//

PERSEPSI KELOMPOK PENUNTUT (KP3) TERHADAP PEMEKARAN PROVINSI ACEH LEUSER ANTARA DAN BARAT SELATAN (STUDI KASUS DI KABUPATEN ACEH BARAT)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Sofyan - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Aceh Leuser Antara dan Barat Selatan merupakan bagian dari Provinsi Aceh yang terletak di bagian Tengah Aceh dan Semenanjung Samudra Hindia. Munculnya wacana pemekaran wilayah Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), membuat politikus Aceh terpecah belah..Pada bulan Agustus Tahun 2015 lahirlah ide Provinsi ALABAS setelah ada kesepakatan antara panitia Komite Persiapan Pembentukan Provinsi (KP3) yang berada di wilayah ALA dan ABAS, yang sebelumnya wilayah ALA masih berdiri sendiri dan ABAS masih berdiri sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemekaran Provinsi ALABAS yang dipersepsikan oleh kelompok penuntut (KP3) dan untuk mengetahui persepsi ini dikontruksikan sebagai sebuah realita oleh kelompok penuntut (KP3). Teori konstruksi sosial yang menyatakan bahwa masyarakat adalah produk manusia dan manusia adalah produk masyarakat, yang keduanya menggambarkan sifat dialektik inheren dari fenomena masyarakat, namun teori ini lebih menekankan pada proses eksternalisasi (penyesuaian), objektivasi (partisipasi) dan internalisasi (pengamalan) yang dikemukakan oleh Petter L. Berger dan Thomas Luckmann yang digunakan dalam penelitian ini.Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dengan cara wawancaradan dokumentasi.Hasil penelitian menunjukkan bahwa persepsi kelompok penunttut (KP3) terhadap pemekaran Provinsi ALABAS merupakan cara pandang yang didasarkan pada pengalaman individu-individu dengan proses eksternalisasi (penyesuaian) realitas sosial ditarik keluar dari individu dan berupaya menyesuaikan diri dengan dunia luar. Setelah itu baru terbentuk prosesobjektivasi (partisipasi), proses ini realitas sosial menjadi suatu yang objektif dan subjektif bagi kelompok penuntut (KP3). Setelah itu barulah terbentuk proses internalisasi (pengamalan) dengan arti realita sosial yang objektif ditarik kembali ke dalam diri individu. Kelompok penuntut mempersepsikan bahwa pemekaran Provinsi ALABAS untuk kebutuhan ekonomi baru dan pembangunan, letak provinsi yang jauh dan pelayanan yang minimal dari Pemerintah Aceh, munculnya yang tidak jelas funsinya dan tidak Lembaga Wali nanggroe, dan ketidakadilan jabatan di Provinsi Aceh. Akan tetapi persepsi kelompok KP3 tidak cukup didukung oleh beberapa data yang akurat dan bisa dipertanggung jawabkan. Kata kunci: Persepsi, Pemekaran, dan Kelompok Penuntut (KP3) ABSTRACT Aceh Lauser between West and South is Part of The Aceh Province, located in Part of Central Aceh and Indian Ocean. Appearing discourse about development of Regional Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), made Aceh politicians was broke. On August 2015, was born ALABAS Province idea after there is agreement between the committee of Persiapan Pembentukan Provinsi (KP3) which has been in ALA and ABAS regional, previously ALA and ABAS regional stands alone. The purpose of this research to know development of ALABAS Province was perceived by the group of claimant (KP3) and to know this perception constructed as a reality by the group of claimant (KP3). The theory of Social Construction states that society is a product of human and human are product of society, secondly to describe inherently dialectical character of the society phenomena, however this theory is more emphasizing to the externalization (adaptation), objectives (participation) and internalization (impression) process which stated by Petter L. Berger and Thomas Luckmann used in this research. This research is using qualitative descriptive approach, techniques of data collection used interview and documentation. The result of research is showing that the group of claimant’s perception to face development of ALABAS Province is the view of way based on individual’s experience with externalization process. Social reality pulled out of individual and effort to adapt with the outside world. After that formed objectives process, the process is social reality is be one with objective and subjective for the group of claimant (KP3). After that is internalization process with the meaning of social reality that objective pulled back to within the individual. The group of claimant is perception that development of ALABAS Province needs the new economy and construction, located of Province is far and service is minimal of Aceh government, appearing is not clear of function and Institute of Wali Nanggroe, and position injustice of Aceh Province. But the perception of group claimant (KP3) is not enough to encourage by some of the date is accurate and accountable. Keywords: Perception, Development, and The Group of Claimant (KP3)

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGGABUNGAN PROVINSI USULAN ALA DAN ABAS MENJADI ALABAS (STUDI PERSEPSI MAHASISWA UNSYIAH YANG BERASAL DARI ALA DAN ABAS) (Muttawali, 2017)

PERSEPSI KELOMPOK PENUNTUT (KP3) TERHADAP PEMEKARAN PROVINSI ACEH LEUSER ANTARA DAN BARAT SELATAN (STUDI KASUS DI KABUPATEN ACEH BARAT) (Sofyan, 2016)

PERSEPSI TOKOH MASYARAKAT TERHADAP RENCANA PEMEKARAN KABUPATEN SELAUT BESAR DI WILAYAH KABUPATEN SIMEULUE (RIZKI ARDINATA AR., 2015)

PERAN MAHASISWA DALAM MEMPERJUANGKAN KEADILAN POLITIK MASYARAKAT ACEH BARAT SELATAN (Teguh Rizky Oktora, 2017)

PERSEPSI MASYARAKAT TEUPAH BARAT TERHADAP TOKOH CERITA SI BAKUDO BATU DI KECAMATAN TEUPAH BARAT KABUPATEN SIEMEULUE (Rinda, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy