//

PENENTUAN SARANA PADA LAHAN KOSONG KAWASAN PERMUKIMAN DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) (STUDI KASUS : KECAMATAN BAITURRAHMAN KOTA BANDA ACEH)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Millati Avra - Personal Name

Abstrak/Catatan

Pertumbuhan populasi di Kecamatan Baiturrahman, Kota Banda Aceh yang kian meningkat setiap tahunnya akan berpengaruh pada penggunaan lahan. Penggunaan lahan yang tidak terencana akan menyebabkan terjadinya daerah permukiman yang tidak layak atau tidak sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan tujuan RTRW Kota Banda Aceh 2009-2029 sebagai kawasan pengembangan perumahan. Salah satu aspek yang mendukung suatu lingkungan permukiman yang layak adalah adanya fasilitas sosial yang terdiri dari sarana pendidikan, kesehatan, ruang terbuka, taman, lapangan olahraga serta perdagangan dan niaga. Oleh karena itu, pemanfaatan lahan kosong yang ada di desa perlu diarahkan untuk pembangunan sarana yang sesuai dengan kebutuhan desa dan karakteristik lahan. Dalam hal ini Sistem Informasi Geografis (SIG) dapat membantu menentukan pemanfaatan lahan kosong yang ada di desa tersebut untuk dibangun sarana sesuai kebutuhan di desa tersebut sesuai dengan karakteristik lahan yang ada dengan melakukan analisis buffer. Dalam penelitian ini digunakan empat paramater untuk menentukan sarana yang dapat dibangun pada lahan kosong, yaitu jumlah penduduk pendukung, luas lahan minimal, radius pencapaian dan lokasi penyelesaian. Berdasarkan hasil identifikasi kebutuhan sarana di setiap desa Kecamatan baiturrahman bahwa, sarana yang paling dibutuhkan adalah sarana ruang terbuka dengan jenis taman / tempat main di tengah kelompok tetangga. Namun, dari hasil analisis penelitian didapatkan hasil bahwa penentuan sarana pada lahan kosong pada urutan pertama adalah sarana pendidikan yaitu, TK dengan persentase 34%. Urutan kedua dan ketiga terdiri dari sarana perdagangan dan jasa yaitu, toko / warung sebesar 21% dan sarana ruang terbuka (taman dan lapangan olahraga) yaitu taman / tempat main (di tengah kelompok tetangga) sebesar 12% serta urutan terendah yaitu sarana pendidikan dengan jenis SD dengan persentase sebesar 2%. Kata kunci : lahan kosong, sarana sosial, buffer, SIG, SNI

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

APLIKASI ANALISIS DISKRIMINAN DALAM PERUNTUKAN LAHAN DI KOTA BANDA ACEH (DISESUAIKAN DENGAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH KOTA BANDA ACEH TAHUN 2009-2029) (Amirah Bahari, 2016)

ANALISIS KAWASAN PERHATIAN INVESTASI MENGGUNAKAN PENGINTEGRASIAN DATA GEOSPASIAL (STUDI KASUS KPI III LADONG) (Mathla`ul Anwar, 2018)

ANALISIS PENGGUNAAN LAHAN BERDASARKAN RENCANA TATA RUANG WILAYAH 2009-2029 PADA KAWASAN BENCANA TSUNAMI KOTA BANDA ACEH (Fenny Mandasari, 2017)

KAJIAN KETERSEDIAAN RUANG TERBUKA HIJAU KOTA BANDA ACEHRNMENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFISRN(STUDI KASUS KECAMATAN BAITURRAHMANRNDAN KECAMATAN KUTA ALAM) (BADREVI, 2015)

PROSEDUR PENGADAAN ASET TETAP PADA DINAS PERUMAHAN RAKYAT DAN KAWASAN PERMUKIMAN KOTA BANDA ACEH (EL RAZAK RIZKI HAKIM, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy