//

ANALISA ZONA KAWASAN RAWAN LONGSOR DI KABUPATEN ACEH BESAR MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Riza Wahyudi - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Bencana longsor adalah bencana alam yang sering terjadi dan mengakibatkan kerugian harta benda maupun korban jiwa. Selain itu, longsor juga dapat menimbulkan kerusakan sarana dan prasarana yang berdampak pada kondisi ekonomi dan sosial. Oleh karena itu, risiko bencana longsor harus diminimalkan. Salah satu caranya ialah dengan melakukan analisis bencana longsor berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan melakukan pemetaan zona kawasan rawan longsor di Kabupaten Aceh Besar. Metode yang digunakan adalah dengan cara melakukan overlay terhadap lima parameter zona kawasan rawan longsor. Kelima parameter tersebut adalah curah hujan, kemiringan lereng, ketinggian lahan, jenis tanah dan penggunaan lahan. overlay yang digunakan pada penelitian ini adalah weighted sum, yaitu overlay penjumlah skor dan bobot. Hasil dari overlay ini adalah nilai atau tingkat kerawanan longsor di Kabupaten Aceh Besar yang disajikan dalam bentuk peta. Tingkat kerawanan longsor di Kabupaten Aceh Besar pada penelitian ini dibagi atas tiga kelas, yaitu rendah, sedang dan tinggi. Masing-masing kelas tersebut memiliki luas secara berurutan yaitu 83.948,13 Ha (30,97%), 184.832,55 Ha (68,18%) dan 2.307,24 Ha (0,85%) Kata Kunci: Sistem Informasi Geografis (SIG), Zona Kawasan Rawan Longsor, Kabupaten Aceh Besar, weighted sum. ABSTRACT Landslide is natural disasters that often occurs and results in loss of property and life. Besides, landslides also damaging the facilities and infrastructure that has an impact on economic and social conditions. Therefore, the risk of landslides could be minimized. One of the method is by analyzing of landslides with Geographic Information System (GIS). This research purpose to analyze and mapping the landslide prone zones areas in Aceh Besar district. This method using overlay five parameters of landslide prone zones areas. The five parameters area rainfall, slope, the elevation of land, soil type and the land use. This research is using the Weighted Sum, which overlays the summing scores and weights. The result is the value or level of vulnerability of landslides in Aceh Besar district which presented in map form. Level of vulnerability of landslides in Aceh Besar district in this research was divided into three classes: low, medium and high. Each class has an area in a sequence such as 83.948,13 ha (30.97%), 184.832,55 Ha (68.18%) and 2.307,24 ha (0.85%). Keywords: Geographic Information System (GIS),Landslide Prone Zones Areas, Aceh Besar district, weighted sum.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PEMANFAATAN DATA PENGINDERAAN JAUH UNTUK PEMETAAN DAERAH RAWAN TANAH LONGSOR DI KABUPATEN KARO SUMATERA UTARA (Muliadi Sembiring, 2017)

PEMETAAN KAWASAN RAWAN BANJIR MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI DAERAH ALIRAN SUNGAI DELI PROVINSI SUMATERA UTARA (EFRIANSES F.H. SINAGA, 2016)

ANALISIS SPASIAL KAWASAN RAWAN LONGSOR DI PROVINSI ACEH DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) (Muhammad Maksum, 2016)

ANALISIS DAERAH RAWAN BENCANA LONGSOR MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (STUDI KASUS : JALAN NASIONAL RUAS KABUPATEN BENER MERIAH) (Ikram Khairun, 2016)

IDENTIFIKASI DAERAH RAWAN BENCANA LONGSOR DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DI KABUPATEN ACEH BARAT (Sri Widianalisa, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy