//

ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG DENGAN METODE DINAMIC EYTELWEIN DAN ENGINEERING NEW-RECORD DIBANDINGKAN DENGAN HASIL PDA ( STUDI KASUS PADA PEMBANGUNAN GEPP ARUN 184 MW LHOKSEUMAWE – ACEH )

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Muhammad Syarif - Personal Name

Abstrak/Catatan

Pondasi merupakan suatu bagian terbawah dari suatu konstruksi bangunan yang berfungsi untuk meneruskan beban bangunan ke tanah dasar. Daya dukung pondasi adalah hal yang paling penting dalam konstruksi ini. Lhokseumawe merupakan wilayah yang kaya akan gas alam, dimana hasil alam tersebut akan sangat mendukung untuk pembangunan Gas Engine Power Plant (GEPP) Arun 184 MW. Ilmu dasar geoteknik sangat dibutuhkan dalam merencanakan suatu kontruksi bangunan untuk mendapatkan suatu konstruksi bangunan yang aman dan ekonomis. Perhitungan kapasitas daya dukung pondasi tiang pancang merupakan suatu hal yang perlu diperhatikan dalam suatu perencanaan. Perhitungan kapasitas tiang dengan menggunakan data di lapangan biasanya didampingi dengan hasil uji pembebanan aksial pada pondasi tiang setelah pemancangan, uji pembebanan setelah pemancangan sangat perlu dilakukan untuk memeriksa kapasitas daya dukung nyata yang dapat termobilisasi pada pondasi yang direncanakan dan memperoleh gambaran tentang tingkat penurunan yang terjadi apakah masih dalam batas-batas yang dapat diizinkan. Pada Pembangunan GEPP Arun 184 MW, uji pembebanan aksial pada pondasi tiang setelah pemancangan dilakukan dengan menggunakan uji Pile Driving Analyzer (PDA). Metode ini berkembang pesat seiring berkembangnya teknologi elektronik dan komputer, dan telah diakui secara resmi dalam standar uji internasional seperti ASTM. Studi penelitian ini berkenaan dengan perhitungan kapasitas daya dukung tiang pancang dinamis dengan menggunakan metode Engineering New Record (ENR) dan metode Eytelwein yang akan dibandingkan dengan hasil uji pembebanan aksial Pile Driving Analyzer (PDA). Kesimpulan dari analisis daya dukung dinamis tiang pancang dengan menggunakan metode Engineering New Record (ENR), metode Eytelwein dan Pile Driving Analyzer (PDA) adalah semakin kecil nilai penetrasi tiang yang didapat dari data pemancangan maka semakin besar kapasitas daya dukung pondasi yang diperoleh, yaitu hasil perhitungan dengan metode Eytelwein pada tiang P3-MV1 didapat nilai Qu = 434,8746 ton, dengan metode ENR didapat nilai Qu = 190,5029 ton, dan dengan menggunakan alat uji PDA diperoleh hasil Qu = 404 ton. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan mengumpulkan data primer untuk mendapatkan hasil daya dukung dengan uji PDA, dan data sekunder berupa data pemancangan di lapangan, dan data alat pekerjaan yang dipakai saat pemancangan. Kata kunci : pondasi, daya dukung, Pile Driving Analyzer, Eytelwein, Engineering New Record.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERENCANAAN DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG DENGAN METODE FORMULA DINAMIS ( STUDI KASUS PADA PEMBANGUNAN JEMBATAN KRUENG CUT-BANDA ACEH) (Binsar Muharry L. Tobing, 2018)

TINJAUAN KAPASITAS DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG DENGAN FORMULA DYNAMIC METODE EYTELWEIN, NAVY-MC KAY DAN GATES PADA LAPISAN PASIR BERPOTENSI LIKUIFAKSI ( STUDI KASUS PADA PEMBANGUNAN JEMBATAN LAMNYONG) (RAJA MAHESA, 2017)

PERENCANAAN DAYA DUKUNG PONDASI TIANG PANCANG DENGAN FORMULA DINAMIS METODE DANISH, AASHTO DAN NAVY-MC KAY ( STUDI KASUS PADA PEMBANGUNAN JEMBATAN LAMNYONG - BANDA ACEH ) (Yunita Sylvia, 2016)

TINJAUAN PERENCANAAN PONDASI TIANG PANCANG PADA PELABUHAN INTERNATIONAL HUB PORT SABANG DENGAN METODE TOMLINSON-BROMS DAN PROGRAM PLAXIS (Yusrizal Muhiddin, 2015)

ANALISA PRODUKTIVITAS PILE DRIVER DIESEL HAMMER PADA PEKERJAAN PEMANCANGAN TIANG PANCANG PADA PROYEK PENGGANDAAN JEMBATAN KRUENG CUT KOTA BANDA ACEH. (Khalidi, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy