//

ANALISIS SEMIOTIKA FOTO PEREMPUAN DALAM MEDIA CETAK HARIAN SERAMBI INDONESIA (EDISI JANUARI SAMPAI FEBRUARI 2015)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang M. Ikram Maulanda Anhar - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Harian Serambi Indonesia mulai terbit sejak 9 Februari 1989, merupakan media favorit masyarakat Aceh dengan oplah sampai 35.000 copy dan sangat populer diberbagai kalangan. Dalam menjalankan tugasnya sebagai penyampai informasi yang aktual dan faktual, Harian Serambi Indonesia sering menampilkan foto perempuan sebagai pelengkap beritanya. Permasalahannya adalah apakah makna denotatif, konotatif dan mitos yang terkandung dalam foto perempuan yang dimuat media cetak Harian Serambi Indonesia? Pendekatan penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Penelitian ini menggunakan analisis semiotika Roland Barthes yang mengacu terhadap dua tanda (konotasi dan denotasi) untuk memahami makna yang terkandung didalam foto-foto perempuan yang dimuat oleh Serambi sebagai pelengkap beritanya (edisi Januari sampai Februari 2015). Sampel yang digunakan selama periode penelitian berjumlah sepuluh foto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makna denotasi yang muncul pada foto-foto perempuan yang terbit dalam media cetak Harian Serambi Indonesia (edisi Januari sampai dengan Februari 2015) memperlihatkan kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh perempuan dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari. Sedangkan, makna konotasi yang muncul pada foto-foto perempuan yang terbit dalam media cetak Harian Serambi Indonesia (edisi Januari sampai dengan Februari 2015) dominan bersifat persuasif terhadap pembaca untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif, seperti: travelling, giat belajar, bertani, donor darah, hingga menjadi aktivis bahkan polisi. Selain itu, Harian Serambi Indonesia acapkali menggunakan foto perempuan sebagai pelengkap untuk menarik perhatian pembaca. Hal ini ditemui pada foto perempuan dari data yang peneliti ambil, pada foto berita ke-1 “Pengunjung di Taman Wisata Gua Jepang”, citra pergaulan dilihat secara kasat mata dari gaya berpakaian yang dikenakan oleh pengunjung perempuan. Pada foto 4, 6, 7, dan 9, Harian Serambi Indonesia dominan menampilkan citra pigura, yang harusnya kurang beralasan atau diluar konteks, mengapa memilih foto perempuan dibanding laki-laki. Disarankan bagi pewarta foto Harian Serambi Indonesia, untuk meningkatkan kualitas pengambilan foto berita dari segi makna denotasi, konotosi dan mitos, serta cermat dalam memilih dan memilah citra perempuan yang akan muncul dari foto jurnalistik yang akan ditampilkan. Masyarakat sebagai pembaca berita Harian Serambi Indonesia harus kritis sehingga tidak terbawa oleh ideologi media tersebut. Kata Kunci: Analisis Semiotika Roland Barthes, Foto Jurnalistik, Perempuan, Harian Serambi Indonesia.   ABSTRACT Serambi Indonesia started to rise since February 9, 1989, the people of Aceh favorite media with a circulation of up to 35,000 copies and is very popular in many circles. In carrying out his duties as a transmitter of information that is actual and factual, Daily foyer Indonesia often featured images of women as complementary news. The issue is whether denotative, connotative and myths contained in the photograph women contained Daily print media foyer Indonesia? The research approach used descriptive qualitative approach. This study uses a semiotic analysis of Roland Barthes refers to the two signs (connotation and denotation) to understand the meaning contained in photographs of women contained by foyer as a complement to the story (issue of January to February 2015). The sample used in the study period of ten photos. The results showed that the denotation of meaning that appear in the photographs of women that appeared in the print media foyer Daily Indonesia (edition of January to February 2015) shows the activities carried out by women in carrying out their daily activities. Meanwhile, connotations that appear in the photographs of women that appeared in the print media Daily foyer Indonesia (edition of January to February 2015) the dominant persuasive to the reader to perform activities that are positive, such as: travel, study hard, farming, donor blood, to become activists and even the police. In addition, Daily foyer Indonesia often use the image of women as complementary to attract the reader's attention. It was discovered in images of women from the data that researchers take, on a news photo to-1 "Visitor Park cave tour of Japan", the image of the association seen by naked eye from the style of dress worn by a female visitor. In photo 4, 6, 7, and 9, Harian Indonesia foyer dominant display the image frame, which should have less unreasonable or out of context, why choose images of women than men. Suggested for daily photo journalist Porch Indonesia, to improve the quality of image capture news in terms of the meaning of denotation, konotosi and myths, as well as careful in selecting and sorting the image of women that will emerge from photojournalism to be displayed. Society as a newsreader Daily foyer critical that Indonesia should not be carried away by the media ideology. Keywords: Semiotics Analysis of Roland Barthes, Photo Journalism, Women, Daily foyer Indonesia.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERSEPSI KOMUNITAS ACEH FOTOGRAFER NET TERHADAP FOTO JURNALISTIK PADA HARIAN SERAMBI INDONESIA (reza pahlevi, 2013)

ANALISIS SEMIOTIKA FOTO JURNALISTIK RUBRIK MENATAP ACEH PADA KORAN HARIAN SERAMBI INDONESIA (Agus Setyadi, 2017)

PELANGGARAN PEDOMAN PERIKLANAN OBAT TRADISIONAL MENTERI KESEHATAN OLEH MEDIA CETAK DI ACEH (STUDI KASUS MEDIA CETAK HARIAN SERAMBI INDONESIA) (Astia Ulfa, 2017)

ANALISIS SEMIOTIKA FOTO JURNALISTIK MENGENAI BANJIR ACEH (STUDI FOTO JURNALISTIK DI MEDIA ONLINE ACEHKITA EDISI 1 NOVEMBER SAMPAI 25 NOVEMBER 2014) (KHAIRUL MUBARAQ, 2016)

REPRESENTASI NILAI-NILAI JURNALISME PERANG PADA HARIAN THE NEW YORK TIMES (ANALISIS SEMIOTIKA FOTO OMRAN DAQNEESH EDISI 18 AGUSTUS 2016) (Yayan Pria Nanda, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy