//

PENGGUNAAN EGG TRAY SEBAGAI UPAYA MEMPERCEPAT PROSES KONSOLIDASI DENGAN VARIASI VERTICAL DRAIN DAN SPACING PADA TANAH LUNAK

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Putri Rahmayanti - Personal Name

Abstrak/Catatan

Konsolidasi merupakan peristiwa penurunan muka tanah akibat keluarnya air dari pori tanah dengan adanya penambahan beban terhadap tanah tersebut. Konsolidasi terjadi pada tanah berjenis lempung, hal ini disebabkan karena tanah lempung memiliki sifat high compressibility. Sifat tanah lempung seperti ini menyebabkan terjadi pemampatan dalam waktu yang lama secara terus menerus hingga tercapainya Tv (Time factor). Penelitian ini bertujuan untuk mempercepat keluarnya air dari dalam pori tanah berjenis lempung sebelum didirikan konstruksi sehingga selama masa umur rencana konstruksi tidak akan mengalami penurunan konsolidasi. Bahan yang digunakan yaitu egg tray yang berupa limbah tatakan telur yang terbuat dari kertas bekas sebagai media vertical drain. Egg tray bersifat mudah menyerap air, sehingga diharapkan bahan dari egg tray ini akan mempercepat penyerapan air dari pori tanah. Vertical drain yaitu drainase yang ditempatkan secara vertikal pada tanah yang berfungsi sebagai media penyaluran air dari pori tanah mengikuti arah vertical drain. Pengujian ini berupa penyediaan saluran drainase yang telah diisi dengan limbah egg tray terhadap lapisan tanah lempung dan dibebani dengan metode preloading yang diberi nama egg tray vertical drain (EgVD). Sistem preloading berupa pemberian beban bertahap selama waktu pengujian hingga penurunan konsolidasi telah selesai. Pengujian ini membandingkan penurunan yang terjadi pada sampel tanpa pemberian EgVD dengan sampel yang diberikan EgVD dengan jarak spacing yang direncanakan. Penelitian ini dilakukan untuk memberikan solusi pada upaya mempercepat proses konsolidasi dan memprediksi percepatan proses konsolidasi agar ketika konstruksi ditumpukan tanah berjenis lempung akan stabil dan tanah berjenis lempung tersebut tidak akan terjadi penurunan selama umur rencana bangunan. Dari hasil penelitian diperoleh rata-rata penurunan tanah yaitu 1,65 cm untuk sampel tanpa EgVD, 3,73 cm untuk sampel dengan 16 EgVD pola persegi, dan 4,71 cm untuk sampel dengan 32 EgVD pola persegi.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGGUNAAN EGG TRAY SEBAGAI UPAYA MEMPERCEPAT PROSES KONSOLIDASI PADA TANAH LUNAK (Syarifah Milasafarah, 2016)

STABILISASI TANAH DESA ATEUK ANGGOK KECAMATAN INGIN JAYA DENGAN MENGGUNAKAN ABU SABUT KELAPA TERHADAP PARAMETER KONSOLIDASI (ANGGI SAPUTRI, 2018)

ANALISIS PENURUNAN TANAH LUNAK DENGAN PRELOADING DAN PERKUATAN TIANG PANCANG (Ammafuddin, 2017)

ANALISIS PENURUNAN PADA TANAH LUNAK DENGAN MENGGUNAKAN BEBAN AWAL DAN DRAINASE VERTIKAL (STUDI KASUS TANAH LUNAK BEKAS HOTEL ACEH PADA JALAN MOHAMMAD JAM BANDA ACEH) ANALISIS PENURUNAN PADA TANAH LUNAK DENGAN MENGGUNAKAN BEBAN AWAL DAN DRAINASE VERTIKAL (STUDI KASUS TANAH LUNAK BEKAS HOTEL ACEH PADA JALAN MOHAMMAD JAM BANDA ACEH) (M. Kharismunandar, 2017)

PENGUJIAN KUAT TEKAN BATA BETON DENGAN PENAMBAHAN TANAH SEBAGAI BAHAN MATERIAL PENYUSUN (afdhalurrahman, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy