//

STUDI BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) DAN NILAI WAKTU PERJALANAN RUAS JALAN SIMPANG WER LAH – SIMPANG LANCANG KABUPATEN BENER MERIAH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Mudji Burrahman - Personal Name
SubjectROADS - ENGINEERING
TRAFFIC FLOW (ROAD)
Bahasa Indonesia
Fakultas Program Studi Magister Teknik Sipil Unsyiah
Tahun Terbit 2016

Abstrak/Catatan

STUDI BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) DAN NILAI WAKTU PERJALANAN PADA RUAS JALAN SIMPANG WER LAH – SIMPANG LANCANG KABUPATEN BENER MERIAH Oleh: Mudji Burrahman NIM. 1309200060110 Komisi Pembimbing : 1. Dr. Ir. Sofyan M. Saleh, M.Sc.Eng 2. Dr. Ir. M.Isya, MT ABSTRAK Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan sarana transportasi darat, dapat meningkatkan volume lalu lintas, kemacetan, serta dapat meningkatnya angka kecelakaan lalu lintas. Hal ini terjadi bukan hanya pada ruas-ruas jalan di perkotaan saja, tetapi juga pada jalan luar kota yang berada di perbukitan atau di pergunungan. Ruas jalan Tajuk Enang-Enang - Simpang Lancang Kabupaten Bener Meriah dengan panjang 9,1 km didominasi oleh tanjakan, tikungan dan turunan. Membutuhkan waktu tempuh yang lama dan konsumsi BBM yang besar ketika melintasi ruas jalan ini. Untuk meminimalisir permasalahan tersebut, maka perlu dibangun jalan alternatif baru. Jalan alternatif tersebut dimulai dari Simpang Wer Lah – Simpang Lancang dengan panjang jalan 8,3 km dan telah dibangun oleh Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) tahun 2008 sepanjang 5 km, sedangkan sisanya masih perkerasan berbutir. Penelitian ini untuk evaluasi manfaat berdasarkan consumer surplus dan kelayakan ekonomi yang ditinjau berdasarkan Net Present Value (NPV), Benefit Cost Ratio (BCR) dan Ekonomic Internal Rate Return (EIRR) dengan discount rate 10%, 12% dan 15%. Diasumsikan peralihan lalu lintas dari jalan eksisting ke jalan alternatif sebesar 40% pada tahun pertama jalan dibuka, asumsi peralihan sebagai bentuk perpindahan lalu lintas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat selisih nilai BOK dari kedua ruas jalan tersebut sebesar Rp. 687/km untuk mobil penumpang, Rp. 2.428/km untuk bus, dan truk sebesar Rp. 1.962/km. Selisih nilai waktu mobil penumpang sebesar Rp. 8.256/jam, Bus sebesar Rp. 54.359/jam, truk sebesar Rp. 5.805/jam. Berdasarkan evaluasi ekonomi pembangunan jalan pada tahun ke 14 atau tahun 22 (2030) sejak jalan dibuka sudah memenuhi standar kelayakan ekonomi dengan discount rate 10% diperoleh nilai BCR 2,02, NPV Rp. 52.391.076.702,-. Pada discount rate 12% diperoleh nilai BCR 1,55, NPV Rp. 27.557.016.970,- dan pada discount rate 15% diperoleh nilai BCR 1,05, NPV Rp. 2.569.578.248,-. EIRR diperoleh pada discount rate 15,41% (NPV = 0). Kata Kunci : Jalan Alternatif, Consumer Surplus, Kelayakan Ekonomi, NPV vi

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

STUDI PENGGUNAAN JALAN ALTERNATIF TERHADAP BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (STUDI KASUS PADA JL. BERINGIN DAN JALAN ANGSA MENUJU JL. DR. MR. M. HASAN BATOH KOTA BANDA ACEH) (Haris Munandar, 2014)

PENAKSIRAN NILAI WAKTU PERJALANAN UNTUK KENDARAAN PRIBADI(STUDI KASUS JALAN TEUKU UMAR BANDA ACEH) (Nazariani, 2015)

ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DAN BIAYA WAKTU PADA JALAN ALTERNATIF MENDALE – SIMPANG KRAFT KABUPATEN ACEH TENGAH (Eka Satrya Putra, 2014)

ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) DAN NILAI WAKTU PERJALANAN DI RUAS JALAN SIMPANG LAMREUNG – DARUSSALAM (FARHAN ANWAR FUADI, 2014)

ANALISA KINERJA DAN BIAYA TUNDAAN SIMPANG BERSINYAL JAMBO TAPE KOTA BANDA ACEH (Yenni Afriliya, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy