//

PERKECAMBAHAN BIJI TUMBUHAN JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINII(L.) SKEELS PADA MEDIA MURASHIGE DAN SKOOG (MS)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Wahyuni - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Jamblang (Syzygium cuminii (L.) Skeels) merupakan salah satu tumbuhan obat yang ada di Indonesia. Informasi mengenai pembudidayaan dan metode yang tepat dalam perkembangan tumbuhan jamblang masih sangat rendah. Viabilitas biji yang rendah serta daya simpan biji yang terbatas dapat menjadi faktor berkurangnya populasi tumbuhan jamblang. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui media dan metode perkecambahan terbaik untuk pertumbuhan tunas biji jamblang dengan menggunakan media MS0 dan MS+GA3 serta perlakuan tanpa kulit biji dan dengan kulit biji. Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Biologi Sel dan Molekuler Jurusan Biologi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Syiah Kuala Banda Aceh sejak bulan Juni hingga Agustus 2016. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap dengan dua faktor, yaitu faktor media dan faktor kulit biji. Hasil penelitian menunjukkan faktor media dan faktor kulit biji berpengaruh nyata terhadap waktu muncul tunas Jamblang. Waktu muncul tunas terbaik didapatkan pada media MS + GA3 0,5 ppm dengan tanpa kulit biji yaitu lima hari setelah tanam. Faktor kulit biji menunjukkan perlakuan tanpa kulit biji mengalami waktu muncul tunas yang lebih cepat dibandingkan perlakuan dengan kulit biji. Kata kunci: Perkecambahan, Media, Jamblang (Syzygium cuminii (L.) Skeels. ABSTRACT Jamblang (Syzygium cuminii (L.) Skeels is one of the medicinal plants that exist in Indonesia. Information about empowerment and the right methods in plant of jamblang development still very low. Low viability and limited storability of seed are presumably factor that reduce population of jamblang. The aim of this research is to determine the best germination media and methods for growing shoots of jamblang using MS0 media and MS+GA3 treatment with and without rind. This research was conducted at the Laboratory Biology of Cell and Molecular, Department of Biology, Faculty of Mathematics and Natural Science, Syiah Kuala University in Banda Aceh from June to August 2016. The methode used is experimental with Completly Randomized Factorial Design with two factor, media factor and the rind factor. The results showed that the media factor and the rind factor significantly affected to appearance time of jamblang shoot. The best time of shoot apperance five days after planting is in MS media+GA3 0,5 ppm without rind. The factor of rind which show the real effect that treatment without rind shows time buds appear significantly more than treatment with the rind. Keywords: Germination, Media, Jamblang (Syzygium cuminii (L.) Skeels.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

UJI AKTIVITAS EKSTRAK METANOL DAUN JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI (L.) SKEELS) TERHADAP BAKTERI SALMONELLA TYPHI (Nurhartini, 2016)

UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK ETANOL DAUN JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI (L.) SKEELS) TERHADAP PERTUMBUHAN METISILIN-RESISTEN STAPHYLOCOCCUS AUREUS (INDAH AGUNG APRILIA, 2018)

PENGARUH PEMBERIAN AIR KELAPA DAN BUBUR PISANG PADA MEDIA MS TERHADAP PERTUMBUHAN PLANLET ANGGREK KELINCI (DENDROBIUM ANTENNATUM LINDL.) SECARA IN VITRO (Mira Humaira, 2015)

EFEK ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI) DARI PROPINSI ACEH TERHADAP PERTUMBUHAN STREPTOCOCCUS MUTANS (IN VITRO) (SILMI AHYA, 2018)

KONSENTRASI HAMBAT DAN BUNUH MINIMUM EKSTRAK DAUN JAMBLANG (SYZYGIUM CUMINI) TERHADAP PERTUMBUHAN STREPTOCOCCUS MUTANS (DARA MEUTIA N, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy