//

PENGARUH SUBSTITUSI LIMBAH SERBUK BAN BEKAS KE DALAM ASPAL PENETRASI 60/70 TERHADAP KINERJA CAMPURAN LASTON (AC-WC)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Nafsul Hanif - Personal Name

Abstrak/Catatan

Campuran aspal dapat dimodifikasi dengan menambahkan beberapa zat tambahan ke dalam aspal, mulai dari bahan kimia, bahan alam dan limbah masyarakat. Banyak material limbah yang terdapat di lingkungan, merupakan limbah masyarakat yang mudah diperoleh serta ekonomis untuk digunakan. Material limbah juga dapat digunakan sebagai bahan substitusi aspal untuk meningkatkan stabilitas dan durabilitas pada campuran aspal, untuk mengurangi kerusakan jalan akibat bertambahnya volume lalu lintas dan beban kendaraan. Pemanfaatan limbah selain sebagai bahan substitusi aspal juga dapat mengatasi masalah pencemaran lingkungan. Pada penelitian ini limbah yang digunakan adalah serbuk ban bekas yang merupakan hasil dari parutan ban luar kendaraan roda empat. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh substitusi serbuk ban bekas ke dalam aspal penetrasi 60/70 terhadap kinerja pada campuran laston (AC-WC). Langkah pertama yang dilakukan pada penelitian ini yaitu, pembuatan benda uji untuk menentukan kadar aspal optimum (KAO) berdasarkan parameter Marshall . Setelah KAO didapat, selanjutnya dilakukan pembuatan benda uji dengan substitusi persentase serbuk ban bekas sebesar 1%, 2%, dan 3% terhadap berat aspal pada KAO. Selanjutnya dilakukan penentuan persentase substitusi limbah serbuk ban bekas optimum, untuk mendapatkan variasi persentase substitusi limbah serbuk ban bekas terbaik terhadap parameter Marshall pada campuran laston AC-WC. Dari hasil penelitian didapatkan nilai stabilitas tanpa substitusi yaitu 1602,84 kg dan stabilitas terbaik dengan substitusi serbuk ban didapat pada persentase 1% yaitu 1684,25 kg. Nilai stabilitas menggunakan serbuk ban bekas lebih baik dari pada tanpa substitusi. Nilai parameter dengan dan tanpa substitusi serbuk ban bekas yang dihasilkan berupa stabilitas, flow, Marshall Quantient, density, VIM, VMA, dan VFB masih memenuhi persyaratan spesifikasi Bina Marga tahun 2014. Nilai durabilitas tanpa substitusi yaitu sebesar 93,82% dan nilai durabilitas untuk substitusi 1% serbuk ban bekas yaitu 97,80%. Untuk nilai durabilitas campuran AC-WC dengan dan tanpa substitusi serbuk ban bekas telah memenuhi persyaratan yaitu > 90%. Kata Kunci : Aspal Pen 60/70, Aspal Beton AC-WC, Limbah Ban Bekas, Karakteristik Marshall.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KINERJA CAMPURAN LASTON UNTUK LALU LINTAS SEDANG MENGGUNAKAN ASPAL SHELL 60/70 SEBAGAI PENGIKAT DENGAN BAHAN TAMBAH BAN DALAM BEKAS (ANDRE IKHSAN S, 2017)

PENGARUH KOLABORASI LIMBAH POLYETHYLENE TEREPTHALATE (PET) DAN SERBUK BAN BEKAS KE DALAM ASPAL PENETRASI 60/70 TERHADAP KINERJA CAMPURAN LASTON (AC-WC) (Iqbal, 2016)

PENGARUH PENGGUNAAN BAN BEKAS DAN FILLER KOMBINASI TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN LASTON LAPIS ANTARA (AC-BC) (Nanda Fitria, 2017)

ANALISIS PENGGUNAAN POLYPROPYLENE DAN ABU SEKAM PADI TERHADAP KINERJA CAMPURAN LAPIS ASPAL BETON AC-WC (CUT ROSA BELLA, 2016)

PENGARUH PENGGUNAAN AGREGAT HALUS JAMUR UJUNG DAN FILLER ABU KULIT KOPI TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN LAPIS ASPAL POLIMER MENGGUNAKAN LIMBAH PLASTIK POLYETHYLENE TEREPHTHALATE (PET) (ARDIAN FAHMI, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy