//

PEMETAAN LOKASI RAWAN KECELAKAAN (BLACK SITE) DI JALAN KOTA BANDA ACEH MENGGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Rizky Ramadhiana Sari - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk di Banda Aceh, kebutuhan akan transportasi juga semakin meningkat tiap tahunnya, secara tidak langsung akan memperbesar risiko tumbuhnya permasalahan lalu lintas, seperti kecelakaan. Menurut data dari Satuan Lalu Lintas Polresta Banda Aceh, diperoleh informasi bahwa dalam tiga tahun terakhir ini telah terjadi 474 kejadian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan pemetaan lokasi daerah rawan kecelakaan (black site) di Kota Banda Aceh dengan memanfaatkan Sistem Informasi Geografis. Pemetaan daerah rawan kecelakaan (black site) ini diharapkan sebagai informasi juga masukan untuk melihat permasalahan lalu lintas dan juga penanggulangan permasalahan tersebut bagi instansi terkait. Penentuan kriteria daerah rawan kecelakaan (black site) dalam penelitian ini menggunakan metode statistik Z-Score. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa tiga jalan dengan angka kecelakaan lalu lintas paling tinggi selama tahun 2013 sampai tahun 2015, diantaranya Jalan Laksamana Malahayati yang telah terjadi kecelakaan sebanyak 38 kali kejadian yang mengakibatkan 25 korban meninggal dunia, kemudian sepanjang Jalan T.Nyak Arief dengan 25 kali kejadian yang mengakibatkan 10 orang meninggal dunia, dan sepanjang jalan Soekarno Hatta dengan delapan korban yang meninggal dunia dalam 25 kali kejadian. Kata kunci : Daerah Rawan Kecelakaan (Black Site), Sistem Informasi Geografis, Z-Score ABSTRACT Along with the increase of population in Banda Aceh, transport demand ation is also increasing every year, it would indirectly increases the risk of traffic problems, such as accidents. According to the data from the Banda Aceh’s Traffic Police Unit, in the last three years there have been 474 accident events. This study aimed to analyze and map the location of the accident-prone areas (black site) in Banda Aceh by utilizing Geographic Information Systems. The accident-prone areas (black site) mapping is expected to provide information about traffic problems and also to tackle these issues by relevant goverment party. Determination of criteria for accident-prone areas (black site) in this study is using statistic Z-Score. From the study it was concluded that the three-roads with the highest traffic accidents during 2013 through 2015, including Jalan Laksamana Malahayati which had accidents as much as 38 times the incident that resulted in 25 victims died, then along Jalan Arief T.Nyak to 25 times events that resulted in 10 people died, and all the way Soekarno Hatta with eight victims who died in the 25 times the incident. Keywords: Accident Prone Areas (Black Site), Geographic Information Systems, Z-Score

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGGUNAAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DALAM PEMETAAN DAN ANALISIS SPASIAL LOKASI RAWAN PENCURIAN SEPEDA MOTOR DI BANDA ACEH (Ayu Nanda Sari, 2016)

SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS LOKASI TAMAN PENDIDIKAN AL QUR'AN DI KOTA BANDA ACEH MENGGUNAKAN FRAMEWORK CODEIGNITER (MUHAMMAD IRFANDI, 2018)

IMPLEMENTASI SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS(SIG) TEMPAT LAYANAN KESEHATAN DI KOTA BANDA ACEH BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN FRAMEWORK CI (DEDI SAPUTRA, 2017)

STUDI PENENTUAN PRIORITAS PENANGANAN DAN AUDIT KESELAMATAN JALAN PADA SEGMEN RAWAN KECELAKAAN DI KOTA BANDA ACEH DAN ACEH BESAR (Fadli, 2016)

STUDI IDENTIFIKASI DAN PENENTUAN LOKASI PRIORITAS PENANGANAN SEGMEN JALAN RAWAN KECELAKAAN DI BANDA ACEH DAN ACEH BESAR (Fajrina Nuramalina, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy