//

PENGARUH PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK DAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT TEHADAP KINERJA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC-WC)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Muzammil - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Konstruksi jalan pada umumnya menggunakan perkerasan lentur yang terdiri dari sejumlah material dengan bahan pengikat berupa aspal. Meningkatnya beban lalu lintas dan perubahan iklim menyebabkan kerusakan dan penurunan keawetan konstruksi jalan. Perkembangan konstruksi jalan akan meningkatkan penggunaan bahan campuran aspal yang mengakibatkan kelangkaan material. Di sisi lain, perkembangan industri yang terus meningkat akan menghasilkan berbagai limbah, di antaranya limbah plastik. Begitu juga halnya dengan banyaknya perkebunan sawit yang menghasilkan abu cangkang kelapa sawit. Oleh karena itu, dilakukan modifikasi pada campuran aspal. Kombinasi limbah plastik digunakan sebagai substitusi aspal, sedangkan abu cangkang kelapa sawit digunakan sebagai filler. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik campuran AC-WC dengan substitusi kombinasi plastik dan filler abu cangkang kelapa sawit. Kombinasi plastik yang digunakan pada penelitian ini berupa polimer plastomer jenis polyethylene terephthalate (PET), polypropylene (PP) dan polystyrene (PS). Setelah dilakukan pemeriksaan sifat-sifat fisis material dan aspal pen. 60/70, dibuat benda uji normal tanpa substitusi plastik dengan menggunakan filler semen portland. Selanjutnya dilakukan pemeriksaan sifat-sifat fisis aspal modifikasi. Perbandingan terhadap campuran AC-WC menggunakan beberapa variasi persentase kombinasi plastik. Pada penelitian ini digunakan 2,7%; 4,7% dan 6,7% terhadap berat aspal pada KAO dan KAO±0,5. Kemudian dibuat benda uji dengan variasi persentase substitusi kombinasi plastik dengan filler abu cangkang kelapa sawit pada KAO dan KAO±0,5. Hasil penelitian menunjukan bahwa modifikasi aspal tersebut dapat meningkatkan parameter Marshall, terutama nilai stabilitas dan MQ. Nilai stabilitas dan MQ tertinggi diperoleh pada substitusi kombinasi plastik 6,7% dengan filler abu cangkang kelapa sawit pada kadar aspal 5,81% yaitu 2318,98 kg dan 889,56 kg/mm. Nilai density, flow, dan VFA cenderung menurun seiring bertambahnya persentase plastik ke dalam aspal sedangkan nilai VIM dan VMA terjadi peningkatan. Nilai durabilitas campuran AC-WC dengan substitusi kombinasi plastik dan filler abu cangkang kelapa sawit tidak memenuhi persyaratan. Kata kunci: Aspal modifikasi, abu cangkang kelapa sawit, limbah plastik.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH PEMANFAATAN LIMBAH PLASTIK DAN ABU CANGKANG KELAPA SAWIT TEHADAP KINERJA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC-WC) (Muzammil, 2016)

ANALISIS PENGUJIAN NILAI KALOR LIMBAH PADAT KELAPA SAWIT PADA PT.SYAUKATH SEJAHTERA UNTUK BAHAN BAKAR BOILER (Muammar Saputra, 2015)

PENENTUAN KADAR ASPAL OPTIMUM (KAO) PADA BETON ASPAL DENGAN PENAMBAHAN POLYSTYRENE (PS) 5% DAN 7% (Mirza Irfansyah, 2018)

PEMANFAATAN ABU SERABUT KELAPA SEBAGAI FILLER TERHADAP KARAKTERISTIK CAMPURAN BETON ASPAL KOMBINASI LIMBAH PLASTIK PADA ASPAL PEN. 60/70 (Nadia Rayhana Tahtayusmar, 2017)

PENGARUH PENGGUNAAN AGREGAT HALUS JAMUR UJUNG DAN FILLER ABU KULIT KOPI TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN LAPIS ASPAL POLIMER MENGGUNAKAN LIMBAH PLASTIK POLYETHYLENE TEREPHTHALATE (PET) (ARDIAN FAHMI, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy