//

WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA KAMAR (SUATU PENELITIAN MENGENAI SEWA MENYEWA KAMAR KOS DI KOTA BANDA ACEH)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang ZAKIAH - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK ZAKIAH, WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN SEWA 2016 MENYEWA KAMAR (Suatu Penelitian Mengenai Sewa Menyewa Kamar Kos Di Kota Banda Aceh) Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (v,67) pp.,tbl.,bibl.,app. (M. Jafar, S.H., M.Hum) Dalam Pasal 1548 KUH Perdata, sewa menyewa adalah suatu perjanjian dengan mana pihak yang satu mengikatkan dirinya untuk memberikan kepada pihak yang lainnya kenikmatan dari suatu barang selama suatu waktu tertentu dan dengan pembayaran suatu harga yang oleh pihak tersebut belakangan itu disanggupi pembayarannya. Dengan demikian maka setiap perjanjian melahirkan hak dan kewajiaban yang harus dilaksanakan. Begitu pula dengan perjanjian sewa menyewa yang telah melahirkan hak dan kewajiban bagi yang menyewakan dengan penyewa yang harus dilaksanakan seperti membayar iuran listrik dan iuran air tepat waktu dan tidak melakukan hal yang dilarang dalam perjanjian. Namun pada kenyataannya hak dan kewajiban tersebut tidak dilaksanakan sebagaimana seharusnya, sehingga menimbulkan akibat hukum yang berujung pada wanprestasi Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan perjanjian sewa menyewa kamar, untuk menjelaskan bentuk-bentuk wanprestasi dari perjanjian sewa menyewa kamar, dan untuk menjelaskan upaya yang ditempuh oleh para pihak dalam penyelesaian wanprestasi dalam perjanjian sewa menyewa kamar. Pegumpulan data dilakukan dengan penelitian kepustakaan dan lapangan, untuk mendapat data sekunder dilakukan dengan cara mempelajari peraturan perundang-undangan, karya ilmiah, pendapat para sarjana, buku-buku, artikel dan bahan-bahan lain yang berkaitan dengan penelitian ini. Penelitian lapangan dilakukan untuk mendapatkan data primer yang berhubungan dengan penelitian ini melalui wawancara dengan responden dan informan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pelaksanaan perjanjian sewa menyewa kamar ini dimulai dengan adanya kesepakatan antara para pihak. Dari hasil penelitian ditemukan dua bentuk wanprestasi yang terjadi pada tempat-tempat penyewaan kamar di Kota Banda Aceh yakni pihak penyewa terlambat membayar iuran listrik dan pihak penyewa yang menyewa-ulangkan kamar kepada pihak lain tanpa seizin serta tanpa sepengetahuan pihak yang menyewakan. Upaya penyelesaian yang dilakukan oleh pihak yang menyewakan terhadap pihak penyewa yang wanprestasi antara lain dengan cara menempuh jalur penyelesaian secara musyawarah dan pemutusan perjanjian. Disarankan kepada para pihak agar perjanjian sewa menyewa kamar dibuat tertulis, dipatuhi hak dan kewajiban yang timbul, dan mempertahankan penyelesaian perselisihan akibat wanprestasi dengan cara musyawarah dan kekeluargaan.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

WANPRESTASI PADA PERJANJIAN SEWA MENYEWA PLAYSTATION (SUATU PENELITIAN DI KOTA BANDA ACEH) (Riskirullah, 2016)

WANPRESTASI DALAM PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA-MENYEWA MOBIL (SUATU PENELITIAN PADA CV. ADIGUNA DAN AMY RENTCAR)FAKULTAS HUKUM UNIVERSITAS SYIAH KUALA(V, 55)PP,TABL,BILB (MUHAMMAD RACHMAWAN, 2015)

WANPRESTASI DALAM PERJANJIAN SEWA MENYEWA MOBIL (SUATU PENELITIAN DI KOTA TAPAKTUAN DAN BANDA ACEH) (Indah Pratiwi, 2016)

WANPRESTASI DALAM PELAKSANAAN PERJANJIAN SEWA MENYEWA TENDA ANTARA PENYEWA DENGAN KOMANDO DISTRIK MILITER (KODIM) 0101/BS BANDA ACEH (Sarayulis, 2016)

WANPRESTASI PERJANJIAN SEWA MENYEWA LAPANGAN FUTSAL DI KOTA BANDA ACEH (Rahmadzi, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy