//

NILAI SIMBOLIS PADA RAGAM HIAS PELAMINAN TRADISIONAL ACEH BESAR

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Nazirah - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Nazirah. 2016. Nilai Simbolis Pada Ragam Hias Pelaminan Tradisional Aceh Besar. Skripsi, Jurusan Pendidikan Kesejahteraan Keluarga, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Syiah Kuala. Pembimbing: (1) Dra. Mukhirah, M.Pd, (2) Novita S.Pd. MA. Kata Kunci: Nilai Simbolis, Ragam Hias, Pelaminan Tradisional, Aceh Besar Penelitian yang berjudul “Nilai Simbolis Pada Ragam Hias Pelaminan Tradisional Aceh Besar” bertujuan untuk (1) mengidentifikasi jenis ragam hias pada pelaminan tradisional Aceh Besar dan (2) mengetahui nilai simbolis yang terkandung pada ragam hias pelaminan tradisional Aceh Besar. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang bersifat naturalistic, subjek penelitian sebanyak 4 orang. Responden yang terdiri atas 1 orang tokoh adat Aceh yang ada pada Disbudpar Aceh Besar, 1 orang tokoh adat yang ada pada Museum Aceh serta 2 orang pemilik usaha jasa penyewaan pelaminan Aceh yang memiliki pengetahuan dibidang pelaminan Aceh Besar. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan pedoman wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ragam hias pada pelaminan tradisional Aceh Besar telah banyak dikombinasikan dengan ragam hias dari daerah Aceh lainnya. Ragam hias motif khas Aceh Besar yang sering dijumpai pada pelaminan tradisional Aceh Besar yaitu seperti motif bungong kupula, pucok reubong, awan meucanek dan bungong meulu. Berdasarkan hasil penelitian ragam hias yang ada pada pelaminan tradisional Aceh Besar mengandung makna kesuburan, kekayaan alam dan ketentraman didaerah mereka. Pelaminan dan kamar pengantin dihias seindah mungkin dengan sulaman-sulaman kasab bermotif tumbuh-tumbuhan dan alam menjadikan ruangan pengantin seolah-olah surga di atas bumi, seperti halnya taman-taman gaya Mogul di India. Adapun kesimpulan dalam penelitian ini yaitu ragam hias motif yang ada pada pelaminan tradisonal Aceh Besar selalu dikombinasikan dengan motif ragam hias dari daerah Aceh lainnya. Ragam hias motif Aceh Besar yang sering dijumpai pada pelaminan tradisional Aceh Besar ialah ragam hias motif yang berbentuk suluran (tumbuh-tumbuhan). Selain itu motif-motif khas Aceh Besar selalu terinspirasi dari flora atau tumbuh-tumbuhan. Hal ini berkaitan dengan kepercayaan masyarakat terhadap agama islam yang melarang adanya motif-motif berbentuk manusia dan hewan dalam kehidupan sehari-hari.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

RAGAM HIAS DAN NILAI SIMBOLIS PADA PELAMINAN ADAT BENER MERIAH (Yulia Maulita Yr, 2018)

NILAI-NILAI SIMBOLIS PADA PELAMINAN TRADISIONAL DI KABUPATEN ACEH SELATAN (Susi Yanti, 2016)

RAGAM HIAS DAN NILAI SIMBOLIS PADA PAKAIAN PENGANTIN ADAT ACEH TENGAH (Supriana, 2018)

PERUBAHAN BENTUK PADA BUSANA TRADISIONAL ADAT PERKAWINAN ACEH BESAR (Siti Hawa, 2017)

PENGEMBANGAN RAGAM HIAS UKIRAN INAI PADA PENGANTIN WANITA ACEH (Magvirah Zuhra, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy