Search :

Advance


PERKEMBANGAN SOSIAL DAN KEPRIBADIAN PADA ANAK TUNARUNGU (STUDI PENELITIAN DI SDLB KEBAYAKAN TAKENGON, ACEH TENGAH)

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Mila Sari - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

ABSTRAK PERKEMBANGAN SOSIAL DAN KEPRIBADIAN PADA ANAK TUNARUNGU (Studi penelitian di SDLB Kebayakan Takengon, Aceh Tengah) Pendengaran memegang peran penting dalam perkembangan bahasa, terlebih dalam perkembangan berbahasa lisan. Anak tunarungu harus mendapatkan perhatian yang serius dalam hal perkembangan sosial dan kepribadian. Upaya orang tua, guru dan masyarakat dalam memotivasi anak tunarungu harus dipertingkatkan lagi, agar anak tunarungu tersebut dapat berkembang dengan baik. Tujuan penelitian ini pertama untuk mengetahui perkembangan sosial anak tunarungu di SDLB Kebayakan Takengon, Aceh Tengah. Keduan untuk mengetahui perkembangan kepribadian anak tunarungu di SDLB Kebayakan Takengon, Aceh Tengah. Penelitian ini menggunakan teori hierarki kebutuhan yang dicetuskan oleh Abraham Maslow. Jenis penelitian yang digunakan pendekatan kualitatif dimana yang menjadi informan adalah anak tunarungu, guru dan masyarakat yang ada di SDLB Kebayakan Takengon, Aceh Tengah. Hasil penemuan dari penelitian ini yaitu: Pertama. Perkembangan sosial anak tunarungu sudah sangat baik. Hal ini memiliki dampak positif terhadap peningkatan hasil belajar pada proses pembelajaran. Anak tunarungu mampu menangkap apa yang guru atau temannya ajarkan padanya, hal ini menjadikan anak tunarungu menjadi terlihat cerdas di lingkungan sekolah tersebut. Kedua Perkembangan kepribadian anak tunarungu dapat dilihat dari segi sikap dan sifat pada seseorang yang menentukan cara anak tunarungu menyesuaikan diri. Perkembangan kepribadian anak tunarungu juga sudah baik. Mereka mampu menyesuaikan diri dengan teman sebaya dan dapat berkomunikasi dengan baik dengan siapapun yang ada di lingkungannya Saran Kepada pihak guru agar membuat suatu kelas khusus untuk belajar bersama dengan yang bukan anak tunarunggu. Hal ini guna agar anak tunarungu dan anak-anak yang lainnya dapat belajar bersama saling ajar mengajarkan. Dan kepada anak tunarungu agar lebih giat lagi belajarnya. Bukan hanya didalam kelas tetapi juga diluar kelas, baik dengan temam sesama tunarungu maupun dengan yang bukan tunarungu. Hal ini dapat memicu otak anak agar mendapatkan pembelajaran lebih banyak lagi Kata Kunci: Perkembangan sosial, Kepribadian, Tunarungu ABSTRACT SOCIAL DEVELOPMENT AND PERSONALITY DEAF CHILDREN (Research studies in SDLB Kebayakan Takengon, Aceh Tengah) Hearing plays an important role in language development, especially in the development of spoken language. A deaf child must obtain a serious concern in terms of social and personality perkembagan.The efforts of parents, teachers and community to motivate children with hearing impairment should be enhanced further, so that a deaf child can thrive. The first aim of this study to determine the social development of children with hearing impairment in SDLB Kebayakan Takengon, Aceh Tengah. To these two to know the personality development of children with hearing impairment in SDLB Kebayakan Takengon, Aceh Tengah. This study uses a hierarchy of needs theory coined by Abraham Maslow. This type of research used a qualitative approach in which the informant is hearing impaired children, teachers and communities in SDLB Kebayakan Takengon, Aceh Tengah The findings of this study are: First. Social development of children with hearing impairment has been very good. This has a positive impact on the improvement of learning outcomes in the learning process. A deaf child is able to grasp what the teacher or a friend taught him, it makes intelligent deaf children become visible in the school environment. Both the personality development of children with hearing impairment can be seen in terms of the attitude and the nature of the person who determines how deaf children adjust. The personality development of children with hearing impairment has also been good. They are able to adjust themselves with peers and can communicate well with anyone in the environment Suggestions To the teachers in order to create a special class to learn together with children who are not deaf. This is in order so that a deaf child and other children can learn with each other teach teaching. And the deaf children to be more active learning. Not only in the classroom but also outside the classroom, both the deaf and the temam fellow who is not deaf. This can lead to a child's brain in order to get more learning Keywords: Social development, personality, Deaf

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

BIMBINGAN ORANG TUA TERHADAP PENYESUAIAN SOSIAL RNANAK TUNARUNGU RN(SUATU PENELITIAN DI SDLB NEGERI KEBAYAKAN KABUPATEN ACEH TENGAH) (Nuzlita Ramasepa, 2014)

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PENGASUHAN ORANGTUA DALAM PEMBERIAN STIMULASI PERKEMBANGAN SOSIAL PADA ANAK USIA TODDLER DI PAUD KECAMATAN KUTA ALAM BANDA ACEH TAHUN 2014 (Fazillah Apriana, 2014)

PERSEPSI SISWA TERHADAP NARKOBA DAN KAITANNYARNDENGAN KECENDERUNGAN PENYALAHGUNAAN NARKOBARN(STUDI KORELASIONAL PADA SISWA-SISWA DI SMP NEGERI 9 DAN SMP NEGERI 20RNTAKENGON ACEH TENGAH) (jaharani alasta, 2014)

FUNGSI DAN PROSES PEMBUATAN KERAJINAN KENDI GAYO DI DESA JONGOK MELUEM KECAMATAN KEBAYAKAN KABUPATEN ACEH TENGAH (Yulya Gusri, 2014)

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN EKSTRAKURIKULER KETERAMPILAN TANGAN MEMBUAT BUNGA PLASTIK PADA ANAK TUNARUNGU DI SLB YAYASAN BUKESRA BANDA ACEH (Olivia Fonna, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.