//

ANALISIS KINERJA FILE SERVER SAMBA DAN MICROSOFT ACTIVE DIRECTORY

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Riza Feryanda - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Pada jaringan lokal, Samba dan Microsoft Active Directory dapat digunakan sebagai file server untuk menyimpan data pengguna secara terpusat. Kedua layanan file server ini juga memungkinkan pengguna untuk mengakses akun komputer dengan menggunakan sembarang komputer yang terhubung pada jaringan lokal. Permasalahan yang ingin diteliti adalah tingkat kinerja server terhadap serangan pingflood dan DoS dan waktu transfer data dari kedua layanan server. Tujuan penelitian ini melihat perbandingan persentase penggunaan CPU dan waktu tanggap kedua server terhadap klien dalam keadaan normal maupun saat terjadinya serangan serta mengukur waktu transfer data antara kedua server. Serangan pingflood dilakukan dengan menjalankan script yang dapat mengirimkan paket ping dalam ukuran besar. Serangan DoS dilakukan dengan menggunakan aplikasi LOIC. LOIC bekerja dengan mengirim paket UDP dalam ukuran besar ke kedua server. Hasil yang didapat pada penelitian ini adalah nilai rata-rata response time dan penggunaan CPU pada server Samba lebih kecil dibanding server Microsoft Active Directory. Saat dilakukan penyerangan DoS, nilai rata-rata response time server Samba adalah 224,2 ms dengan penggunaan CPU sebesar 10,3%, sedangkan response time server Microsoft Active Directory mencapai 284,2 ms dengan penggunaan CPU sebesar 27%. Saat mentransfer file utuh yang berukuran 5 GB dan 10 GB, tidak terjadi perbedaan waktu yang signifikan setelah dilakukan uji t dengan tingkat keyakinan 95%. Samba memerlukan waktu yang lebih singkat dibanding Microsoft Active Directory pada saat mentransfer file sebanyak 512 file dan 1.024 file dengan ukuran masingmasing file adalah 10 MB. Kata kunci: domain controller, Samba, Microsoft Active Directory, file server ABSTRACT On the local area network (LAN), Samba and Microsoft Active Directory can be used as file server to store user data centrally. Both of them also allow users to access the computer account using any computer that connected to the LAN. The issues to be observed is the server performance level against pingflood attacks and DoS and data transfer times of both services server. The aim of this research are to display the CPU usage percentage and the response time of the server to client in normal condition and during an attack, and to measure the data transfer time between two servers. Pingflood attacks carried out by running a script that can send ping packets in large capacity. DoS attacks carried out by using LOIC application. LOIC works by sending UDP packets in large capacity to both server. The result obtained in this research is that the average value of response time and CPU usage on the Samba server are smaller than the Microsoft Active Directory server. As a DoS attack conducted, the average value of response time on Samba server is 224,2 ms with CPU usage by 10,3%, while the response time of Microsoft Active Directory server reached 284,2 ms with CPU usage by 27%. Once transferring intact files having 5 GB and 10 GB capacity did not occur significant differences in time after t test with 95% confidence level. Samba requires a shorter time than the Microsoft Active Directory when each 10 MB file was transferred. In addition, the number of transferred file are 512 and 1.024 files. Keywords: domain controller, Samba, Microsoft Active Directory, file server

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS KINERJA WEB SERVER APACHE DAN NGINX MENGGUNAKAN SIEGE DAN HTTPERF (Ahmad Ariful Amri, 2015)

PERBANDINGAN PERFORMANSI WEB SERVER NGINX, APACHE, LIGHTTPD PADA PLATFORMRNRASPBERRY PI (Said Fairuz Qiana, 2014)

ANALISIS KINERJA DISKLESS SERVER PADA TEKNOLOGI WINDOWS LINUX TERMINAL SERVER PROJECT (WLTSP) (Munasir, 2014)

KINERJA SERVER BASIS DATA PADA APLIKASI WEB BERBASIS RASPBERRY PI (Ardeman, 2017)

ANALISIS KINERJA CLUSTER NGINX DAN APACHE BERBASIS RASPBERRY PI (Fadhil, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy