//

KONSEP WILAYAT AL-FAQIH DALAM SISTEM PILITIK ISLAM SYI’AH DI IRAN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang ZUFWAWAN - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK ZUFWAWAN, KONSEP WILAYAT AL-FAQIH DALAM 2016 SISTEM PILITIK ISLAM SYI’AH DI IRAN Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala, (Zainal Abidin, SH., MSi) (vi, 100), pp., bibl., app., Iran merupakan salah satu Negara yang memiliki sejarah dan warisan peradaban yang panjang dan kompleks. Sistem pemerintahan Iran adalah sistem pemerintahan peralihan dari sistem monarki absolut ke sistem Republik Islam Iran melalui revolusi Februari 1979 yang dimobilisasi oleh Khomeini. Negara Iran memiliki doktrin dan ideologi Syi’ah yang masih berkembang sampai sekarang dan sangat penting bagi masyarakat Iran. Doktrin Syi’ah kemudian berkembang seiring dengan dinamika yang dialami oleh penduduknya. Sementara itu dalam sistem hukum yang berlaku dalam dunia Islam, ditemukan variasi yang sangat berbeda antara pemerintahan yang satu dengan yang lain, salah satu keunikan varian yang muncul adalah sistem pemerintahan Iran dengan konsep wilayat al-faqih-nya. Menurut doktrin Syi’ah, konsep ini mengilustrasikan perlu adanya pemerintahan Islam di zaman ghaibnya Imam Mahdi, kekuasaan dan kepemimpinan umat jatuh kepada faqih yang adil, shaleh dan kompeten. Sistem wilayat al-faqih yang berkembang di Iran hingga saat ini masih menjadi perdebatan yang cukup pelik dalam lingkup Syi'ah. Paling tidak ada dua kubu yang bisa dikatakan menentang konsep ini. Pertama, yaitu Kubu kiri radikal, dengan alasan sistem wilayat al-faqih telah memasung kedaulatan rakyat mayoritas dan melegalkan kekuasaan ulama minoritas. Kedua, kubu ulama Syi'ah ortodoks dengan alasan melanggar doktrin politik Syi'ah. Fenomena ini menunjukan bukti bahwa proses demokratisasi yang terjadi di Iran pasca revolusi, juga dibarengi dengan kerumitan-kerumitan dalam bidang politik. Fenomena ini sekaligus menempatkan demokrasi pada posisi yang serba dilematis. Sistem pemerintahan dengan konsep wilayat al-faqih merupakan sistem pemerintahan tertinggi di Iran yang berada di bawah faqih atau ulama. Konsep ini merupakan konsep yang ditawarkan oleh Imam Khomeini yang kemudian diaplikasikan dalam sistem pemerintahan Negara Iran. Penelitian ini mengkaji sistem pemerintahan Iran yang menerapkan konsep wilayat al-faqih. Rumusan masalah yang ditawarkan adalah bagaimana relevansi konsep wilayat al-faqih terhadap proses modernisasi pemerintahan dengan perkembangan demokrasi modern dan bagaimana aplikasi konsep wilayat al-faqih dalam sistem pemerintahan Iran Modern ? Kajian ini menggunakan pendekatan-pendekatan historis. Pendekatan ini digunakan untuk menelusuri bagaiman sebenarnya sejarah pertumbuhan dan perkembangan pemikiran politik Syi’ah di Iran, mulai dari konsep Imamah sampai munculnya suatu pemikiran wilayat al-faqih serta relevansinyan dengan perkembangan sistem pemerintahan modern. Kata Kunci : Wilayat Al-Faqih, Sistem Politik Islam

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PUSAT KEGIATAN ISLAM DI SUMATERA UTARA (Sri Rizky Rahmatika, 2016)

PEMIKIRAN POLITIK TEUNGKU MUHAMMAD DAUD BEUREUEH TENTANG KONSEP NEGARA ISLAM ACEH (MUNAWIR, 2014)

KAJIAN KONSEP KELUARGA BERENCANA DALAM SISTEM HUKUM INDONESIA DAN HUKUM ISLAM (UTARI RAHMAYANTI, 2016)

ANALISIS PERBANDINGAN KITAB UNDANG UNDANG HUKUM PIDANA (KUHP) DENGAN HUKUM ISLAM TERKAIT SANKSI/DASAR DAN PENGHAPUSAN PIDANA DALAM TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN (Rita Maryati, 2014)

PENGEMBANGAN INSTRUMEN TES DIAGNOSTIK THREE-TIER TEST UNTUK MENGIDENTIFIKASI MISKONSEPSI PADA KONSEP SISTEM PERIODIK UNSUR DI KELAS X SMA LABORATORIUM UNSYIAH (Dessy Wulansari, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy