Search :

Advance


DESAIN TUGAL SEMI MEKANIS (TSM) UNTUK PENANAM JAGUNG

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Muhammad Iskandar - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

Alat tanam merupakan suatu alat yang digunakan untuk menempatkan benih tanaman yaitu biji-bijian, bibit, batang atau sebagian tubuh tanaman lain diatas atau dibawah permukaan tanah. Penanaman biji-bijian dengan menggunakan alat tanam betujuan untuk mempersingkat waktu tanam, menghemat waktu kerja, menghemat benih, mendapatkan pla tanam dan distribusi benih yang seragam. Tugal yang didesain memiliki fungsi untuk mempercepat proses penanaman pada lahan jagung dan mempermudah serta tidak memakan waktu yang lama dengan tenaga yang digunakan ralatif singkat. Tugal ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan perkebunan yaitu keterbatasan waktu dan tenaga yang selama ini menjadi hambatan dalam budidaya jagung. Cara kerja tugal penanam jagung semi mekanis menggunakan pegas pada saat mata tugal masuk ke dalam tanah. Pengatur pengeluaran benih tertekan keatas oleh permukaan tanah. Kemudian mendorong tangkai pegas, sehingga lubang benih terbuka dan benih pun terjatuh ke bawah yang dibuat oleh mata tugal. Selanjutnya pada saat tugal diangkat dari permukaan tanah, tugal kembali pada posisi semula karena kerja dari pegas. Pengujian kapasitas kerja tugal semi mekanis ditentukan dengan kecepatan penanaman. Pada pengujian ini untuk jarak benih perbaris menggunakan jarak yang umum digunakan yaitu 50 cm. Pengambilan data kecepatan kerja alat dilakukan sebanyak 3 kali pengulangan pada jarak 17 meter. Dengan asumsi sepanjang 17 meter bila jarak antar benih tiap baris 50 cm maka sebanyak 36 lubang tanam. Dari hasil perhitungan kapasitas kerja tugal penanam ini yaitu 0,02 ha/jam. Hasil kedalaman tanam pada pengulangan ke 1 kedalaman tanam benih rata-rata jatuh pada lubang tanam adalah 4,08 cm. Pada pengulangan ke 2 kedalaman tanam benih rata-rata jatuh pada lubang tanam adalah 3,94 cm. Sedangkan pada pengulangan ke 3 kedalaman tanam benih rata-rata jatuh pada lubang tanam adalah 4,05 cm.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERANCANGAN ALAT PEMIPIH SEMI MEKANIS UNTUK BIJI MELINJO (Agus Rizal Fiki, 2017)

ANALISIS PENGEMPA BRIKET SEMI MEKANIS TIPE KEMPA ULIR TERHADAP BEBAN KERJA FISIK OPERATOR (Muhammad Jamal, 2014)

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP PENANAM MODAL (INVESTOR) DI KOTA LHOKSEUMAWE (muhammad iqbal, 2014)

MODEL PENDUGAAN UMUR SIMPAN JAGUNG MANIS SEGAR (ZEA MAYS SACCHARATA) PADA SUHU ATMOSFER DAN SUHU RENDAH (Mega Apriesti Puri, 2013)

ANALISIS PENDAPATAN DAN PEMASARAN USAHA TANI JAGUNG MANIS HIBRIDA PADA KELOMPOK TANI TGK BAK ASAN DI DESA LAMBADA PEUKAN KECAMATAN DARUSSALAM KABUPATEN ACEH BESAR (Sri Mulyani, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.