//

ANALISIS PERILAKU RANGKA BIDANG (PLANE TRUSSES) BAJA HOLLOW YANG DIISI MORTAR FAS 0,4 DENGAN VARIASI TINGGI RANGKA

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Sausan Zahrah - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Profil baja telah banyak digunakan dalam konstruksi bangunan. Selain memiliki sifat tahan terhadap kuat tarik, baja juga memiliki keuntungan lainnya. Salah satu jenis baja yang sering digunakan dalam kontruksi sipil adalah baja hollow. Baja hollow biasanya digunakan untuk membuat railing tangga, teralis, pagar rumah, canopy dan lain-lain. Profil baja hollow memiliki penampang berbentuk lingkaran, bujur sangkar dan persegi panjang. Baja hollow memiliki bentuk profil yang tidak solid karena terdapat lubang di dalamnya. Hal ini menyebabkan baja hollow mudah mengalami tekuk sehingga tidak kuat untuk menahan pembebanan yang berat. Salah satu cara untuk mengatasi hal tersebut adalah dengan pengisian mortar kedalam baja hollow agar profilnya menjadi lebih kaku sehingga baja hollow dapat digunakan pada konstruksi yang memungkinkan menerima beban lebih besar. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peningkatan kapasitas dan daktilitas dari rangka bidang baja hollow yang memiliki variasi rangka yang berbeda dengan bahan pengisi berupa mortar. Rangka baja hollow yang dibuat memiliki variasi tinggi rangka yaitu 40 cm, 50 cm dan 60 cm. Mortar yang menjadi bahan pengisi dalam rangka tersebut memiliki nilai faktor air semen 0,4. Hasil pengujian rangka bidang tanpa bahan pengisi memiliki beban maksimum sebesar 1,93 ton dan pada rangka bidang dengan bahan pengisi sebesar 6,93 ton. Rangka baja hollow memiliki kekuatan lebih besar apabila diisi dengan mortar. Pengunaan mortar sebagai bahan pengisi pada baja hollow dapat mempengaruhi beban maksimum dari rangka bidang tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin bertambahnya tinggi pada rangka bidang mengakibatkan semakin kecilnya lendutan tetapi peningkatan kapasitas maksimum tidak signifikan. Beban maksimum untuk rangka bidang tinggi 40 cm (RBT40), RBT50 dan RBT60 sebesar 6,34 ton, 6,93 ton, dan 6,79 ton. Beban dari rangka bidang tersebut belum mencapai maksimum akibat terjadi kegagalan pada joint atau kerusakan pada sambungan. Lendutan yang terjadi pada RBT40, RBT50, dan RBT60 adalah 14,33 mm, 9,60 mm, dan 8,23 mm. Indeks daktilitas untuk RBT40 yaitu 2,088, untuk RBT50 yaitu 1,514, dan untuk RBT60 yaitu 1,970. Kata kunci : Baja hollow, mortar, kapasitas, daktilitas, variasi tinggi rangka.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS KAPASITAS RANGKA BIDANG (PLANE TRUSS) BAJA HOLLOW YANG DIISI MORTAR DENGAN VARIASI FAKTOR AIR SEMEN (FAS) (Zulkifli, 2016)

ANALISIS PERILAKU RANGKA BIDANG (PLANE TRUSSES) BAJA HOLLOW YANG DIISI MORTAR FAS 0,4 DENGAN VARIASI TINGGI RANGKA (Sausan Zahrah, 2016)

ANALISIS PERILAKU RANGKA BIDANG (PLANE TRUSSES) BAJA HOLLOW YANG DIISI MORTAR DENGAN VARIASI FAKTOR AIR SEMEN (FAS) (Natasya Amalia, 2016)

ANALISIS KAPASITAS RANGKA BIDANG (PLANE TRUSS) BAJA HOLLOW YANG DIISI MORTAR FAS 0,4 DENGAN VARIASI UKURAN PROFIL (Armia, 2016)

ANALISIS PERILAKU PORTAL BIDANG (PLANE FRAME) BAJA HOLLOW YANG DIISI MORTAR FAS 0,4 DENGAN VARIASI UKURAN PROFIL (Aris Abdillah, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy