//

STRUKTUR POPULASI DAN STRATIFIKASI HABITAT MONYET EKOR PANJANG (MACACA FASCICULARIS) DI HUTAN LINDUNG KAWASAN IBOIH KOTA SABANG

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Frida Fadwa - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Fadwa, Frida. 2016. Struktur Populasi dan Stratifikasi Habitat Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Hutan Lindung Kawasan Iboih Kota Sabang. Skripsi, Jurusan Pendidikan Biologi, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Dr.Abdullah, M.Si., (2) Prof. Dr M. Ali S, M.Si. Kata kunci: struktur populasi, stratifikasi habitat, hutan lindung, Sabang. Monyet ekor panjang (M. fascicularis) merupakan jenis primata yang memiliki kemampuan adaptasi yang tinggi untuk bertahan hidup pada berbagai tipe habitat yang berbeda. Tujuan penelitian ini adalah untuk (1) mendeskripsikan struktur populasi M. fascicularis, (2) mendeskripsikan stratifikasi habitat yang digunakan M. fascicularis dan (3) Mendeskripsikan aktivitas harian populasi M. fascicularis yang ada di kawasan hutan lindung Iboih Kota Sabang. Jenis penelitian adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penelitian dilakukan di hutan lindung Iboih Kecamatan Sukakarya Kota Sabang, pada bulan JuniNovember 2016. Pengumpulan data pengamatan untuk mengetahui struktur populasi dan ukuran kelompok M. fascicularis menggunakan metode concentration count dan untuk mengamati aktivitas harian M. fascicularis digunakan teknik scan sampling. Hasil penelitian adalah (1) struktur populasi M. fascicularis pada lokasi 1 berkisar antara 11-21 individu, pada lokasi 2 dengan jumlah tertinggi berkisar antara 2025 individu, dan lokasi 3 berkisar antara 10-15 individu. (2) stratifikasi habitat yang digunakan oleh M. fascicularis, lebih dominan melakukan aktivitas berpindah dengan persentase sebesar 37,05% pada stratum E (0 meter). Sedangkan aktivitas reproduksi lebih banyak dilakukan pada ketinggian 1-5 meter (stratum D) dengan persentase 1,40%. (3) perilaku yang paling sering dilakukan oleh kelompok M. fascicularis adalah perilaku berpindah tempat yaitu sekitar 39,50%, menunggu 29,49%, istirahat 15,40%, makan 10,50%, bersuara 3,81%, berkelahi 0,90%, dan aktivitas yang paling jarang dilakukan adalah perilaku reproduksi yang memiliki persentase hanya 0,40%. Simpulan dari penelitian ini adalah (1) struktur populasi M. fascicularis yang ada di hutan lindung Iboih Kota Sabang membentuk piramida terbalik, karena individu dewasa lebih dominan jika dibandingkan dengan individu muda dan anakan. (2) stratifikasi habitat M. fascicularis hanya menggunakan 3 strata, yaitu stratum E, stratum D dan stratum C. (3) aktivitas harian yang dilakukan M. fascicularis adalah aktivitas berpindah tempat, menunggu, istirahat, makan, bersuara, berkelahi dan perilaku reproduksi.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PEMANFAATAN HABITAT OLEH MONYET EKOR PANJANG (MACACA FASCICULARIS) DI KAWASAN PROGRAM REHABILITASI HUTAN MANGROVE GAMPONG PANDE KECAMATAN KUTA RAJA KOTA BANDA ACEH (Dika Faulizar, 2016)

DESKRIPSI AKTIVITAS HARIAN MONYET EKOR PANJANG (MACACA FASCICULARIS) DI KAWASAN SEUNAPIT SEULAWAH KABUPATEN ACEH BESAR (Putri Desriana, 2015)

KARAKTERISTIK TUMBUHAN PAKAN MONYET EKOR PANJANG (MACACA FASCICULARIS) DI DESA RITING KAWASAN HUTAN KRUENG JREU, KABUPATEN ACEH BESAR (YASMANIJAR, 2016)

STUDI PRILAKU MAKAN MONYET EKOR PANJANG (MACACAFASCICULARIS) DI DAERAH TAMAN WISATA PULAU WEH SABANG (Maryori Firdaus, 2014)

POTENSI KAWASAN IBOIH SABANG SEBAGAI AREA PENGAMATAN BURUNG (BIRDWATCHING AREA (Nurul Wasilah, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy