//

UJI STABILITAS DAN AKTIVITAS SEDIAAN HAIR TONIC KOMBINASI EKSTRAK ETANOL DAUN TEH (CAMELLIA SINENSIS) DAN DAUN MANGKOKAN (NOTHOPANAX SCUTELLARIUM) TERHADAP TIKUS PUTIH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Wildan Syakban Putra - Personal Name
Fakultas Fakultas mipa
Tahun Terbit 2016

Abstrak/Catatan

Uji stabilitas dan aktivitas sediaan hair tonic kombinasi ekstrak etanol daun teh (Camellia sinensis) dan daun mangkokan (Nothopanax scutellarium) terhadap tikus putih telah dilakukan yang bertujuan untuk menentukan stabilitas yang meliputi organoleptis (bentuk, warna dan aroma), homogenitas, pH serta viskositas dan menentukan aktivitas penumbuh rambut. Ekstrak diperoleh menggunakan metode maserasi dan dipekatkan menggunakan rotary evaporator. Hasil karakterisasi masing-masing ekstrak etanol teh dan mangkokan mengandung kadar air 12,62% ± 2,33 dan 15,80% ± 1,74, kadar abu total 2,33% ± 0,13 dan 5,61% ± 1,02, kadar sari larut air 44,23% ± 3,08 dan 30,79% ± 3,12 serta kadar sari larut etanol 88,00 % ± 3,39 dan 44,96% ± 8,02. Hasil skrining fitokimia menunjukkan bahwa kedua ekstrak etanol mengandung metabolit sekunder alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan steroid/triterpenoid. Penelitian ini dibagi dalam 3 kelompok, yaitu kelompok kontrol positif (hair tonic Jhonny Andrean), kontrol negatif (basis sediaan hair tonic) dan hair tonic ekstrak (HTE). Sediaan HTE yang dihasilkan berupa larutan bening berwarna coklat kehitaman dengan aroma khas mentol. Pengujian stabilitas dipercepat dilakukan dengan metode cycling test selama 12 hari dan diperoleh hasil bahwa terjadi perubahan pada sediaan yaitu larutan menjadi sedikit keruh dan tidak homogen. Pengujian iritasi yang dilakukan selama 48 jam menunjukkan hasil bahwa sediaan hair tonic memiliki nilai Primary Index Irritation 0 (nol) yang berarti, semua sediaan hair tonic yang digunakan pada penelitian ini tidak mengakibatkan iritasi. Hasil uji aktivitas penumbuh rambut selama 28 hari terhadap 9 ekor tikus putih (Rattus norvegicus) galur wistar menunjukkan bahwa nilai rata-rata panjang rambut tikus terjadi peningkatan setiap minggu untuk semua kelompok, nilai rata-rata panjang rambut tikus yang diberi HTE lebih tinggi dibanding kontrol positif dan kontrol negatif. Uji statistik LSD terhadap rata-rata panjang rambut menunjukkan perbedaan signifikan antara kontrol positif, kontrol negatif dan HTE. Kata kunci : aktivitas penumbuh rambut, ekstrak etanol daun teh, ekstrak etanol daun mangkokan, stabilitas, hair tonic, hair tonic ekstrak (HTE), kontrol positif, kontrol negatif.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

UJI AKTIVITAS SPF (SUN PROTECTING FACTOR) SEDIAAN KRIM EKSTRAK ETANOL 96% DAUN JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI (L.) SKEELS) MENGGUNAKAN METODE SPEKTROFOTOMETRI (Zakia Rukmana Rasauki, 2018)

PENGEMBANGAN EDIBLE FILM EKSTRAK ETANOL DAUN SAGA (ABRUS PRECATORIUS L.) SEBAGAI MUKOLITIK (DESNI RINANDA SILITONGA, 2018)

UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES SEDIAAN EDIBLE FILM EKSTRAK ETANOL DAUN TEKELAN (CHROMOLAENA ODORATA (L.) R. M. KING & H. ROB) TERHADAP MENCIT YANG DIINDUKSI ALOKSAN (ADE IRMA, 2018)

FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN KRIM EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI (L.) SKEELS) DENGAN METODE DPPH (Nur Ella Sari, 2016)

UJI AKTIVITAS SEDIAAN GEL EKSTRAK ETANOL DAUN TEKELAN (CHROMOLAENA ODORATA L.) KONSENTRASI 20% (B/B) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA EKSISI PADA MENCIT (MUS MUSCULUS) (ABDUL MANAN, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy