Search :

Advance


ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN PADA RUAS JALAN TENGKU ABU LAM U KOTA BANDA ACEH

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Muhammad Qausar - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Jalan Tengku Abu Lam U merupakan jalan kolektor sekunder yang memiliki lebar efektif ± 8 m dengan tipe jalan dua lajur satu arah (2/1 UD) tak terbagi yang terletak di pusat Kota Banda Aceh dengan kecepatan rencana 40 km/jam. Pada jalan ini sering terjadi kemacetan yang diakibatkan oleh parkir kendaraan pada badan jalan oleh pegawai perkantoran dan pengunjung Taman Sari. Kemacetan ini akan mengakibatkan peningkatan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) yang tinggi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis selisih BOK mobil penumpang dan sepeda motor pada kondisi jam puncak pagi (07.00 – 09.00), jam puncak sore (16.00 – 19.00) dan dengan kondisi bukan jam puncak (09.00 – 16.00). Metode yang digunakan untuk menghitung BOK mobil penumpang adalah metode PT. LAPI (Lembaga Afiliasi Penelitian Indonesia) ITB dan untuk menghitung BOK sepeda motor digunakan model hasil studi yang pernah dilakukan oleh DLLAJ Provinsi Bali-Konsultan PTS (1999). Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer yang digunakan diperoleh dari pengamatan langsung di lapangan, seperti kondisi geometrik jalan, volume lalu lintas, waktu tempuh, hambatan samping dan unit-unit biaya. Untuk data sekunder diperoleh dari instansi-instansi terkait berupa peta Kota Banda Aceh dan peta lokasi pengamatan jalan. Setelah data volume lalu lintas dan kecepatan perjalanan rata-rata diolah, maka diperoleh nilai BOK pada kondisi jam puncak dan pada kondisi bukan jam puncak pada ruas Jalan Tengku Abu Lam U (simpang Geunta Plaza – simpang Taman Sari) Kota Banda Aceh. Kecepatan yang didapat dilapangan lebih kecil dari pada kecepatan yang direncanakan, untuk didapat 36,57 km/jam dan sepeda motor 37,10 km/jam. Total BOK per tahun untuk kondisi jam puncak adalah sebesar Rp 20.205.099.729/tahun dan BOK per tahun pada kondisi bukan jam puncak adalah sebesar Rp 18.689.656.890/tahun. Selisih BOK antara kondisi jam puncak dengan kondisi bukan jam puncak adalah sebesar Rp 1.515.442.839/tahun. Kata kunci : Biaya operasional kendaraan, Kemacetan , Metode PT. LAPI ITB

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN PADA RUAS JALAN TENGKU ABU LAM U KOTA BANDA ACEH (Muhammad Qausar, 2017)

EVALUASI KEBUTUHAN, MANFAAT DAN KELAYAKAN ‎EKONOMI PEMBANGUNAN JALAN ALTERNATIF DI KOTA IDI ACEH TIMUR (Zubir, 2016)

ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DAN BIAYA WAKTU PADA JALAN ALTERNATIF MENDALE – SIMPANG KRAFT KABUPATEN ACEH TENGAH (Eka Satrya Putra, 2014)

ANALISA BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN MOBIL PENUMPANG PADA RUAS JALAN MOHAMMAD JAM BANDA ACEH (Shilman Alvarisyi Maijovsa, 2016)

ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN MOBIL PENUMPANG PADA RUAS JALAN SYIAH KUALA BANDA ACEH (Sidratul Muntahar, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.