//

HUBUNGAN KADAR CD4 TERHADAP KEJADIAN INFEKSI OPORTUNISTIK PADA PASIEN HUMAN IMMUNODEFICIENCY VIRUS (HIV)/ ACQUIRED IMMUNODEFICIENCY SYNDROME (AIDS) SEBELUM TERAPI ANTIRETROVIRAL (ARV) DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Niko Ferdian - Personal Name

Abstrak/Catatan

Human immunodeficiency virus (HIV) dan acquired immunodeficiency syndrome (AIDS) adalah permasalahan besar yang mengancam semua negara di dunia termasuk Indonesia. Morbiditas dan mortalitas pada pasien HIV/AIDS meningkat diakibatkan oleh infeksi oportunistik. Infeksi oportunistik merupakan salah satu manifestasi klinis akibat penurunan kadar CD4 dan sel CD4 merupakan sel target utama dalam infeksi HIV. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan kadar CD4 terhadap kejadian infeksi oportunistik pada pasien HIV/AIDS sebelum terapi ARV.Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian adalah pasien HIV/AIDS di RSUD dr. Zainoel Abidin Banda Aceh dari Juli 2007 sampai Januari 2016 yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Data didapatkan melalui rekam medis pasien. Dari 154 pasien HIV/AIDS ditemukan karakteristik yang paling banyak adalah berjenis kelamin laki-laki (68,8%), dengan rentang umur 26-35 tahun (57,1%), memiliki stadium klinis 3 (40,3%), berdomisili di Kota Banda Aceh (19,5%) dan memiliki faktor risiko heteroseksual (70,1%). Jenis kelamin laki-laki (95% CI = 1,04-1,78, p = 0,011, OR = 1,358) dan kadar CD4 (95% CI = 2,65-37,56, p = 0,000, OR = 9,97) berhubungan dengan kejadian infeksi oportunistik. Infeksi oportunistik paling banyak adalah tuberkulosis paru (31,4%), diikuti kandidiasis oral (30,44%) dan diare kronis (21,74%) dari 207 kasus infeksi oportunistik. Kadar CD4 berhubungan terhadap kejadian tuberkulosis paru (95% CI = 1,37-11,66, p = 0,000, OR = 4), kandidiasis oral (95% CI = 1,52-22,08, p = 0,000, OR = 5,8) dan diare kronis (95% CI = 1,03-15,28, p = 0,01, OR = 3,97). Penelitian ini menemukan bahwa semakin rendah kadar CD4 maka semakin tinggi angka kejadian infeksi oportunistik pada pasien HIV/AIDS sebelum terapi ARV. Kata kunci: HIV, AIDS, sel CD4, Infeksi oportunistik

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

GAMBARAN CD4 PADA BERBAGAI STADIUM KLINIS HIV/AIDS DENGAN INFEKSI OPORTUNISTIK TUBERKULOSIS DAN NON TUBERKULOSIS DI RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (M. Fachrial Imam, 2017)

HUBUNGAN KADAR CD4 TERHADAP GAMBARAN FOTO TORAKS PADA PASIEN HIV/AIDS YANG DISERTAI KO-INFEKSI MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS (MTB) (Reza Prasetia Putra, 2016)

HUBUNGAN KADAR CD4 TERHADAP GAMBARAN FOTO TORAKS PADA PASIEN HIV/AIDS YANG DISERTAI KO-INFEKSI MYCOBACTERIUM TUBERCULOSIS (MTB) (Reza Prasetia Putra, 2014)

HUBUNGAN LAMA TERAPI ANTIRETROVIRAL DAN INFEKSI OPORTUNISTIK TERHADAP MALNUTRISI PADA PASIEN HIV/AIDS DI RSUDZA BANDA ACEH (Cut Lia Listiani Fatmala Putri, 2017)

HUBUNGAN DEPRESI DENGAN KUALITAS HIDUP PASIEN HIV/AIDS DI POLIKLINIK VCT RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Cut Meurah Intan Mardika, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy