES (p value = 0,046). Kata kunci: Lupus Eritematosus Sistemik, Tingkat Keparahan Penyakit, Kelelahan ABSTRACT Systemic Lupus Erythematosus (SLE) is an autoimmune rheumatic disease characterized by widespread inflammation which affect every organ or body system. More organ that involved can indicate more severe disease severity of SLE. The severity of these disease can also be seen from the clinical manifestation that occur in patients. One of the most complained by patients is constitutional manifestation that is fatigue. The research is aim to analyze correlation between disease severity with fatigue in SLE patients at RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh. Research design is cross sectional and taken by conseccutive sampling method. Based on the result of research from 43 subjects there are 17 people (39,5%) had severe disease severity, 15 people (34,9%) had moderate disease severity,and 11 people (25,6%) had mild disease severerity. Based on manifestation of fatigue there are 35 people (81,4%) tired and 8 people (18,6%) not tired. The result of analysis using Mann Whitney test there was correlation between disease severity with fatigue in SLE patients (p value is 0,046). Keyword: Systemic Lupus Erythematosus, Disease Activity, Fatigue

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

HUBUNGAN KADAR ANTIBODI ANTI DOUBLESTRANDED DEOXYRIBONUCLEIC ACID (DSDNA)DENGAN DERAJAT KEPARAHAN PADA PASIEN LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK (dr. Heriani, 2017)

HUBUNGAN SYMPTOM DEPRESI PADA PASIEN DENGAN PENYAKIT LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK DI BAGIAN ILMU PENYAKIT DALAM RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Rahmat Zuaidi, 2015)

GAMBARAN TERAPI IMUNOSUPRESAN TERHADAP AKTIVITAS PENYAKIT LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK DI RUMAH SAKIT UMUM DR.ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Tsamara Yumna, 2015)

STUDI KOMPARATIF PEMENUHAN SPIRITUAL PASIEN DI RUANG RAWAT INAP PENYAKIT DALAM PRIA DAN WANITA RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (RIZATUL HUSNA, 2015)

HUBUNGAN DUKUNGAN KELUARGA TERHADAP KUALITAS HIDUP PASIEN LUPUS ERITEMATOSUS SISTEMIK (LES) (Syarifah Rahma Rizky, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.