//

JURNALISME DAMAI SEBAGAI UPAYA MENJAGA PERDAMAIAN YANG BERKELANJUTAN (ANALISIS ISI BERITA KEKERASAN MENJELANG PEMILIHAN LEGISLATIF ACEH DI HARIAN SERAMBI INDONESIA EDISI MARET 2014)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Ryan Juliansyah - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Momentum pemilihan legislatif Aceh pada tahun 2014 diwarnai dengan berbagai aksi kekerasan. Motif kekerasan yang dilakukan berbagai macam, mulai dari penembakan, pemukulan, pengrusakan, dan intimidasi. Kondisi ini tentunya mengharuskan media untuk membuat pemberitaan yang berorientasi perdamaian. Hal ini harus dilakukan media mengingat Aceh sebagai daerah bekas konflik dan sedang dalam tahapan reintegrasi guna mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendapatkan gambaran sejauh manakah Harian Serambi Indonesia menerapkan jurnalisme damai dalam pemberitaan kekerasan menjelang pemilihan legislatif Aceh tahun 2014. Teori yang digunakan adalah teori jurnalisme damai Johan Galtung, yakni pemberitaan yang mengharuskan media menjadi resolusi konflik. Jurnalisme damai memiliki empat orientasi, yaitu perdamaian, kebenaran, masyarakat, dan penyelesaian. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis isi dengan jumlah sampel berita sebanyak 39 berita yang terkait kekerasan menjelang pemilihan legislatif Aceh edisi Maret 2014. Sampel diambil berdasarkan teknik penarikan sampel purposive dengan penetapan kriteria kekerasan berupa penembakan, pemukulan, pemboman, pengrusakan, dan intimidasi. Data primer diperoleh dari hasil uji coding antar-coder dengan menguji validitas indikator, menyajikan data berupa frekuensi statistik serta menjelaskan data diikuti contoh yang menggunakan unit pencatatan sintaksis. Berdasarkan hasil analisis data ditemukan perolehan hasil uji reliabilitas menggunakan rumus Holsti yang reliabel sebesar 0,769 atau 76,9%, dominasi kategori perdamaian sebesar 50% atau sebanyak 277 frekuensi kemunculan. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa pemberitaan Harian Serambi Indonesia terkait kekerasan menjelang pemilihan legislatif Aceh edisi Maret 2014 telah menerapkan empat kategori jurnalisme damai Johan Galtung dan memenuhi seluruh indikator dalam setiap kategorinya. Kata Kunci: Jurnalisme damai, perdamaian yang berkelanjutan, Harian Serambi Indonesia.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KONSTRUKSI REALITAS PEMBERITAAN KONFLIK PARTAI ACEH DAN PARTAI NASIONAL ACEH DI HARIAN SERAMBI INDONESIA PADA PEMILU LEGISLATIF 2014 (RAHMATINA, 2016)

JURNALISME DAMAI DALAM MEWUJUDKAN KERUKUNAN UMMAT BERAGAMA (ANALISIS ISI BERITA PEMBAKARAN GEREJA DI ACEH SINGKIL DALAM HARIAN WASPADA) (Raihan Nusyur , 2016)

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN WALI NANGGROE DI HARIAN SERAMBI INDONESIA (Elda Wahyu, 2014)

BENTUK PEMBERITAAN KAMPANYE POLITIK PEMILIHAN KEPALA DAERAH ACEH DI HARIAN SERAMBI INDONESIA (Afrizal, 2014)

ANALISIS FRAMING PEMBERITAAN POLEMIK VIDEOTRON YANG DIWACANAKAN OLEH DINAS PENDIDIKAN ACEH DALAM MEDIA HARIAN SERAMBI INDONESIA (Muhammad Yasir, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy