//

HUBUNGAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DOKTER-PASIEN DENGAN KEPATUHAN MENJALANI PENGOBATAN PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Puti Andini Pradipta - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Diabetes melitus tipe 2 memiliki berbagai jenis pengobatan yang kompleks seperti diet, olahraga, konsumsi obat oral maupun suntik insulin. Pengobatan yang kompleks ini membutuhkan tingkat kepatuhan yang tinggi agar mendapatkan outcome yang baik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan adalah dengan meningkatkan kualitas komunikasi interpersonal antara dokter dengan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara komunikasi interpersonal dokter-pasien dengan kepatuhan menjalani pengobatan pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik quota sampling. Sampel yang terlibat dalam penelitian ini berjumlah 120 pasien diabetes melitus tipe-2 dengan rentang usia 40-60 tahun, telah menjalani pengobatan minimal 1 tahun, dan sedang menjalani minimal 1 jenis pengobatan. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah adaptasi Interpersonal Processes Care (IPC) oleh Stewart dengan reliabilitas 0,70 dan adaptasi Adherence Starts with Knowledge (ASK-12) oleh Matza dengan reliabilitas 0,75. Hasil analisis data menggunakan teknik analisis data Pearson menunjukkan koefisien korelasi (r) sebesar -0,487 dengan nilai ρ = 0,000 (ρ < 0,05). Hipotesis yang diajukan diterima sehingga dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan positif dan signifikan antara komunikasi interpersonal dokter-pasien dengan kepatuhan menjalani pengobatan pada pasien diabetes melitus tipe-2. Hal ini menunjukkan semakin baik komunikasi interpersonal dokter-pasien maka semakin tinggi kepatuhan menjalani pengobatan pada pasien diabetes melitus tipe-2. Kata kunci: Komunikasi Interpersonal Dokter-Pasien, Kepatuhan Pengobatan, Diabetes Melitus Tipe 2 ABSTRACT Type 2 diabetes mellitus has a complex treatment like diet, exercise, taking oral medicine or insulin injection. Complex treatments require high adherence to get good outcomes. One of techniques to increase adherence is by optimizing the quality of interpersonal communication between doctors and patients. The purpose of this study was to investigate the correlation between doctor-patient interpersonal communication with adherence on type 2 diabetes mellitus patients. This study was done in the quantitative approach with quota sampling technique. The sample in this study were 120 diabetes mellitus type-2 patients age of 40-60 years old, had been undergoing treatment for at least 1 year, and being treated for at least 1 type of treatment. The scales used in this study were an adaptation of Interpersonal Processes Care (IPC) by Stewart with reliability coefficient of 0,70, and adaptation of Adherence Starts with Knowledge (ASK-12) by Matza, Park, Coyne, Skinner, Malley, and Wolever with reliability coefficient of 0,75. The result of data analysed by using the Pearson test showed correlation coefficient of -0,487 with ρ value = 0,000 (ρ < 0,05). The proposed hypothesis was confirmed so it could be concluded that there was a significant correlation between interpersonal communication between doctors and patients with adherence on type 2 diabetes mellitus patients. The result showed that the better patient interpersonal communication with doctor, the higher adherence among type 2 diabetes mellitus patients. Keyword: Doctors-patients Interpersonal Communication, Adherence, Type 2 Diabetes Mellitus

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

HUBUNGAN PENGETAHUAN DENGAN KEPATUHAN PASIEN DIABETES MELITUS DALAM MENJALANI TERAPI DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Maisura, 2015)

KORELASI ANTARA KADAR GULA DARAH DENGAN KADAR ASAM URAT PADA PASIEN DIABETES MELLITUS TIPE 2 DI POLI ENDOKRINOLOGI RSUDZA BANDA ACEH (Sigit Ananda, 2015)

PENILAIAN KOMUNIKASI INTERPERSONAL DOKTER GIGI MUDA DENGAN PASIEN PROSTODONSIA DI RUMAH SAKIT GIGI MULUT (RSGM) UNIVERSITAS SYIAH KUALA (Rahmaini, 2016)

GAMBARAN KOLONI SPESIES CANDIDA ORAL PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI RSUDZA BANDA ACEH (SALVINIA, 2015)

STRATEGI KOMUNIKASI INTERPERSONAL DOKTER SPESIALIS GIGI ANAK TERHADAP PASIEN ANAK DI RSGM UNSYIAH (MAULINA MUTIA, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy