Search :

Advance


KARAKTERISTIK HABITAT BERSARANG (NESTING SITE) BUAYA MUARA (CROCODYLUS POROSUS) DI MUARA SINGKIL DESA KILANGAN KECAMATAN SINGKIL KABUPATEN ACEH SINGKIL

Baca Online BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Hafidz Fadilloh - Personal Name
Subyek
Bahasa
Fakultas
Tahun Terbit

Abstrak/Catatan

Buaya Muara merupakan salah satu predator yang hidup di Muara Singkil. Beberapa tahun terakhir populasi Buaya Muara di Muara Singkil mengalami peningkatan. Peningkatan populasi buaya berkaitan erat dengan ketersediaan lokasi bersarang Minimnya informasi mengenai sarang buaya telah menelan korban jiwa akibat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik habitat bersarang (nesting site) dan preferensi habitat Buaya Muara di Muara Singkil. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif dalan bentuk penelitian lapangan (observasi). Data penelitian ini berupa data biotik dan abiotik yang memiliki pengaruh terhadap keberadaan sarang buaya. Data tersebut hanya diambil pada tiap-tiap sarang yang ditemukan. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik Purposive Sampling. Sarang yang diamati berjumlah 10 sarang tidak aktif untuk diambil datanya. Data yang diambil berupa jarak sarang ke air, kondisi tanah, penutupan tajuk, suhu, kelembaban, lokasi sarang, kemiringan sarang, bentuk sarang, diameter sarang, komposisi sarang, ketersediaan makanan dan keberadaan predator di sekitar sarang. Hasil penelitian diperoleh karakteristik habitat bersarang buaya muara memiliki variasi range pada tiap faktor habitat yang diamati. Preferensi jarak sarang ke air adalah 0-10 m, kondisi tanah dengan suhu 29-310C dan pH 6,2-6,4, penutupan tajuk 61-80%, suhu udara 350C, kelembaban udara 31-35%, kemiringan sarang 71-900, sarang bulat memanjang di dalam semak, diameter 151-200 cm. Simpulan penelitian ini adalah karakteristik habitat jarak sarang ke air yang tidak terlalu jauh, suhu tanah yang optimal untuk pengeraman telur, pH tanah yang normal, penutupan tajuk rapat, suhu udara stabil bagi perkembangan telur, kelembaban udara sesuai untuk pengeraman telur, kemiringan sarang yang tinggi untuk mencegah sarang terendam dari air, dan diameter sarang yang cukup besar untuk menyimpan telu. Preferensi sarang yang disukai Buaya Muara yaitu jarak sarang ke air 0-10 m, suhu tanah 29-310C, pH tanah 6,1-6,4, kanopi 61-80%, suhu udara 350C, kelembaban udara 31-35%, dan kemiringan 71-900, diameter sarang 151-200, dan bentuk sarang berupa gundukan di dalam semak.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

HUBUNGAN LEBAR KARAPAS DAN BERAT KEPITING BAKAU (SCYLLA SP.) SERTA FAKTOR KONDISI DI PERAIRAN ACEH SINGKIL (Kasril, 2017)

MEMBANGUN WEBSITE MTQ KE XXXIII KABUPATEN ACEH SINGKIL MENGGUNAKAN CONTENT MANAGEMENT SYSTEM (CMS) JOOMLA 3.4 (Fuad Aminurrazi, 2016)

ANALISIS KELAYAKAN FINANSIAL USAHA PENANGKAPAN IKAN DENGAN JARING INSANG (GILL NET) DI KECAMATAN SINGKIL, KABUPATEN ACEH SINGKIL (Yuli Yarni, 2017)

TARI PULO PINANG PADA UPACARA ADAT PERNIKAHAN DI PESISIR BARAT KECAMATAN SINGKIL KABUPATEN ACEH SINGKIL (Riska Safrida Nanda Sari, 2017)

ANALISIS IDIOM BAHASA SINGKIL (Hamidah, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.