//

PEMANFAATAN SUNGAI DESA KEUMUMU HILIR OLEH MASYARAKAT DUSUN DARUL MUTTAQIN (STUDI KASUS KAMPUNG KEUMUMU HILIR KECAMATAN LABUHANHAJI TIMUR)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Alfie Suwanda - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Sungai mempunyai peranan sangat besar bagi perkembangan peradaban manusia, ketersediaan airnya telah memberikan sumber kehidupan manusia, tetapi pemanfaatan sungai diluar fungsi sungai yang semestinya seperti aktivitas mandi, mencuci, dan buang air besar. Untuk penelitian ini bertujuan mengetahui perilaku masyarakat dusun darul muttaqin memanfaatkan sungai Keumumu Hilir dalam kehidupan sehari-hari, selanjutnya dorongan masyarakat dusun darul muttaqin Keumumu Hilir menggunakan sungai sebagai aktivitas mandi, mencuci dan buang air besar. Penelitian menggunakan teori tindakan (Frame of reference the theory action) Talcot Parson (Koentjaraningrat, 1990: 221), menyatakan bahwa kebudayaan dengan segala wujudnya merupakan tindakan manusia yang berpola. Koentjaraningrat (1990: 221-222), menjelaskan bahwa di dalam teori tindakan tersebut, terkandung konsep menganalisa suatu kebudayaan dalam keseluruhan perlu dibedakan secara tajam ada empat komponen, yaitu; (1) sistem budaya, (2) sistem sosial, (3) sistem kepribadian, dan (4) sistem organisme. Keempat komponen itu, walaupun erat berkaitan satu dengan yang lain, masih merupakan entitas yang khusus, masing-masing dengan sifat-sifatnya sendiri. Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif kualitatif, sedangkan teknik pengumpulan data yang dipakai: observasi partisipan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini dengan tiga alur yaitu: reduksi, penyajian data dan penarik kesimpulan. Populasi penelitian adalah masyarakat yang selalu memanfaatkan sungai berjumlah informan 9 orang. Hasil penelitian terdapat Perilaku dan dorongan masyarakat dusun darul muttaqin di sebabkan faktor utama tidak memiliki kamar mandi di rumahnya dan juga masyarakat sudah memiliki kamar mandi pun juga beraktivitas di sungai. karena sudah dari dulunya beraktivitas di sungai melainkan sudah menjadi budaya masyarakat itu sendiri. Selain perilaku dan dorongan tersebut di sungai masyarakat juga mengambil batu, kayu dan air minum di sungai. Kemudian masyarakat yang pengambilan batu secara berlebih dapat merusak sungai. Kata kunci :Pemanfaatan sungai, Kebiasaan masyarakat, perilaku masyarakat

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERAN PENDAMPING DESA DALAM MENUNJANG PEMBANGUNAN DESA (STUDI DI GAMPONG KEUMUMU HULU KECAMATAN LABUHAN HAJI TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN) (M NAZRI, 2017)

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PRODUKSI PINANG DI KECAMATAN LABUHANHAJI TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN (Kaspul Asrar, 2017)

PELAKSANAAN PRAMUKA DI SEKOLAH DASAR KEUMUMU LABUHAN HAJI TIMUR TAHUN PELAJARAN 2013/2014 (NOVIYAR, 2015)

PEMAKNAAN TRADISI KENDURI “BUNGO KAYU” DI DESA KEUMUMU SEBERANG KECAMATAN LABUHANHAJI TIMUR KABUPATEN ACEH SELATAN (WERY SETIAWAN, 2018)

PENGARUH PILAR JEMBATAN PANGO TERHADAP POLA ALIRAN SUNGAI KRUENG ACEH (Teuku Devansyah Putra, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy