//

PENGARUH KEDALAMAN PENGOLAHAN TANAH DENGAN MENGGUNAKAN BAJAK PIRING DAN PEMUPUKAN KOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA L.)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang DARA SYARANITA - Personal Name

Abstrak/Catatan

Pengolahan tanah dimaksudkan untuk menjaga aerasi dan kelembaban tanah sesuai dengan kebutuhan tanaman, sehingga pertumbuhan akar dan penyerapan unsur hara oleh akar tanaman dapat berlangsung dengan baik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh perlakuan kedalaman pengolahan tanah dengan bajak piring dan pemberian pupuk kompos terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.). Peralatan yang digunakan terdiri dari satu unit traktor roda empat, bajak piring, penetrometer, cangkul, sekop, ring sample, meteran, parang dan alat pendukung lainnya. Bahan yang digunakan adalah benih kacang hijau Varietas VIMA-I dan pupuk kompos. Selain itu juga digunakan insektisida merek Decis untuk pencegahan hama dan penyakit tanaman. Rancangan yang digunakan adalah rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design), dimana rancangan ini terdiri dari dua faktor yang diteliti, yaitu kedalaman pengolahan tanah (K) terdiri dari tiga taraf : K 1(kedalaman 20 cm), K 2(kedalaman 25 cm) dan K 3(kedalaman 30 cm). Faktor kedua adalah pemupukan kompos (P) yaitu P 1(pemupukan 10 kg plot-1) dan P 2(pemupukan 20 kg plot-1), dengan diperoleh 6 kombinasi perlakuan dan dilakukan 3 kali ulangan serta terdapat 18 unit plot percobaan. Pengamatan yang dilakukan terhadap pertumbuhan tanaman antara lain : tinggi tanaman (cm), jumlah daun (helai), lingkaran kanopi tanaman (cm), panjang akar tanaman (cm), bobot basah berangkasan dan bobot kering berangkasan (gram). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedalaman pengolahan tanah secara interaktif berpengaruh nyata terhadap beberapa sifat fisika tanah, yaitu : bobot isi, porositas total, pori air tersedia, permeabilitas tanah, indeks stabilitas agregat tanah namun tidak berpengaruh nyata terhadap pori drainase cepat dan pori drainase lambat. Kedalaman pengolahan tanah juga tidak berpengaruh nyata terhadap sifat mekanika tanah, yaitu tahanan penetrasi tanah. Perlakuan pemupukan kompos secara interaktif berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 10 HST, jumlah daun tanaman 10 HST, jumlah daun 30 HST dan lingkaran kanopi tanaman 30 HST. Namun pemupukan kompos tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman 20 HST dan 30 HST, jumlah daun tanaman 20 HST, bobot basah berangkasan dan bobot kering berangkasan. Pertumbuhan tinggi tanaman yang tertinggi ketika umur tanaman 30 HST terdapat pada perlakuan pengolahan tanah dengan kedalaman 25 cm dan pemupukan kompos dengan taraf 20 kg plot-1 yaitu 36,3 cm. Hal ini dikarenakan pada kedalaman 25 cm adalah kedalaman tanah yang bagus untuk media pertumbuhan tanaman dan pemupukan kompos dengan dosis yang tepat akan memperbaiki struktur tanah. Berdasarkan nilai rata-rata dari data pertumbuhan tanaman, tanaman yang pertumbuhannya paling bagus terdapat pada perlakuan pengolahan tanah dengan kedalaman 25 cm dan pemupukan kompos dengan taraf 20 kg plot-1.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH KEDALAMAN PENGOLAHAN TANAH DENGAN MENGGUNAKAN BAJAK PIRING DAN PEMUPUKAN PHOSPHATE TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA PRODUKSI TANAMAN KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRIL) (Fitri Wahyuni, 2014)

PENGARUH KEDALAMAN PENGOLAHAN TANAH DENGAN MENGGUNAKAN BAJAK PIRING DAN PEMUPUKAN KALIUM TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA PRODUKSI TANAMAN JAGUNG (ZEA MAYS L). (Andi Aswinsyah, 2015)

PENGARUH LINTASAN TRAKTOR DENGAN MENGGUNAKAN BAJAK SINGKAL TERHADAP PERUBAHAN SIFAT FISIKA-MEKANIKA TANAH DAN PERTUMBUHAN SERTA PRODUKSI TANAMAN KACANG HIJAU (VIGNA RADIATA L.) (Riska fahrunnisa zr, 2016)

PENGARUH KEDALAMAN PENGOLAHAN TANAH DENGAN MENGGUNAKAN BAJAK PIRING DAN JARAK TANAM TERHADAP PERTUMBUHAN SERTA PRODUKSI TANAMAN KEDELAI (GLICINE MAX ( L) MERRIL) (SANTI DAHLIA, 2015)

PENGARUH KEDALAMAN PENGOLAHAN TANAH DENGAN MENGGUNAKAN BAJAK PIRING TERHADAP PERUBAHAN SIFAT FISIKA-MEKANIKA TANAH DAN PERTUMBUHAN SERTA PRODUKSI KEDELAI (GLYCINE MAX (L.) MERRIL) (Almuna Ramadhani, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy