//

PRARANCANGAN ABRIK PARAXYLENE MENGGUNAKAN PROSES DISPROPORSIONASI TOLUENE DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 400.000 TON/TAHUN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Dicky Rahmadi - Personal Name

Abstrak/Catatan

Prarancangan pabrik Paraxylene ini dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri yang masih diimpor. Paraxylene digunakan pada industri bahan baku pembuatan pakaian, plastik dan ban kendaraan. Prarancangan pabrik Paraylene ini menggunakan proses Disproporsionasi Toluene dan Toluene sebagai bahan baku. Kapasitas produksi pabrik Paraxylene ini adalah 400.000 Ton/Tahun dengan hari kerja 330 hari/tahun. Lokasi pabrik direncanakan didirikan di Cilegon, Banten dengan luas tanah 26.250 m2. Tahapan proses di pabrik Paraxylene ini meliputi penyiapan bahan baku, vaporisasi, proses disproporsionasi, proses distilasi, proses kristalisasi, proses sentrifugasi dan pencairan. Reaksi berlangsung pada temperatur 400°C dan tekanan 31 atm pada fasa cair dengan katalis ZSM-5. Di dalam reaktor fix bed multitube terjadi reaksi Toluene menjadi Paraxylene, kemudian didistilasi untuk memisahkan Benzene sebagai produk samping dan Toluene untuk diumpan kembali sebagai bahan baku serta dikristalisasi pada temperatur 5oC untuk memisahkan krital Paraxylene dari campuran Xylene lainnya yang selanjutmya dilakukan proses pencairan untuk mendapatkan Paraxylene dengan fasa cair sehingga diperoleh Paraxylene dengan kemurnian 99%. Unit pendukung proses pabrik meliputi unit pengadaan air, steam, tenaga listrik, dan bahan bakar. Kebutuhan air sebesar 167.532,90 kg/jam diperoleh dari sungai di Citangkil, Kota Cilegon Provinsi Banten dan untuk memenuhi kebutuhan listrik diperoleh dari Generator dengan daya 651.827 kW. Bentuk perusahaan yang direncanakan adalah Perseroan Terbatas (PT) dengan menggunakan metode struktur garis dan staf. Kebutuhan tenaga kerja untuk menjalankan perusahaan ini berjumlah 185 orang. Hasil analisa ekonomi yang diperoleh adalah sebagai berikut : 1. Fixed Capital Investment (FCI) = Rp. 317.510.292.003 2. Working Capital Investment (WCI) = Rp. 37.627.565.822 3. Total Capital Investment (TCI) = Rp. 373.541.520.004 4. Total Production Cost (TPC) = Rp. 8.262.687.954.910 5. Sales Cost (SC) = Rp. 8.483.395.123.820 6. Laba Bersih = Rp. 165.530.376.682 7. Net Present Value (NPV) = Rp. 2.652.221.806.002 8. Return On Investment (ROI) = 44 % 9. Pay Out Time (POT) = 1 tahun (11 bulan) 10. Break Event Point (BEP) = 33 % 11. Internal Rate of Return (IRR) = 51 % Berdasarkan studi teknis dan kelayakan teknis dan ekonomis di atas, maka dapat disimpulkan bahwa perancangan pabrik Paraxylene ini layak untuk dilanjutkan ke tahap konstruksi.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PRARANCANGAN PABRIK PARAXYLENE MENGGUNAKAN PROSES DISPROPOSIONASI TOLUENE DENGAN KAPASITAS 400.000 TON/TAHUN (Muhammad Furqan, 2016)

PRARANCANGAN PABRIK BTXN (BENZENE, TOLUENE, XYLENE, NAPHTALENE) DARI NATURAL GAS DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 44000 TON/TAHUN (MUNIR MUKHLISIN, 2018)

PRARANCANGAN PABRIK PURIFIED TEREPTHALIC ACID DARI PARAXYLENE DAN UDARA DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 200.000 TON PERTAHUN (Rahmat Sunarya As, 2016)

PRARANCANGAN PABRIK PURIFIED TEREPTHALIC ACID DARI PARAXYLENE DAN UDARA DENGAN KAPASITAS PRODUKSI 200.000 TON/TAHUN (Ahmad Ghufran, 2016)

PRARANCANGAN PABRIK PULP DARI KULIT KAKAO MENGGUNAKAN PROSES ORGANOSOLV DENGAN KAPASITAS BAHAN BAKU 280.000 TON/TAHUN (Lisa Aulia Lubis, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy