//

ADAPTASI SOSIAL MANTAN NARAPIDANA (STUDI PADA MANTAN NARAPIDANA KASUS NARKOBA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIB KUALASIMPANG)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang fitriani is - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Mantan narapidana merupakan individu yang sebelumnya telah menjalankan proses pembinaan pada Lembaga Pemasyarakatan, dengan masa tahanan sesuai dengan putusan pengadilan. Setelah menyelesaikan masa tahanan maka status sebagai narapidana berubah menjadi mantan narapidana. Sebagai penyandang status mantan narapidana subyek harus menjalani proses adaptasi agar dapat diterima masyarakat dilingkungannya. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui proses adaptasi sosial yang terjadi terhadap mantan narapidana kasus narkoba ketika kembali pada masyarakat dan untuk mengetahui faktor-faktor pendukung dan penghambat proses adaptasi sosial mantan narapidana kasus narkoba. Penelitian ini menggunakan Teori Labeling yang dikemukakan oleh Howard Becker. Dalam penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Terdapat sembilan informan dalam penelitian ini yang terdiri dari, empat orang informan yang berstatus mantan narapidana dengan karakteristik: berstatus belum menikah,menikah atau cerai; pernah menjalankan proses pembinaan sekali atau lebih pada LAPAS Klas IIb Kualasimpang; dan lima informan kunci yang terdiri dari empat tokoh masyarakat dimana subjek tinggal dan seorang staf LAPAS. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan bahwa mantan narapidana mengalami proses adaptasi yang berbeda, adapun yang menjadi faktor pendukung proses adaptasi sosial mantan narapidana antara lain rasa percaya diri yang tinggi dari mantan narapidana, adanya perasaan tidak khawatir dengan statusnya sebagai mantan narapidana, dan adanya kesediaan masyarakat untuk mengikut sertakan mantan narapidana dalam kegiatan sosial, budaya dan ekonomi yang diselenggarakan pihak kampung, adapun faktor penghambat proses adaptasi yaitu tidak ada kesadaran untuk berubah menjadi lebih baik, adanya kecenderungan subjek belum benar-benar terlepas dari jerat narkoba, penolakan masyarakat dan ketidak tersediaan rekam jejak mantan narapidana yang telah keluar oleh pihak lapas. Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah setiap mantan narapina memiliki cara yang berbeda saat memulai proses adaptasi berdasarkan kebiasaan dan lingkungan tempat tinggalnya, yang dipengaruhi oleh berbagai faktor. Kata Kunci: Adaptasi Sosial, Mantan Narapidana.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

POLA PEMBINAAN PEMASYARAKATAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIA BANDA ACEH (STUDI KASUS DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS IIA BANDA ACEH) (Zakiatul Ula, 2016)

PENGARUH PEMBINAAN TERHADAP NARAPIDANA PENGEDAR NARKOTIKA DITINJAU DARI PERSPEKTIF TUJUAN PEMIDANAAN (PENELITIAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN KLAS II A BANDA ACEH) (Willy mirza, 2016)

PEMENUHAN HAK NARAPIDANA WANITA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN WANITA KLAS III SIGLI (Mutia Sari, 2016)

PEMENUHAN HAK-HAK NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN WANITA KLAS IIA TANJUNG GUSTA (SUATU PENELITIAN DI KOTA MEDAN) (SYAWALUDDIN SITOMPUL, 2016)

PEMENUHAN HAK KESEHATAN NARAPIDANA DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN NARKOTIKA KELAS III LANGSA (Nazaryadi, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy