//

PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 OLEH GURU MATEMATIKA DI SEKOLAH MENENGAH ATAS NEGERI KOTA BANDA ACEH TAHUN PELAJARAN 2015/2016

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Khaira Riezqa - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Kata Kunci : Kurikulum 2013, Standar Proses, Kendala. Dalam dunia pendidikan, untuk mencapai target tertentu diperlukan Kurikulum sebagai suatu perangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pengajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan nasional. Seiring zaman kurikulum terus diganti dan disempurnakan. Namun seiring pergantian kurikulum dan pelaksanaan kurikulum baru, terdapat fenomena-fenomena dalam pelaksanaanya oleh guru-guru, seperti halnya kesiapan, pemahaman, dan kendala yang secara tersirat mata muncul kepermukaan. Oleh karena itu penulis tertarik melakukan sebuah penelitian lebih lanjut mengenai Pelaksanaan Kurikulum 2013 oleh Guru Matematika SMA Negeri Kota Banda Aceh. Tujuan penelitian ini adalah (1) Memberikan gambaran implementasi Kurikulum 2013 dilihat dari Standar Proses pada pembelajaran matematika di SMA Negeri Kota Banda Aceh; (2) Menjabarkan kendala-kendala implementasi Kurikulum 2013 pada pembelajaran matematika di SMA Negeri Kota Banda Aceh. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan data yang diperoleh dari angket, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian ini adalah masing-masing dua guru dari sekolah SMA Negeri 3, 4, dan 5 Kota banda aceh, serta triangulasi sumber dengan mewawancarai kepala sekolah dan siswa dari guru dan sekolah terkait.Pengolahan data menggunakan persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam pelaksanaan kurikulum 2013 oleh guru matematika SMA Negeri Kota Banda Aceh terkait standar proses, dari 6 orang guru, 1 guru yang masuk kategori cukup (66,18%) sedangkan 5 lagi masuk dalam kategori baik (>70%). Secara keseluruhan, pelaksanaan kurikulum 2013 pada aspek standar proses berada pada kategori baik dan Kendala-kendala yang dihadapi guru dalam melaksanakan kurikulum 2013, di antaranya adalah (1) Aspek penilaian sikap yang isinya terlalu banyak; (2) Tidak memiliki hirarki yang sistematis antara materi wajib dan peminatan; (3) Alokasi waktu yang terbatas, terutama pada materi matematika wajib; (4) Tingkat kemampuan belajar dan kecerdasan siswa di sekolah dan kelas bersifat heterogen; (5) Fasilitas yang belum sepenuhnya tercukupi.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KENDALA GURU MATEMATIKA TERHADAP PENILAIAN AUTENTIK PADA KURIKULUM 2013 DI SMA NEGERI KOTA MEULABOH TAHUN PELAJARAN 2014/2015 (FATMA ELIZA NASUTION, 2015)

KENDALA GURU FISIKA DALAM PELAKSANAAN KURIKULUM 2013 DI SMAN KOTA BANDA ACEH (Kiki Fajariani, 2015)

KEMAMPUAN PEDAGOGIK DAN PROFESIONAL GURU MATA PELAJARAN IPA DALAM PENERAPAN KURIKULUM 2013 DI SD NEGERI KABUPATEN PIDIE (NURMASYITHAH, 2018)

PERSEPSI GURU TERHADAP MATERI MATEMATIKA DI BUKU GURU DAN BUKU SISWA KELAS IV, V, VI, PADA KURIKULUM 2013 DI GUGUS DELIMA KOTA BANDA ACEH (Warahmah, 2017)

ANALISIS KENDALA GURU MATEMATIKA DALAM MENYUSUN RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) DI SMA KOTA BANDA ACEH TAHUN PELAJARAN 2016/ 2017 (Hilda Rahmazani, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy