//

IDENTIFIKASI MATERIAL PEREKAT PADA TIGA BENTENG PURBA DI KAWASAN ACEH BESAR

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Nurul Fitri - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Penelitian ini betujuan untuk menganalisa kandungan material perekat yang digunakan pada tiga benteng purba di kawasan Aceh Besar, yaitu Benteng Indrapatra (BIP), Benteng Inong Balee (BIB), dan Benteng Kuta Lubok (BKL). Analisa dilakukan dengan menggunakan alat XRF dan XRD. Hasil uji XRF menunjukkan bahwa ketiga benteng memiliki kandungan senyawa yang sama, dengan persentase CaO (46,16% - 51.37%), SiO2 (2.56-6.68)%, MgO (1.01-2.16)%, Al2O3(0.73-1.18)%, dan Fe2O3(0.53-0.0.7)%. Senyawa-senyawa tersebut merupakan komposisi penyusun dari batu kapur jenis Kalsit. Hasil XRF diperkuat dengan hasil XRD yang menunjukkan bahwa benteng purba di kawasan Aceh Besar menggunakan material perekat dari batu kapur jenis Kalsit (CaCO3). Material perekat yang digunakan saat ini (semen) memiliki komposisi yang berbeda dengan material perekat yang digunakan pada benteng purba. Semen mengandung kandungan SiO2 yang lebih besar dari material perekat benteng dan adanya kandungan SO3. Analisis kekuatan benteng purba berdasarkan nilai ukuran kristal CaCO3 pada benteng menunjukkan hubungan yang linear, dimana BIP memiliki kekuatan yang lebih kuat dibandingkan BIB dan BKL. Hal ini dikarenakan ukuran kristal CaCO3 BIP (58.03 nm) lebih besar daripada BIB (57.95 nm) dan BKL (54.39 nm). Hubungan derajat kristalinitas terhadap kekuatan tidak diketahui korelasinya karena hasil perhitungan menujukkan nilai yang sama≈100%. Kata kunci: Benteng purba Aceh Besar, material perekat, X-Ray Flourescence, X-Ray Diffraction, batu kapur (CaCO3). ABSTRACT This study about material content of the adhesive in the three ancient forts in Aceh Besar has been done, which are Indrapatra (BIP), Inong Balee (BIB) and Kuta Lubok (BKL) fortress. This study analyzed the data by using XRF and XRD. The result of XRF shows that all of the fort have the same compound which is CaO, with percentage of 46.16% - 51.37%, SiO2 around (2.56-6.68)%, MgO around (1.01-2.16)%, Al2O3 around (0.73-1.18)%, and Fe2O3 around (0.53-0.0.7)%. The compounds are constituent of limestone composition of Calcite type. This result was supported by XRD testing which also shows that the ancient fort in Aceh Besar use the adhesive material of limestone that is Calcite (CaCO3). Adhesive material that is used today (cement) have a different composition with the adhesive material used in ancient fortress. Cement contains SiO2 and SO3 content biggest than the adhesive material fort.The analysis strength of the fortress based on the size of the crystals CaCO3 shows a linear relationship, which BIP has the strongest than the BIB and BKL. It is because the size of the crystal of BIP CaCO3 biggest than the BIB and BKL. It is about 58.03 nm. The correlation between the degree and the strength of crystallinity is unknown because the calculation of crystal degree shows the same measure (≈100%). Keywords: Ancient fort in Aceh Besar, the adhesive material, X-Ray Flourescence, X-Ray Diffraction, limestone (CaCO3).

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

REKONTRUKSI PALEOCHANNEL DENGAN MENGGUNAKAN METODE ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY (STUDI KASUS DI BANDA ACEH) (Muzakir, 2017)

STUDI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE RESISTIVITAS 2D PADA KAWASAN BENTENG KUTA LUBOK, DESA LAMREH ACEH BESAR (tarmizi, 2013)

ANALISIS KARAKTERISTIK DAN KUAT TEKAN MORTAR PEREKAT PASANGAN BATU UNTUK RESTORASI BENTENG INONG BALEE, ACEH BESAR (Fido Yurnalis, 2017)

DELINEASI SITUS KUTA LUBOK BERDASARKAN DATA ELEKTROMAGNETIK (Muhammad Yanis, 2016)

IDENTIFIKASI BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE VERY LOW FREQUENCY (VLF) PADA KAWASAN BENTENG KUTA BATEE, TRUMON, ACEH SELATAN (widya desfiani, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy